• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Waspada Kejahatan Pada Anak 

by BontangPost
30 November 2018, 15:30
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi (Net)

Ilustrasi (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutim memaparkan data yang mengejutkan. Sepanjang Januari hingga Oktober 2018, kasus kejahatan pada anak, terutama kasus kekerasan seksual semakin meningkat.  Kasi Pidum Kejari Kutim, I Gusti Ngurah Agung Ary Kusuma, mengatakan terdapat 13 kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di sejumlah kecamatan di Kutim.

“Terhitung hingga Oktober ini sudah ada 13 kasus. Rata-rata dalam sebulan ada satu kasus yang kami tangani,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Dikatakan Agung Ary, dari 13 kasus yang saat ini ditangani pihak kejaksaan, kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur menjadi kasus yang paling mendominasi. “Kalau di kota jarang, yang paling banyak itu pencabulan, dari laporan kasus Polsek di kecamatan dalam,” tambahnya.

Baca Juga:  Muhammadiyah Minta Jaga Persatuan

Lebih miris, lanjutnya, didapati korban yang masih berumur lima sampai enam tahun. Hal itu juga terjadi di kecamatan yang jauh dari perkotaan. Di mana notabenenya, daerah tersebut dikelilingi perkebunan sawit dan tergolong sepi.

“Memang kalau daerah sana rawan, karena sepi, tidak terpantau, sehingga dengan mudah mendapat kesempatan berbuat tidak benar,” paparnya.

Dalam kasus pencabulan anak sendiri dikatakan, pelaku merupakan orang terdekat para korban. Daerah yang kerap terjadi kasus tersebut merupakan wilayah yang berada pedalaman. “Parahnya, pelaku biasanya orang terdekat, seperti tetangga,” bebernya.

Sampai saat ini sudah sepuluh kasus kekerasan anak yang sudah diputuskan oleh Pengadilan Negeri Sangatta, tiga kasus lainnya masih dalam tahap dua di Kejari. (*/la)

Baca Juga:  Panwaslu Kesulitan Tertibkan Algaka di Pedalaman

==Kiat Melindungi dari Kejahatan pada Anak==

  1. Bantu Anak Melindungi Diri
  2. Pembekalan Ilmu Bela Diri
  3. Maksimalkan Peran Sekolah
  4. Pendidikan Budi Pekerti
  5. Laporkan kepada Pihak Berwajib

==Data Kekerasan Terhadap Anak di Indonesia==

– 40 persen anak berusia 13-15 tahun melaporkan pernah diserang secara fisik sedikitnya satu kali dalam setahun.

– 26 persen melaporkan pernah mendapat hukuman fisik dari orang tua atau pengasuh di rumah.

– 50 persen anak melaporkan di-bully di sekolah.

– 45 persen perempuan dan anak perempuan di Indonesia percaya bahwa suami/pasangan boleh memukul istri/pasangannya dalam situasi-situasi tertentu.

Sumber: UNICEF

Tags: Kekerasan Pada AnakSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Air Mandek, Warga Mengeluh 

Next Post

Bontang Takluk di Semifinal, Cabor Taekwondo Sumbang Dua Perunggu

Related Posts

Gigi Dicabut Hingga Disiram Air Panas, Bocah Ini Maafkan dan Bela Ibunya
Kaltim

Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Kaltim Tembus Ribuan, DP3A Sebut Warga Lebih Berani Melapor

11 Februari 2026, 19:04
Bapak-Anak Pemilik Pesantren di Trenggalek Cabuli Belasan Santri
Kriminal

Seorang Anak di Berebas Tengah Diduga Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Janji Bakal Tindaklanjuti

24 Maret 2025, 15:03
240 Kasus Kekerasan Terjadi di Sekolah
Kaltim

240 Kasus Kekerasan Terjadi di Sekolah

23 Januari 2024, 19:24
Kekerasan pada Perempuan dan Anak Meningkat 5 Kali Lipat Selama Pandemi Covid-19
Nasional

Kekerasan pada Perempuan dan Anak Meningkat 5 Kali Lipat Selama Pandemi Covid-19

10 Maret 2021, 19:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.