• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Warga Minta Lokasi Kuburan Diperbaiki

by BontangPost
25 Februari 2018, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
LUBANG TAMBANG: Tampak di salah satu sisi TPU dijadikan lokasi penggalian batu bara oleh salah seorang pengusaha tambang di daerah itu.(Dok/Metro Samarinda)

LUBANG TAMBANG: Tampak di salah satu sisi TPU dijadikan lokasi penggalian batu bara oleh salah seorang pengusaha tambang di daerah itu.(Dok/Metro Samarinda)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA–Warga Kelurahan Lempake Samarinda Utara meminta Tempat Penguburan Umum (TPU) Muslim yang ditambang penambang ilegal beberapa waktu lalu segera diperbaiki. Pasalnya, TPU tersebut jadi satu-satunya milik warga setempat.

Lurah Lembake, Nurharyanto mengungkapkan, pada Rabu (21/2) lalu, warga sudah sepakat bahwa pelaku yang sudah diungkap aparat kepolisian harus bertanggung jawab atas perbuatannya. Salah satunya mengembalikan kondisi TPU seperti sedia kala. “Hari Senin (26/2) ini warga sepakat lubang tambang di TPU itu ditutup. Kami minta jaminan dari aparat kepolisian bahwa lubang itu ditutup seperti semula. Kemudian pagar TPU diperbaiki lagi,” kata Nurharyanto, Sabtu (24/2) kemarin.

Menurutnya, perbaikan TPU tersebut harus diinisiasi aparat kepolisian. Pasalnya, pelaku yang saat ini namanya sudah dikantongi aparat kepolisian dapat menekan pelaku agar bertanggung jawab penuh atas perbuatannya. “Karena hanya kepolisian yang bisa berhubungan langsung dengan pelaku. Kami tidak bisa berbicara dan membangun kesepakatan dengan pelaku. Jadi polisi kami harapkan bisa mengomunikasikannya pada pelaku,” harapnya.

Baca Juga:  Waduh... Kawasan Hijau Jadi Permukiman

Pembongkaran lokasi TPU tersebut sebelumnya tidak mendapat persetujuan dari warga dan pemerintah setempat. Karenanya, Nurharyanto meminta pelaku menanggung seluruh biaya yang akan digunakan untuk mengembalikan lokasi TPU seperti sedia kala.

“Warga tidak mau tahu pendanaan berasal dari pemerintah atau pelaku, yang penting TPU dikembalikan seperti semula. Makanya warga meminta jaminan perbaikan dari aparat kepolisian,” ujarnya.

Sampai Sabtu (24/2) kemarin, TPU tersebut masih dipasang police line. Ia berpendapat, dengan adanya garis polisi tersebut, kuburan sepenuhnya berada dalam tanggung jawab dan kuasa kepolisian. Karenanya, jika ingin diperbaiki seperti semula, harus mendapat persetujuan dari aparat kepolisian. Warga dan tokoh masyarakat setempat sudah menyampaikan pada kepolisian akan segera melakukan perbaikan TPU.

Baca Juga:  Ramai-Ramai Diperiksa Kejari 

“Warga tidak mau gotong royong untuk memperbaiki TPU itu. Harus di bawah tanggung jawab penambang. Karena biaya untuk memperbaikinya tidak sedikit, warga tidak mau tahu, mereka hanya ingin TPU dikembalikan seperti semula,” tegasnya.

Meski di lokasi yang digali penambang ilegal tersebut tidak terdapat kuburan warga, dia mengaku lokasi tersebut akan digunakan untuk kuburan. Karena itu, langkah cepat dengan mengembalikannya harus segera dilakukan. “Kami tidak tahu, ke depan akan ada warga yang meninggal atau tidak, yang pasti harus segera dikembalikan. Saya dan warga akan mengawasi perbaikan TPU itu,” ujarnya. (*/um)

Tags: KUBURANMetro Samarindasamarindatambang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Soal Tambang Di Kuburan, Polda Kecolongan

Next Post

Proyek Pasar Pagi Bakal Lanjut Tahun Depan

Related Posts

Kutai Barat Jadi Daerah Paling Rawan PHK, Satu Grup Tambang Berpotensi Berdampak ke 40 Ribu Pekerja
Kaltim

Kutai Barat Jadi Daerah Paling Rawan PHK, Satu Grup Tambang Berpotensi Berdampak ke 40 Ribu Pekerja

2 Juli 2026, 15:50
Lindungi Orangutan Morio, BKSDA Kaltim Desak Konsesi Tambang dan Sawit Kutim Masuk Forum Terpadu
Kaltim

Lindungi Orangutan Morio, BKSDA Kaltim Desak Konsesi Tambang dan Sawit Kutim Masuk Forum Terpadu

15 Juni 2026, 14:00
1.500 Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Kutim dan Kukar Jadi Wilayah Paling Rentan
Kaltim

1.500 Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Kutim dan Kukar Jadi Wilayah Paling Rentan

5 Juni 2026, 15:30
Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang
Pemkot Bontang

Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang

28 April 2026, 11:13
Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK
Bontang

Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

28 April 2026, 10:58
Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN
Kaltim

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN

11 April 2026, 11:30

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.