BONTANG – Seorang pedagang di Pasar Tanjung Limau mengalami penipuan. Lantaran barang dagangannya dihargai dengan uang palsu. Guntur, pedagang yang menjadi korban penipuan itu menjelaskan, uang palsu itu diketahui saat hendak memilah uang pecahan besar yang berada dalam kotak rombong jualannya ke dalam tas, kemarin (23/4/2020).
Dia melihat, ada yang berbeda di selembar uang pecahan Rp 100 ribu itu. Warnanya tampak berbeda dengan uang pecahan serupa lainnya. Ia pun langsung menerawang uang tersebut. Alhasil, tidak terlihat gambar tersembunyi multiwarna seperti uang aslinya.
“Sekitar jam 5 sore baru tahu,” ungkapnya saat dihubungi Bontangpost.id, Jumat (24/4/2020).
Dia mengaku, saat itu dagangannya diserbu oleh para pembeli mengingat tengah memasuki Ramadan. Sehingga banyak warga mengincar kue.
“Iya ramai (pembeli) memang,” ucapnya.
Atas kejadian tersebut dia akan meningkatkan kewaspadaan saat berjualan. Guntur berencana memasang lampu ultraviolet, sehingga ketika konsumen ingin membeli akan diterawang terlebih dahulu. Agar kejadian serupa tidak terulang.
Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kapolsek Bontang Utara AKP Eko Wahyono mengimbau, bagi pedagang untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitasnya. Jika ada pembeli yang mencurigakan, sebaiknya diperiksa terlebih dahulu uangnya sebelum memberikan barang jualannya.
“Kalau uangnya mencurigakan palsu, segera melaporkan ke kantor Polisi terdekat,” imbuhnya. (*)







