BONTANGPOST.ID, Bontang – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menyoroti pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak-anak yang masih kerap bermain di jalan raya hingga membahayakan pengguna jalan.
Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi insiden pemotor yang terjatuh usai menghindari bocah bermain layangan di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Loktuan, Rabu (6/5/2026).
Menurut Agus Haris, pengawasan terhadap anak tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Ia menegaskan orang tua tetap menjadi pihak utama yang bertanggung jawab terhadap keselamatan anak.
“Kalau anak-anak usia sekolah, pertama tanggung jawabnya di rumah. Orang tua dulu yang harus menyampaikan,” ujarnya saat ditemui, Kamis (7/5/2026).
Ia menjelaskan, apabila kejadian terjadi saat jam sekolah di hari efektif, maka pihak sekolah juga memiliki tanggung jawab melakukan pengawasan terhadap siswa.
Sementara di luar jam sekolah, pengawasan disebut menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, jika aparat kelurahan maupun Satpol PP sudah memberikan imbauan, masyarakat sekitar juga perlu ikut mengingatkan anak-anak agar tidak bermain di lokasi berbahaya.
“Ya wajib kita tegur dan ingatkan, jangan sampai ada korban,” katanya.
Agus Haris menegaskan pemerintah tidak mungkin memantau seluruh aktivitas anak-anak di semua wilayah secara penuh. Karena itu, dibutuhkan kepedulian bersama untuk menjaga keselamatan lingkungan.
Ia juga mencontohkan sejumlah lokasi yang berpotensi membahayakan anak-anak, seperti pinggir laut, sungai, hingga jalan raya.
“Itu lokasi bahaya juga. Artinya pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama memantau aktivitas sosial,” pungkasnya. (*)







