• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

60 Ribu Alat Tes Covid-19 Produksi Dalam Negeri Siap Diluncurkan

by Redaksi Bontang Post
4 Mei 2020, 12:52
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi rapid test. (GATRA/Humas RSHS)

Ilustrasi rapid test. (GATRA/Humas RSHS)

Share on FacebookShare on Twitter

Indonesia kini sudah bisa membuat sendiri alat kit atau tes kit uji Covid-19. Setidaknya ada 60 ribu alat tes kit yang sudah diproduksi sendiri dan siap diluncurkan.

Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro menjelaskan, 60 ribu alat tes kit itu terdiri dari 2 metode pengujian. Pertama adalah sebanyak 10 ribu tes kit untuk pengujian dengan rapid test, dan kedua adalah sebanyak 50 ribu tes kit untuk menguji reagent dengan metode PCR.

“Perkembangan yang baik dari tes kit yang sudah dibuat ada dua jenis. PCR dan rapid tes. Rapid tes bisa sudah sampai pada tahap produksi, Minggu depan 8 Mei sudah bisa produksi 10 ribu tes kit pertama yang dikerjakan kampus UGM, UNAIR, BPPT,” kata Bambang dalam konferensi pers, Minggu (3/5/2020).

Baca Juga:  Hingga Akhir April, 343 Pekerja Tumbang Karena Corona

Bambang juga menjelaskan, akurasi rapid tes memang masih di bawah metode PCR. Baik rapid tes maupun PCR, pengembangan produksinya menggunakan virus Corona yang menular secara lokal di tanah air.

“Sudah menggunakan virus transmisi lokal. Jadi, rapid tes dan PCR yang diproduksi ini berbasis virus lokal,” jelasnya.

Menurut Bambang, dengan memproduksi alat tes kit sendiri akan membuat Indonesia lebih mengurangi ketergantungan terhadap alat-alat impor. Selama ini Indonesia mengharapkan impor dari salah satu negara seperti Korea Selatan untuk mendatangkan reagent.

“Kini reagent yang diproduksi sendiri bisa kurangi kebutuhan impor. Khusus reagent rapid itu. Untuk PCR kita kerja sama dengan BPPT dengan PT Biofarma dan start up. Bahwa 10 produk sudah bisa dihasilkan pada tanggal 2 Mei,” jelasnya.

Baca Juga:  Jubir Gugus Covid-19 Bontang: 2 RS Swasta Disiapkan Jadi RS Rujukan

Nantinya baik metode PCR dan rapid tes akan dilakukan uji validasi menggunakan virus lokal atau local transmission. Akhir Mei 2020 ditargetkan akan menghasilkan 50 ribu unit.

“Bedanya dengan tes kit impor tentunya menggunakan virus di negara-negara tersebut. Kalau produksi kita, menggunakan pengembangan virus local transmission,” katanya.

Artinya, dengan secara mandiri dan memproduksi tes kit sendiri, Indonesia mulai bisa melakukan uji tes dengan jumlah skala masif. Sehingga siapa saja yang terinfeksi Covid-19 bisa terlacak. (jpc)

Print Friendly, PDF & Email
Source: Jawa Pos
Tags: coronamenristekpcrrapid testtest kit
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Italia Resmi Longgarkan Lockdown Hari Ini

Next Post

Sempat Rumahkan Paramedis, RSIB Kembali Beroperasi Normal

Related Posts

Prokes Dilonggarkan, Traveling Tak Perlu PCR-Antigen Lagi
Nasional

Prokes Dilonggarkan, Traveling Tak Perlu PCR-Antigen Lagi

19 Mei 2022, 13:30
Presiden Turunkan Harga Tes PCR Rp 450-550 Ribu
Nasional

Presiden Turunkan Harga Tes PCR Rp 450-550 Ribu

16 Agustus 2021, 18:09
Pilkada Serentak, APD Dibolehkan Jadi Alat Kampanye
Nasional

Epidemiolog UI Sebut Cara Pakai Masker Pemimpin yang Tidak Benar

30 Agustus 2020, 14:30
Kasus Positif Kembali Bertambah, BTG-12 Terpapar Covid-19 Usai dari Sulawesi Barat
Bontang

Bontang Tambah Satu Kasus Non-Klaster Covid-19

28 Agustus 2020, 20:17
Antigen Kandidat Vaksin Covid-19 Indonesia Selesai Oktober
Nasional

Pemerintah Wacanakan 2 Tipe Vaksin Covid, Berbayar dan Gratis

28 Agustus 2020, 18:00
Tak Perlu Masker Bedah atau N95, Warga Cukup Pakai Masker Kain
Bontang

Perwali Protokol Kesehatan Terbit, Mulai Teguran sampai Penahanan

28 Agustus 2020, 14:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Cumi Hitam, Lezat dan Memanjakan Lidah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Amblas di KM 6 Bontang Ditambal Sementara, Perbaikan Total Tunggu Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.