• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

46 Ribu Orang Paraf Petisi Tolak Remisi Susrama

by M Zulfikar Akbar
8 Februari 2019, 11:30
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Aksi menuntut dicabutnya remiis kepada pembunuh jurnalis terus dilakukan. (acehtrend)

Aksi menuntut dicabutnya remiis kepada pembunuh jurnalis terus dilakukan. (acehtrend)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Merespons pemberian remisi terhadap I Nyoman Susrama, pembunuh jurnalis Jawa Pos Radar Bali AA Gde Bagus Narendra Prabangsa, Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Abdul Manan membuat petisi untuk menolak remisi tersebut. Sejak kali pertama diunggah pada Minggu (27/1/2019)  melalui laman change.org, sampai kemarin sore (7/2/2019) petisi tersebut sudah ditangatangani lebih dari 46 ribu orang.

Menurut Abdul Manan, dukungan puluhan ribu orang lewat petisi tersebut menunjukan bahwa pemberian remisi untuk Susrama bukan hanya menjadi perhatian komunitas jurnalis. Melainkan turut menyita perhatian masyarakat luas. ”Dukungan yang disampaikan melalui petisi online di change.org adalah salah satu buktinya,” terang dia. Bukan hanya besar, angka tanda tangan turut menjadi tanda banyak pihak tidak sepakat dengan remisi tersebut.

Baca Juga:  Genjot Investasi dan Ekspor, Pemerintah Pangkas Izin di Pusat-Daerah

Tidak cuma melalui remisi, masyarakat luas menunjukan ketidaksetujuan mereka lewat beragam aksi. Mulai dari media sosial sampai jalanan. Berdasar catatan AJI, demonstrasi memprotes remisi untuk Susrama sudah dilakukan sejak Kamis (24/1/2019). Total demonstransi berlangsung di 30 kota. Mulai dari Denpasar, Jogjakarta, Solo, Malang, Surabaya, Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Bojonegoro, Palu, Makassar, sampai Ternate.

Selain itu, demonstransi juga berlangsung di Gorontalo, Manado, Kotamobagu, Mamuju, Majene, Mamasa, Tanjungpinang, Kendari, Banda Aceh, Lhokseumawe, Padang, Pekanbaru, Bengkulu, Bandar Lampung, Jambi, Palembang, Mataram, juga Jakarta. Semua demonstrasi tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap keppres nomor 29 tahun 2018.

Melalui keppres itu, pemerintah meringankan hukuman Susrama bersama 114 narapidana lainnya. Khusus Susrama, vonis penjara seumur hidup yang dijatuhkan kepada dirinya berubah menjadi hukuman sementara. Itu yang membuat banyak orang bereaksi. Bagaimana tidak? Prabangsa dibunuh oleh Susrama dengan cara-cara yang keji. Nyawanya dihabisi terkait pemberitaan kasus dugaan korupsi yang dia buat.

Baca Juga:  Mulai Langka, Jokowi Minta Penimbun Masker Ditindak

Lebih lanjut, Ketua Divisi Advokasi AJI Sasmito menyampaikan, petisi online itu bakal disampaikan kepada pemerintah. Tepatnya kepada Presiden Jokowi melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM). Mereka berharap besar petisi itu turut mendorong pencabutan remisi tersebut. ”Melihat banyak aksi protes dan besarnya dukungan melalui petisi online, sudah sepatutnya Presiden Joko Widodo mencabut remisi tersebut,” kata Sasmito.

Tidak hanya itu, Sasmito pun mengungkapkan bahwa pihaknya juga mendorong pemerintah agar memproses sedikitnya delapan kasus dugaan pembunuhan terhadap jurnalis di tanah air. Menurut mereka, sampai saat ini delapan kasus tersebut tidak kunjung diproses. Sehingga para pelaku yang sudah menghilangkan nyawa para jurnalis tersebut tidak mendapat hukuman sebagai mana mestinya.

Baca Juga:  Jokowi Semakin Berjarak dengan Rakyat

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa kajian terhadap keppres yang memberikan remisi kepada Susrama masih dalam proses di Kementerian Hukum dan HAM. ”Masih dalam proses semuanya, dalam proses di dirjen juga di menkum HAM,” ujarnya usai menghadiri perayaan Imlek nasional di JIExpo.

Ketika didesak dengan pertanyaan, apakah hasil kajian Kemenkum HAM akan disampaikan pada perayaan Hari Pers Nasional (HPN) di Surabaya akhir pekan mendatang, Presiden Jokowi enggan memastikannya. ”Nanti kalau masuk ke saya akan segera diputuskan,” kata mantan wali kota Solo tersebut. (far/syn/jpg)

Tags: joko widodonarendra prabangsanyoman susramaremisi
Share2TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pelatihan Sustainability Reporting Diikuti 20 Jurnalis Kaltim-Kalsel

Next Post

Siap-Siap! Pabrik Air PDAM Dibersihkan, Aliran di Lima Kelurahan Bakal Mati Total

Related Posts

952 Napi di Bontang Dapat Remisi Lebaran, 3 Orang Langsung Bebas
Bontang

952 Napi di Bontang Dapat Remisi Lebaran, 3 Orang Langsung Bebas

18 April 2023, 10:46
Masa Tahanan Lima Bulan Lagi, Pengendali Sabu 126 Kg Kini Terancam Hukuman Mati
Bontang

Jelang Ramadan, Sembilan Koruptor di Bontang Diusulkan Dapat Remisi

3 Maret 2023, 13:59
Soal Strategi Ofensif, Jokowi: Masa 4 Tahun Suruh Diam Saja
Nasional

Jokowi: Masyarakat Harus Lebih Aktif Menyampaikan Kritik

9 Februari 2021, 09:00
Lokasi Calon Ibu Kota Berbukit-bukit, Jokowi: Arsiteknya Pasti Senang
Nasional

Jokowi Semakin Berjarak dengan Rakyat

22 Oktober 2020, 08:53
694 Warga Binaan Lapas Kelas II Bontang Terima Remisi Edisi Kemerdekaan
Bontang

694 Warga Binaan Lapas Kelas II Bontang Terima Remisi Edisi Kemerdekaan

17 Agustus 2020, 19:00
Instruksi Presiden, Pelanggar Protokol Kesehatan Pasti Disanksi
Nasional

Instruksi Presiden, Pelanggar Protokol Kesehatan Pasti Disanksi

6 Agustus 2020, 13:30

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.