• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Proyeksi di APBD Perubahan, PAD Naik Rp 31 Miliar

by Redaksi Bontang Post
27 Juli 2022, 17:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) telah menghitung target besaran pendapatan asli daerah yang akan dituangkan dalam APBD Perubahan tahun ini. Kabid Perencanaan, Pembukuan dan Pengendalian Operasional (P3O) Vinson mengatakan pada APBD murni jumlah PAD yakni Rp 197.867.895.753. Sementara proyeksi di APBD Perubahan menjadi Rp 229.315.468.528.

“Ada peningkatan sebesar Rp 31.447.572.775,” kata Vinson.

Lonjakan signifikan di pos pajak daerah. Dari target sebelumnya yaitu Rp 108.446.368.921 menjadi Rp 132.367.637.827. Peningkatannya sebesar Rp 23.921.268.906. Peningkatan ini diplot di hampir seluruh pos pendapatan pajak daerah. Minus pajak sarang walet yang justru dirasionalisasi menjadi Rp 1 juta. Dari target sebelumnya Rp 2.576.921.

“Karena memang usaha ini lagi sepi. Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) serta pihak kesehatan kepelabuhan,” ucapnya.

Baca Juga:  Genjot PAD dari Retribusi Parkir, Bakhtiar Desak Pemkot Bentuk UPT

Adapun sektor retribusi daerah justru mengalami penyusutan Rp 593.525.380. Ia menjelaskan dari proyeksi di APBD murni Rp 4.323.926.000 menjadi Rp 3.730.400.620. Penurunan ini terdapat di sektor pelayanan kesehatan di puskesmas, pelayanan kesehatan lainnya yang sejenis, kios pasar, tempat khusus parkir, rumah potong hewan, kepelabuhanan, dan izin mendirikan bangunan.

“Kalau di sektor kesehatan itu karena tren paparan Covid-19 sudah menurun. Itu sumbangsih terbesar sebelumnya. Terkait kios dan parkir khusus karena belum optimalnya di Pasar Tamrin dan Loktuan. Sementara IMB kini sudah dihapus,” ucapnya.

Sementara dari sektor hasil pengelolaan kekayaan daerah juga meningkat seiring masuknya dividen dari PT BME. Sebesar Rp 896.575.673. Namun terjadi penurunan dividen dari Bank Kaltimtara dari proyeksi Rp 3.367.571.000 menjadi Rp 2.951.079.948. Artinya saat ini yang hingga kini belum menyetorkan ke kas daerah yaitu dari Perumda AUJ.

Baca Juga:  Target PAD Kutim Ditingkatkan

“Dari pos itu dari proyeksi Rp 3.367.571.000 menjadi Rp 3.847.655.621. Peningkatannya Rp 480.084.621,” tutur dia.

Sektor terakhir ialah lain-lain PAD yang sah juga mengalami lonjakan. Dari proyeksi awal sebesar Rp 81.730.029.832 menjadi Rp 89.369.774.460. Menurutnya perhitungan ini sudah diserahkan kepada TAPD untuk dibahas bersama Banggar DPRD.

“Kami optimistis besaran pendapatan ini akan tercapai. Bapenda juga melibatkan ketua RT untuk menjadi agen pajak. Untuk mempermudah pengurusan bagi masyarakat,” pungkasnya. (ak)

Tags: PAD
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Satu Tersangka Lahan Bandara Tersangkut Kasus Lain

Next Post

Sandiaga Uno ke Desa Pela, Ingatkan Jaga Populasi Pesut Mahakam

Related Posts

Target PAD Bontang Tahun Ini Turun Rp 3 Miliar
Bontang

Target PAD Bontang Tahun Ini Turun Rp 3 Miliar

13 Juli 2023, 14:22
Tahun Ini PAD Bontang Lampaui Target
Bontang

Tahun Ini PAD Bontang Lampaui Target

27 Desember 2022, 14:08
Belasan Tahun Plasa Taman Tak Setor Retribusi, Pemkot Bontang Berpotensi Merugi Miliaran
Bontang

Belasan Tahun Plasa Taman Tak Setor Retribusi, Pemkot Bontang Berpotensi Merugi Miliaran

29 April 2022, 11:00
Mulai Tahun Ini, Plaza Taman Bontang Sumbang PAD Rp 250 Juta ke Kas Daerah
Bontang

Mulai Tahun Ini, Plaza Taman Bontang Sumbang PAD Rp 250 Juta ke Kas Daerah

28 Maret 2022, 14:57
Genjot PAD, Ketua RT Bakal Dilibatkan sebagai Agen Pajak
Bontang

Genjot PAD, Ketua RT Bakal Dilibatkan sebagai Agen Pajak

25 Januari 2022, 12:28
Pendapatan Kaltim Ditarget Naik Rp 1,2 Triliun
Kaltim

Pendapatan Kaltim Ditarget Naik Rp 1,2 Triliun

29 November 2021, 19:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.