bontangpost.id – Tidak hanya BBM, Pemerintah Kota Bontang memastikan jatah Liquified Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kilogram di Bontang pada 2023 akan bertambah.
Analis Kebijakan Perekonomian Setkot Bontang Taufik mengatakan hal itu dilakukan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat selama satu tahun ke depan.
Pasalnya, Mentri Energi dan Sumber Daya Mineral melihat realisasi gas elpiji 3 kilogram di Kota Bontang terbilang tinggi. Sehingga penambahan kuota harus dilakukan.
“Iya, untuk gas melon kami ajukan penambahan juga,” ujarnya kepada bontangpost saat dikonfirmasi, Senin (2/1/2023).
Untuk 2023, pihaknya mengusulkan 4.830 metrik ton atau setara dengan 1.610.000 tabung gas. Jumlah tersebut meningkat dibanding pada 2022 yakni 4.166 metrik ton.
Meski telah mengajukan penambahan kuota gas elpiji pihaknya tidak berharap lebih lantaran keputusan berada di Kementerian ESDM. Nantinya, bila usulan tidak disetujui maka kuota gas elpiji untuk Bontang sama seperti 2022.
“Kalau disetujui ya alhamdulillah. Berarti tindak lanjutnya nanti akan ditetapkan oleh gubernur melalui surat keputusan,” sambungnya.
Diketahui, Bontang sendiri memiliki tiga agen resmi yang tersebar di Loktuan, Akawy, serta Bontang Lestari. Bilang Taufik, pihaknya akan mengumpulkan seluruh agen apabila SK Gubernur Kaltim telah diterbitkan.
“Belum ada kami koordinasikan dengan agen karena pemerintah sendiri belum tahu berapa jatah yang didapat Bontang,” tandasnya. (*)







