bontangpost.id – 10 Lagu karya anak Bontang mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Bontang Najirah. Hal itu disampaikan saat menghadiri hearing session cipta lagu fest di Taman Adipura, Bontang Kuala pada Senin (29/5/2023) malam.
Kata Najirah, apresiasi itu patut diberikan lantaran kualitas lagu yang diciptakan tak kalah keren dari musisi nasional, sebab telah melalui proses mastering berstandar internasional, dengan melibatkan komposer Amerika Serikat Kyle Holland.
“Saya sangat mengapresiasi sekali karya pemuda Bontang karena sudah berani menunjukan bahwa mampu bersaing dalam industri musik,” ujarnya.
Ia menyebut, penyusunan lagu dengan standar internasional bukanlah hal yang mudah. Ke depannya, dirinya berharap anak Bontang dapat menciptakan karya apik lainnya.
“Kami sangat bangga melihat bakat yang luar biasa ini berasal dari anak-anak Bontang. Karya mereka menggambarkan bakat dan potensi luar biasa yang dimiliki oleh generasi muda kita,” ujarnya.
Agar lagu karya putra daerah dikenal oleh khalayak luas khususnya masyarakat Kota Bontang, ia meminta lagu karya putra daerah tersebut bisa diputar di setiap tempat usaha di Bontang seperti kafe dan ditampilkan dalam setiap momentum kegiatan pemerintah.
Oleh sebab itu, sebagai bukti komitmen mendukung karya anak Bontang, Najirah berjanji kegiatan serupa akan diupayakan terselenggara kembali pada tahun depan.
“Sebagai pemerintah kgiatan seperti ini tentu kami dukung. Apalagi berpengaruh besar pada perkembangan musisi lokal. Insyaallah, tahun depan akan kami gelar kembali” sambungnya.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus pemilik studio rekaman Taman Musik, Awaluddin Jamain mengatakan bahwa 10 lagu yang dirilis itu merupakan hasil penjaringan dari total 40 lagu karya anak Bontang.
Kata dia, kompetisi itu bertujuan untuk memberikan platform bagi para penulis lagu berbakat untuk menunjukkan karya mereka kepada dunia.
“Ini acara pertama yang kami gelar. Sebenarnya anak Bontang itu berbakat. Cuma, kurang percaya diri. Padahal potensi mereka itu sebenarnya besar dalam industri musik,” akunya.
Awal, sapaan akrabnya bilang sangat berterima kasih dengan adanya dukungan Pemkot Bontang terhadap musisi lokal. Ke depan, ia berharap pemerintah mampu memfasilitasi kegiatan serupa dengan mengikutsertakan tampilan video klip.
“Visual dan suara itu saling berkaitan dan tidak bisa terpisahkan. Kita juga harus menyesuaikan dengan arus pasar musik. Karena ini kegiatan pertama, jadi hanya bisa memproduksi musik saja,” katanya.
Dengan begitu, secara tidak langsung akan membangun ekonomi kreatif khususnya dalam bidang seni musik. Oleh karena itu, ia berpesan kepada musisi muda di Bontang agar terus termotivasi untuk mengasah potensi diri agar tidak kalah dengan musisi ibu kota.
“Kegiatan ini, sebagai bukti kami sangat mendukung visi misi pemerintah dalam membangun industri kreatif. Semoga saja, tahun depan musisi Bontang bisa jauh lebih baik,” tandasnya.
Sebagai informasi, 10 lagu karya anak Bontang meliputi Locrian-Malaikat Kecilku, Bede-Terlalu Banyak Duka, Akwila ft Edho-Kau Mampu Bahagia, dan Nathaniel Constantine-A Piece of Me.
Kemudian, Kasukara-Not Easy to be Me, Hezta-Kejujuran dari Segalanya, Nafaspndek ft Inas Hafizhah-Lost, Jimmy Ricardo-Bahagia Memilikimu, Aneldy-Harapan Negeri, dan Alda-My Story. Semua lagu tersebut, bisa diakses melalui berbagai paltform seperti Spotify, Apple Music, Youtube Music, Joox dan sebagainya. (*)







