• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Soal Tambang Di Kuburan, Polda Kecolongan

by BontangPost
25 Februari 2018, 11:32
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
FOTO WAJAH: Pradarma Rupang(DOK.METRO SAMARINDA)

FOTO WAJAH: Pradarma Rupang(DOK.METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Mencuatnya nama seorang oknum polisi yang terlibat dalam tambang batu bara ilegal di Kelurahan Lempake, Samarinda Utara, Samarinda belum lama ini menambah daftar panjang lemahnya pengawasan tambang ilegal. Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim bahkan menganggap hal tersebut pelanggaran berat. Terlebih melibatkan anggota polisi di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim.

“Polda Kaltim kecolongan. Maka Kapolda harus mengevaluasi, dari internal Polda sampai jajaran di bawahnya. Ini membuktikan bahwa pengawasan harus diperketat, tidak boleh menunggu pengaduan masyarakat,” kata Dinamisator Jatam Kaltim, Pradarma Rupang, Sabtu (24/2) kemarin.

Kapolda, kata dia, harus melakukan bersih-bersih di seluruh Kepolisian Sektor (Kapolsek) di wilayah Kaltim. Kebijakan tersebut harus diambil agar ruang praktek ilegal yang melibatkan aparat kepolisian tidak lagi terulang. “Copot polisi yang terlibat dalam tambang ilegal. Berikan efek jera. Tidak ada tempat bagi mafia tambang di institusi kepolisian,” tegasnya.

Baca Juga:  MIRIS!!! Ratusan Desa Masih Terjerat Blank Spot 

Jika ternyata benar terungkap dari hasil penyelidikan bahwa salah satu otak di balik tambang ilegal tersebut seorang oknum polisi, hal itu tidak hanya mencoreng nama baik institusi kepolisian, tetapi juga membuktikan bahwa polisi juga menjadi pengontrol dan pemain di illegal maining.

Apabila hal tersebut tetap berlangsung, kata dia, maka akan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Terlebih selama ini kepercayaan publik sudah sangat rendah. Apalagi nanti kasus tersebut tidak mendapat penindakan serius dari institusi kepolisian, maka publik tidak akan percaya lagi pada kinerja aparat kepolisian.

“Saya tidak bisa memastikan apakah ini individu atau masif  dari kepolisian yang bermain di tambang ilegal. Tetapi dengan kasus ini, jika benar oknum polisi bermain, ini sudah menampar institusi kepolisian,” katanya.

Baca Juga:  Pedagang Khawatir Citra Niaga Tambah Sepi

Dua tahun yang lalu, ungkap dia, Kapolda sudah membentuk satuan tugas (satgas) illegal mining. Namun kinerja satgas tersebut sangat lemah. Hal itu ditunjukkan dengan rapor merah dari satgas yang tidak mengungkap kasus-kasus tambang ilegal yang sudah masif di Kaltim. “Artinya satgas yang terbentuk itu belum terukur kinerjanya. Tidak ada satu pun prestasi yang berhasil ditunjukkan dari pembentukan satgas itu,” ujarnya.

Menurutnya, kepolisian saat ini sangat lemah dalam melakukan patroli di masyarakat. Ia menyarankan agar Kapolda mengambil kebijakan dengan mengaktifkan patroli di seluruh wilayah Kaltim. Sehingga jika terdapat tambang ilegal, bisa langsung ditemukan tanpa terlebih dulu menunggu laporan masyarakat.

Dengan patroli, lanjut Pradarma, akan mampu membendung kehadiran tambang ilegal yang kian marak di Benua Etam. Illegal mining tidak hanya muncul karena adanya peluang dan dukungan dari pemilik lahan, tetapi sebabnya karena kontrol dari kepolisian sangat lemah.

Baca Juga:  Kenaikkan Tarif Tiket Pesawat Dianggap Wajar 

Selain itu, kepolisian mesti membangun posko-posko pengaduan illegal mining. Karena selama ini, jika masyarakat ingin melaporkan kasus tambang ilegal yang beroperasi di suatu wilayah, masyarakat kebingungan mencari institusi yang bisa dijadikan tempat pengaduan. “Jangan berharap masyarakat datang di polsek setempat, tetapi polisi harus membuka posko-posko aduan. Hal ini untuk memperkecil ruang mafia tambang ilegal,” sarannya. (*/um)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: KUBURANMetro Samarindatambang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pembagian Jatah di Tangan Gubernur 

Next Post

Warga Minta Lokasi Kuburan Diperbaiki

Related Posts

Rugikan Negara Setengah Triliun, Ini Sosok Direktur Tambang yang Tega Hancurkan Ratusan Rumah Warga di Kaltim
Kaltim

Rugikan Negara Setengah Triliun, Ini Sosok Direktur Tambang yang Tega Hancurkan Ratusan Rumah Warga di Kaltim

24 Februari 2026, 14:00
Kejaksaan Tinggi Kaltim Tahan Direktur Tiga Perusahaan dalam Kasus Dugaan Korupsi Tambang di Kukar
Kaltim

Kejaksaan Tinggi Kaltim Tahan Direktur Tiga Perusahaan dalam Kasus Dugaan Korupsi Tambang di Kukar

24 Februari 2026, 10:10
Wabup Kutim Sentil 38 Perusahaan Tambang, Realisasi PPM Disorot
Kaltim

Wabup Kutim Sentil 38 Perusahaan Tambang, Realisasi PPM Disorot

23 Februari 2026, 18:33
JATAM Ungkap Jaringan Bisnis Tambang yang Dikaitkan dengan Gubernur Sherly
Nasional

JATAM Ungkap Jaringan Bisnis Tambang yang Dikaitkan dengan Gubernur Sherly

19 November 2025, 14:53
Aktivis Soroti Kutim, Lahan Tambang Terluas tapi Belum Lunasi Jaminan Reklamasi di Kaltim
Kaltim

Aktivis Soroti Kutim, Lahan Tambang Terluas tapi Belum Lunasi Jaminan Reklamasi di Kaltim

7 Oktober 2025, 14:46
Terjebak Dalam IUP Tambang, Desa Buana Jaya Berkabut Debu, Sawah Tercemar
Kaltim

Terjebak Dalam IUP Tambang, Desa Buana Jaya Berkabut Debu, Sawah Tercemar

14 Maret 2025, 14:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana 10 Persen Nelayan Muara Badak Dipersoalkan, Polisi Lakukan Pemantauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.