SANGATTA – Pemkab Kutim memberi tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya pada ratusan aparatur sipil negara (ASN) yang telah mengabdi selama puluhan tahun.
340 ASN tersebut terdiri dari 83 orang yang telah mengabdi selama 30 tahun, 90 orang yang mengabdi selama 20 tahun, dan 167 orang yang telah mengabdi selama 10 tahun. Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk mengapresiasi para ASN yang sudah mengabdi dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus menerus.
Menurutnya, tahun ini sangat banyak peningkatan. Terlebih ASN yang telah mengabdi 30 tahun. Hal ini merupakan wujud pengabdiannya, bukan hanya pada pekerjaannya tapi juga pada Pancasila, UUD 1945, bangsa dan negara serta pemerintahan Indonesia.
“Tahun ini jumlahnya sangat banyak, terlebih yang telah mengabdi 30 tahun biasanya hanya tiga orang, sekarang melonjak mencapai 83 orang,” ujarnya, Rabu (28/11).
Pengabdian ini kata Ismunandar, masih harus terus diperjuangkan oleh ASN yang baru mengabdi 10-20 tahun. Berbeda dengan perjuangan yang 30 tahun mengabdi. “30 tahun dapat emas, 20 tahun perak, dan 10 tahun perunggu,” paparnya.
Ia menceritakan pegawai yang telah 20 tahun mengabdi, merupakan saksi sejarah berdirinya Kutim. Bahkan ikut andil mendampingi perkembangan daerah. “Mereka yang telah bekerja 20 tahun disini pasti sudah malang melintang seiring pembangunan dan berdirinya Kutim, yang baru mencapai 18 tahun. Setidaknya mereka menjadi saksi perkembangan,” tambahnya.
Berbeda halnya dengan pegawai yang 30 tahun mengabdi, menurutnya, ASN tersebut telah banyak menyumbangkan dedikasi pembangunan, terlebih ilmu yang diambil dari pengalaman saat bekerja di daerah lain. “Semoga setelah mendapat penghargaan ini, mereka bisa menjadi motivasi untuk juniornya,” harapnya. (*/la)







