• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

1.627 KK Tervalidasi Keluarga Miskin 

by BontangPost
15 September 2017, 11:51
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
SIAP BENTUK: Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M) Abdu Safa Muha siap membentuk tim verifikasi dan validasi pendataan keluarga miskin mandiri.(DOK/BONTANG POST)

SIAP BENTUK: Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M) Abdu Safa Muha siap membentuk tim verifikasi dan validasi pendataan keluarga miskin mandiri.(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Dari 5.725 Kuota Tetap, 4.098 Belum Diverifikasi

BONTANG – Sebanyak 5.725 Kepala Keluarga (KK) masuk dalam kuota Pendataan Keluarga Miskin penerima manfaat program Mekanisme Pendataan Mandiri (MPM). Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M) Abdu Safa Muha mengatakan dari data tersebut sejumlah 1.627 KK yang sudah ter-validasi melalui pendamping Program Keluarga harapan (PKH). (selengkapnya di infografis)

“Patokannya angka 5.725 KK, kalau jiwa sekitar 36 ribu sekian, di dalamnya 1.627, dua orang mengundurkan diri dari kepesertaan PKH. Datanya sangat valid karena di Bontang itu ada pendamping-pendamping PKH yang setiap waktu melakukan updating data untuk itu,” ungkapnya.

Dari jumlah tersebut, Dissos-P3M tinggal melakukan verifikasi sejumlah 4.098 keluarga miskin. Akan tetapi, kuota yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut bisa berubah setiap saat, sesuai dengan 14 indikator yang telah ditetapkan oleh standar BPS.

Baca Juga:  Kenang Imran, Janji Bantu Beasiswa sang Anak

“5.725 itu kuota tetap, tetapi bisa penurunan dan bertambah, karena terbukanya ruang pendaftaran mandiri kemiskinan memberikan ruang kepada masyarakat yang secara fakta sangat layak tetapi tidak masuk data sebelumnya,” tambahnya.

Mekanisme apabila terdapat penambahan Dissos-P3M akan melakukan pengajuan kepada pemerintah pusat. Ia menuturkan jika penambahan tidak diterima maka itu menjadi tugas dari OPD yang dipimpinya untuk memikirkan secara bersama.

“Pengajuan ke pemerintah pusat misalkan ada penambahan. Persoalan disetujui atau tidak itu wewenangan Kemensos, kalau tidak menjadi PR nya Dinsos dan Pemkot,” tuturnya.

Menurutnya, konsep pendataan ini jauh lebih bagus dari sebelumnya karena perubahan bisa terjadi setiap saat. Namun, pengesahan atas perubahan tersebut dalam satu tahun hanya dapat dilakukan dua kali yakni Mei dan November.

Baca Juga:  MIRIS!!! Ikut Turnamen di Yogyakarta, Satu Rumah Diisi 20 Orang Tim Sofbol Bontang  

“Pendataan jauh lebih bagus, kalau yang sebelumnya di PBI itu dia mengolah data sendiri, begitu pula di tim penanggulangan kemiskinan daerah, Akibatnya ada beda di PBI masuk di sini tidak masuk atau sebaliknya. Momen baik ini untuk sinkronisasi data tersentral,” katanya.

Ambang batas pendataan kemiskinan mandiri ini hingga Oktober nanti, Kadissos-P3M ini menyatakan siap menyelesaikan tugas sebelum batas waktu. Setelah itu, dari data yang terhimpun akan tertuang dalam surat keputusan.

Di momen ini, Safa – begitu akrab disapa – meminta partisipasi masyarakat untuk proaktif melihat agenda ini. Jikalau masuk dalam kriteria keluarga kurang mampu untuk segera melakukan pendaftaran.

Rencana kedepan, Dissos-P3M akan melakukan koordinasi dengan Bapelitbang terkait sosialisasi kepada masyarakat. Agendanya untuk menentukan konsep penyebaran informasi apakah melaksanakan kegiatan di satu wilayah atau masing-masing kelurahan.

Baca Juga:  Disdukcapil Terapkan Layanan “Three in One”

Bahkan, jikalau dalam proses pendataan ini memerlukan pembentukan tim khusus, Dissos-P3M siap melaksanakannya. Walaupun anggaran yang dimasukkan dalam APBD Perubahan 2017 hanya berwujud kegiatan sosialisasi.

“Kalau diberi amanah kami siap bentuk tim itu,” tukasnya. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangKeluarga Miskin
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Komisi I Sorot BPJS Mandiri

Next Post

Seribu Blanko E-KTP Tiba dari Provinsi 

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Penduduk Miskin di Kaltim Bertambah Jadi 242 Ribu Orang
Kaltim

Penduduk Miskin di Kaltim Bertambah Jadi 242 Ribu Orang

17 Januari 2023, 13:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18

Terpopuler

  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April Kaltim, Massa Desak Audit Pemprov dan Hentikan KKN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.