• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Wilayah IKN Sudah 16 Kali Banjir, Longsor dan Puting Beliung juga Jadi Ancaman Serius

by Redaksi Bontang Post
1 Desember 2021, 16:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Daerah Kelurahan Pamaluan, kecamatan Sepaku, PPU.

Daerah Kelurahan Pamaluan, kecamatan Sepaku, PPU.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Bencana alam yang terjadi di wilayah ibu kota negara (IKN) baru di Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), bukan hanya banjir. Tanah longsor dan angin puting beliung juga jadi ancaman serius. Data yang dihimpun media ini dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, kemarin, tercatat musibah banjir pada kurun waktu empat tahun sebanyak 16 kali. Yaitu mulai 2018 terjadi 9 kali, 2019 terjadi 1 kali, 2020 terjadi 3 kali, dan 2021 terjadi 3 kali.

Kemudian angin puting beliung di 2018 nihil, 2019 1 kali, 2020 nihil, dan 2021 terjadi 2 kali. Bencana tanah longsor di 2018 terjadi 4 kali, 2019 terjadi 2 kali, 2020 terjadi 1 kali, dan 2021 terjadi 4 kali.

Baca Juga:  Presiden Belum Teken Keppres , IKN Belum Sah Jadi Ibu Kota Negara Indonesia

“Faktor penyebab bencana alam khusus bencana longsor, di antaranya, terjadinya gerakan tanah. Kemiringan lereng yang terjal dan perlapisan batuan yang mengikuti lereng. Mata air pada tekuk lereng dan tersebar pada lereng, sehingga meningkatkan gaya penyebab longsor,” kata Kepala Unsur Pelaksana BPBD PPU Marjani, kemarin.

Saat menyinggung banjir yang kerap terjadi di Sepaku, ungkap Marjani, banjir lebih sering diakibatkan hujan intensitas sedang. Kemudian terjadi banjir, kata dia, akibat saluran air pada sungai terhambat akibat endapan atau sedimentasi dan tanaman liar di kedua sisi bibir sungai.

“Menurut Pak Camat Sepaku, banjir belum pernah lebih 24 jam, tidak menginap banjirnya,” katanya.

Dikatakannya, dari tahun ke tahun kecenderungan banjir perlu diwaspadai, kendati setiap peristiwa banjir tidak sampai 24 jam genangan air atau banjir sudah surut. Ia mencontohkan banjir yang menimpa Desa Suka Raja, Sepaku, PPU, Sabtu (27/11) malam setelah banjir sekira 15 jam, keesokan pagi air telah surut dan meninggalkan lumpur.

Baca Juga:  Jalan Bebas Hambatan Bandara Sepinggan-Tol Balsam akan Digarap Tahun Ini

Banjir di Sukaraja itu merendam 3–4 rumah di samping gorong-gorong. Ada patahan di dalam, jadi air tidak bisa lancar. “Sudah dilakukan langkah pembersihan oleh warga berkali-kali. Kami dulu melarang rigid beton melintasi gorong-gorong, sebab khawatir tidak akan dikerjakan. Jadi disisakan 10 meter tidak di-rigid beton,” kata Kepala Desa Suka Raja, Sepaku, PPU Ahmad Mauladin, kemarin.

Ia mengatakan, di desanya terdapat sungai yang berkelok-kelok, dan ia berharap sungai dibuat lurus. Saat ini pihaknya menunggu alat berat dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pekerjaan Umum (PU) Sepaku untuk melakukan pekerjaan tersebut.

“Jadi nantinya sungai akan berjalur lurus, tidak berkelok seperti sekarang, dan bisa menghilangkan empat jembatan,” ujarnya.

Baca Juga:  Otorita IKN Buka 600 Lowongan untuk CPNS 2024, Berikut Formasinya

Saat dihitung kerugian akibat banjir belasan jam itu, terdapat pembersihan lumpur 11 rumah terdampak 22 orang, dan pembangunan jembatan di jalan poros atau jalan negara yang terdapat gorong-gorong dan box culvert yang jeblok. “Kalau ditotal jumlah kerugiannya mencapai Rp 46 juta,” kata Ahmad. (ari/kri/k16)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: ikn
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sepanjang Pandemi Kekerasan Anak dan Perempuan Capai 295 Kasus, Terbanyak di Bontang Utara

Next Post

DPRD Bontang Desak PT KNI Jalankan Kesepakatan 2017

Related Posts

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta
Kaltim

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta

30 Maret 2026, 09:00
Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim
Kaltim

Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim

25 Maret 2026, 12:00
Tol IKN Tak Hanya untuk Kendaraan: Jalur ‘Wildlife Crossing’ Dibangun Demi Beruang Madu dan Bekantan
Kaltim

Tol IKN Tak Hanya untuk Kendaraan: Jalur ‘Wildlife Crossing’ Dibangun Demi Beruang Madu dan Bekantan

18 Maret 2026, 10:00
Prabowo Kunjungi Kaltim Hari Ini, Ini Rangkaian Agendanya
Kaltim

Prabowo Kunjungi Kaltim Hari Ini, Ini Rangkaian Agendanya

12 Januari 2026, 15:18
Gakkum ESDM Bongkar Aktivitas Tambang Ilegal di Sekitar IKN, Volume Batu Bara Capai 6.000 Ton
Kaltim

Gakkum ESDM Bongkar Aktivitas Tambang Ilegal di Sekitar IKN, Volume Batu Bara Capai 6.000 Ton

14 November 2025, 14:00
Tambang Ilegal 4.000 Hektare Ditemukan di IKN, Negara Rugi Rp 5,7 Triliun
Kaltim

Tambang Ilegal 4.000 Hektare Ditemukan di IKN, Negara Rugi Rp 5,7 Triliun

20 Oktober 2025, 16:30

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.