• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Aktivitas Tambang Emas Hitam Ilegal Dekat Kantor Polisi, Pelaku Kabur

by Redaksi Bontang Post
2 Juni 2023, 14:07
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Hasil penelusuran, tim media ini menemukan tumpukan batu bara di kawasan Pelita 8 yang ditinggalkan begitu saja. Tak jauh dari lokasi awal, tambang terselubung juga beraktivitas di dekat permukiman warga.

Hasil penelusuran, tim media ini menemukan tumpukan batu bara di kawasan Pelita 8 yang ditinggalkan begitu saja. Tak jauh dari lokasi awal, tambang terselubung juga beraktivitas di dekat permukiman warga.

Share on FacebookShare on Twitter

Mafia tambang semakin menjadi-jadi. Keluhan soal aktivitas emas hitam yang diduga ilegal di Pelita 8, Kecamatan Sambutan, berdampak pada rusaknya lingkungan hingga banjir ke permukiman warga.

bontangpost.id – Tambang yang diduga kuat tak memiliki izin di kawasan Pelita 8, Kecamatan Sambutan, sangat meresahkan. Imbasnya adalah kerusakan lingkungan, bahkan hingga banjir ke permukiman.

Harian ini menelusuri kawasan tersebut kemarin (1/6). Plang pemkot yang menegaskan di bawah penguasaan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samarinda masih menancap. Menegaskan kawasan tersebut merupakan lahan milik pemerintah Samarinda. Namun, tak dijelaskan berapa luasannya. Menelusuri lebih jauh, ada bekas galian batu bara, danau yang menghijau. Termasuk berdiri bangunan laiknya pondok yang diduga sebagai tempat istirahat para pekerja. Bahkan, akses ke galian batu bara longsor tertutup batu dan tanah.

Baca Juga:  Soal Pemalsuan Izin Tambang, Menko Ekonomi Minta Pemprov Kaltim Lapor Polisi

Bertemu dengan warga sekitar, mencari informasi terkait aktivitas keruk-mengeruk batu bara tersebut. “Terakhir itu sekitar tiga hari lalu. Alat-alatnya sudah keluar, tapi lewat belakang. Kalau hauling memang lewat sini (jalan masyarakat). Memang ada ‘kasih’ sedikit, uang debu lah istilahnya,” sebut warga yang namanya enggan disebutkan namanya.

Selama belasan tahun dia tinggal di kawasan tersebut, ternyata sudah cukup lama aktivitas terselubung itu dilakukan. Warga tersebut menjelaskan, ada sekitar empat penambang silih berganti. “Kalau tidak salah yang terakhir Pak Heri. Manggilnya Haji Heri,” sambungnya.

Mencari informasi lebih jauh, nama lain yang diperoleh harian ini adalah Iwan. “Yang terakhir itu ya Haji Heri itu. Tapi sebelum keluar, sempat minta bikinkan drainase, sama perbaiki jalan,” sambungnya.

Baca Juga:  Bareskrim Ungkap Peran Anak dan Istri Ismail Bolong dalam Kasus Setoran Tambang Ilegal

Masih di sekitar kompleks Perumahan Korpri, ada danau yang di sekitarnya ada dua tumpukan emas hitam. Soal Heri, pria tersebut tak mengetahui pasti alamat kediaman nama yang disebutkannya. “Ngomongnya cuma di Sebulu,” imbuhnya.

Untuk kegiatan hauling, menggunakan aset pemerintah atau jalan masyarakat. Pengangkutan batu bara tersebut dilakukan sejak sore hingga menjelang pagi.

Lokasi selanjutnya berada di jalan tanah, yang juga di kawasan Pelita 8. Jalur pengangkutan batu baranya dari samping Pondok Pesantren Putra Darul Ulum Wadda’wah. Di lokasi kedua, ada empat tumpukan batu bara. Di akses tersebut bahkan sempat terpasang garis polisi (police line). Namun, garis polisi itu diduga sengaja dirusak. “Kalau yang di dekat kantor polisi (Pol Subsektor Sambutan) itu Agus yang kerja,” sambung pria tersebut.

Baca Juga:  Desak Pemerintah Tindak Tambang Ilegal 

Sebelum penelusuran harian ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda pernah menyegel area tersebut. Saat itu ada alat berat beroperasi. Dua alat berat berada di area perumahan, yakni ekskavator dan buldoser. Namun, aktivitas itu hanya mengamankan area milik pemkot. Bahkan, pihak PUPR sempat memanggil penambang yang dimaksud.

Hingga pukul 21.45 tadi malam, kegiatan pertambangan di sana tiarap, alias tidak ada pengerukan atau pengangkutan. (dra/k16)

Tags: Tambang Ilegal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkot Diminta Segera Tangani Turap Ambruk, DPRD Bontang; Jangan Tunggu Parah

Next Post

Endapan Lumpur Setebal Dua Meter di Sungai Api-Api Mulai Dikeruk

Related Posts

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam
Kaltim

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam

14 Mei 2026, 17:00
Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare
Kaltim

Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare

30 Maret 2026, 10:00
Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak
Kaltim

Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak

28 Maret 2026, 11:32
Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan
Kaltim

Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan

17 Maret 2026, 08:16
KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar
Kaltim

KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar

13 Maret 2026, 11:00
Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin
Kaltim

Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin

10 Maret 2026, 14:35

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.