• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Minta Ongkos Tangkap, Buaya Belum Direlokasi 

by BontangPost
8 Mei 2017, 17:47
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
DITANGKAP: Warga Gang Borneo Etam RT 22 Desa Sangatta Utara berhasil memancing buaya berkuran 3 meter, Minggu (7/5) dini hari kemarin. (DEDHY/SANGATTA POST)

DITANGKAP: Warga Gang Borneo Etam RT 22 Desa Sangatta Utara berhasil memancing buaya berkuran 3 meter, Minggu (7/5) dini hari kemarin. (DEDHY/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Buaya yang berhasil ditangkap di RT 22 Desa Sangatta Utara belum direlokasi hingga sore kemarin. Sebab warga yang menangkap buaya itu meminta bayaran.

Hal ini diungkapkan Boedi Isnaeni, Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Taman Nasional Kutai (TNK) Wilayah I Sangatta. Berdasarkan informasi yang dia terima, buaya tersebut tidak jadi diserahkan ke TNK untuk direlokasi. “Informasi dari anggota enggak jadi (relokasi). Karena masih ada tuntutan dari yang nangkap untuk ada ongkosnya,” kata Boedi, melalui pesan singkat, kemarin.

Namun untuk informasi lebih jelas, dia meminta wartawan melakukan konfirmasi ke kantor wilayah I Sangatta yang terletak di Jalan Assyadiyah, Sangatta Utara.

“Enggak jadi diserahkan ke TNK, saya lagi di Bontang. Untuk lebih jelasnya silakan ke Assadiyah (kantor wilayah I Sangatta),” katanya.

Baca Juga:  Disdik Bantah Musala Jadi Ruang Belajar

Dia juga menambahkan pihaknya tidak menyediakan anggaran untuk penangkapan buaya. Apalagi tugas untuk merelokasi buaya adalah tanggung jawab Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

“Ongkos dari mana? Itu pun sebenarnya bukan tugas kami, itu tugas BKSDA,” tulisnya.

Saat dikonfirmasi langsung ke kantor wilayah I Sangatta, Petugas Lapangan Pegumpul Data Keaneka Ragaman Hayati, Hariayadi mengatakan, pihaknya selalu siapa untuk merelokasi buaya hasil tangkapan warga. Agar buaya yang di tangkap bisa kembali ke habitatnya.

“Kami siap untuk melepaskan hewan buas ke habitatnya tersebut, asalkan ada serah terima ke balai TNK tanpa ada embel-embel apapun atau sukarela,” ungkapnya.

Pihaknya juga menjelaskan saat ini daerah sungai Sangkima tepatnya daerah TNK sudah banyak buaya yang direlokasi. Hal ini menjadi pertimbangan pihaknya untuk merelokasi buaya di tempat tersebut, takutnya karena terlalu banyak buaya yang terdapat di sana, membuat pengunjung tempat wisata atau wisatawan resah dengan ancaman buaya.

Baca Juga:  Gelar Razia, Ratusan Kendaraan Dinas Dicek Kelayakan

“Kami berharap semoga ada tempat relokasi baru untuk mengembalikan hewan buas tersebut ke habitatnya, dan jangan sampai buaya yang di relokasi justru malah membahayakan lingkungan sekitar tempat relokasi buaya tersebut,” tuturnya. (hd)

Tags: Sangatta PostSerangan Buaya
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Warga Minta Puskesmas 24 Jam 

Next Post

Oktavius Dua Kali Disambar Buaya 

Related Posts

Pria di Muara Badak Diserang Buaya Usai Buang Air di Tepi Sungai
Kaltim

Pria di Muara Badak Diserang Buaya Usai Buang Air di Tepi Sungai

28 Juli 2026, 10:31
Habitat Menyusut, Buaya Kian Sering Muncul di Pesisir Kutai Timur dan Ancam Pariwisata
Kaltim

Habitat Menyusut, Buaya Kian Sering Muncul di Pesisir Kutai Timur dan Ancam Pariwisata

13 Juli 2026, 14:33
Populasi Dinilai Membahayakan, Wali Kota Bontang Instruksikan Penangkapan Buaya
Bontang

Populasi Dinilai Membahayakan, Wali Kota Bontang Instruksikan Penangkapan Buaya

3 Maret 2026, 15:07
BPJS Akhirnya Aktif, Korban Buaya Loktuan Bontang Masih Berjuang di ICU
Bontang

BPJS Akhirnya Aktif, Korban Buaya Loktuan Bontang Masih Berjuang di ICU

2 Maret 2026, 19:20
Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Kritis, Dirawat Intensif di ICU
Bontang

Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Tak Punya BPJS, Biaya Perawatan Andalkan Urunan

2 Maret 2026, 13:00
Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Kritis, Dirawat Intensif di ICU
Bontang

Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Kritis, Dirawat Intensif di ICU

2 Maret 2026, 07:15

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.