• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

43 CS Dapat Pesangon Rp 679 Juta

by BontangPost
26 Juli 2017, 12:55
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
CARI SOLUSI: Mediasi yang digelar Komisi I DPRD Bontang terkait kejelasan nasib 43 karyawan Cleaning Service PT Bumi Bengkirai Mandiri, Selasa (25/7) di Gedung DPRD Bontang.(Nugrah/Bontang Post)

CARI SOLUSI: Mediasi yang digelar Komisi I DPRD Bontang terkait kejelasan nasib 43 karyawan Cleaning Service PT Bumi Bengkirai Mandiri, Selasa (25/7) di Gedung DPRD Bontang.(Nugrah/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

Nominal Disesuaikan Masa Kerja Pekerja

BONTANG – Polemik pemberhentian 43 Cleaning Service (CS) PT Bumi Bengkirai Mandiri (BBM) di lingkup Pemkot Bontang terus bergulir. Ada dua opsi yang diusulkan pemerintah untuk menyelesaikan persoalan ini. Pertama, Pemkot telah mengusulkan besaran pembayaran keterlambatan gaji karyawan. Kedua, jika penyedia jasa yakni PT BBM tetap kekeh memilih Pemutusan Hubungan Kerja (PHK),  praktis  harus disertai uang pesangon sesuai dengan masa kerja karyawan.

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Bontang,  Baharuddin menuturkan, tiga pekan terakhir pihaknya  intens membahas persoalan ini dengan Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayananan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP). Setelah melakukan kajiaan, karyawan dengan masa kerja 5 tahun, bakal mendapat pesangon dikisaran  Rp 10-12 juta.  Jika diakumulasikan, dari 43 CS nominal anggaran ditaksir sekira  Rp 679 juta.

Baca Juga:  Tolak Mutasi, Karyawan Di-PHK

“Kami selalu koordinasi termasuk dari Ketua Komisi I dan teman-teman  DPMTK-PTSP,  kami kan tidak ada dasar untuk mengusulkan anggaran. Harus rekomendasi dari Dissonaker (Sebutan DPMTK-PTSP sebelumnya). Makanya sudah ada tembusan ke kami penganggarannya,” ujarnya saat menghadiri mediasi yang digelar Komisi I DPRD Bontang, Selasa (25/7) di Gedung DPRD Bontang.

Pun demikian, pihaknya tidak bisa memastikan apakah 43 karyawan yang telah di PHK akan kembali dipanggil. Pasalnya, yang sudah memiliki kontrak untuk tahun ini hanya 85 karyawan, dengan anggaran selama setahun sebesar Rp 7,2 miliar.

“Tapi kami sudah akumulasikan kemarin, ketika 43 orang ini pesangonnya 5 tahun sekitar  Rp 10-12 juta satu orang, kalau kita akumulasikan sekitar Rp 679 juta,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dianggap Pengalaman Didik Anak Berkebutuhan Khusus, Forum PAUD Paser Belajar ke Bontang

Bahar mengatakan, bilamana komisi I ada dasar untuk memberikan  gaji pada para CS, anggaran tersebut bisa dialihkan, sepanjang sesuai regulasi yang berlaku dan tidak berbenturan dengan aturan yang ada.

“Ya dilihat dari mana aturan yang memungkinkan, apakah uangnya nanti untuk digaji atau untuk dipakai bayar pesangon mereka,” tukasnya.

Sementara Ketua Komisi I, Agus Haris yang memimpin jalannya sidang menyambut baik langkah yang bakal ditempuh Pemkot. Usulan anggaran pembayaran gaji CS ini bakal dibahas di Badan Anggaran  DPRD dan Tim Anggaran pemerintah Daerah (TAPD), karenanya ia bakal meminta rekannya untuk memperjuangkan.

Pun begitu, ia meminta agar PT BBM kembali menggunakan jasa 43 karyawan yang telah di-PHK. Terlebih dalam Peraturan Daerah (Perda) Bontang Nomor 9 tahun 2013 tentang perlindungan hak pekerja alih daya.

Baca Juga:  102 Atlet Ikuti Kejurprov Tenis Meja, Wali Kota Basri Minta Maksimalkan Pembinaan Atlet

Salah satu pasal dalam Perda itu menyebutkan, perusahaan penyedia jasa yang menerima pekerjaan dari pemberi kerja wajib mempekerjakan pekerja atau buruh sebelumnya dalam hal pelaksanaan yang sama dan sifatnya terus menerus.

“Lebih baik PT BBM kembali memperkerjakan mereka. Karena amanah Undang- undang setiap karyawan dipecat wajib mendapat pesangon dari perusahaan, karena tidak ada yah lebih baik direkrut kembali,” katanya.

Sedangkan Wakil Komisi I, Bilher Hutahean meminta agar usulan perekrutan kembali karyawan harus sesuai dengan kontrak kerja. Sebab, apabila tak sesuai berpotensi menjadi temuan hukum berakibat pada sanksi pidana bagi kedua belah pihak, pemerintah dan pihak perusahaan. (*/nug)

Tags: cleaning servispemkot bontangPHKSepihak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kelompok Tani Berebut Lahan, DPRD Imbau Jangan Ada Aktivitas

Next Post

Pemkot Harus Patuhi Perda Pelindungan Tenaga Kerja Hak Alih Daya

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.