bontangpost.id – Persiapan terus dikebut jelang diresmikannya mal pelayanan publik (MPP) di Pasar Taman Rawa Indah pada pertengahan Oktober mendatang.
Untuk memastikan kesiapan itu, Wakil Wali Kota Bontang Najirah didampingi dinas terkait melakukan peninjauan ke ke Pasar Tamrin pada, Jumat (16/9/2022).
Menurutnya, dari beberapa daerah di Kalimantan Timur, Bontang menjadi salah satu daerah yang belum menerapkan instruksi pemerintah pusat soal pembangunan MPP. Maka dari itu ia menargetkan soft launching harus dilakukan bulan depan.
“Meski terkesan dadakan kami optimis layanan ini sudah bisa diakses masyarakat pertengahan Oktober menanti,” ujar Najirah.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Asdar Ibrahim mengatakan bahwa saat ini beberapa instansi pemerintah dan instansi vertikal sudah siap untuk memberikan pelayanan.
“Sebagian besar instansi sudah siap. Tapi beberapa masih ada yang melengkapi fasilitas mereka,” ucapnya.
Asdar menyebut sebanyak 44 gerai akan memeriahkan soft launching MPP di lantai empat bangunan Pasar Tamrin. 27 gerai akan diisi instansi vertikal seperti KUA, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Kemenag, Perumda dan sebagainya.
Sedangkan 17 gerai sisanya akan diisi oleh pelayanan perizinan di lingkungan OPD. Seperti DPMPTSP, Dinas PUPRK, Bapenda, DLH, Dishub, Diskes, Disdikbud, dan lain sebagainya.
“Sebenarnya kami buka 85 gerai. Nah, sisanya itu nanti akan kami resmikan kembali sesuai arahan dari Kemenpan RB,” sambungnya.
Sebelum soft launching, pihaknya akan melakukan uji coba. Tujuannya untuk memastikan tidak ada kendala integrasi pelayanan ke jaringan internet di setiap gerainya. Sehingga penginputan berkas bisa dilakukan secara tepat.
“Iya, tinggal kelengkapam WiFinya aja lagi. Sisanya sudah dilengkapi oleh masing-masing instansi,” tandasnya. (Adv)







