Ketiadaan modal tak membuat Suwardi patah semangat dalam membangun usahanya. Bermodalkan nekat dengan meminjam sertifikat milik temannya sebagai jaminan kala itu, akhirnya Suwardi bisa membeli mesin cetak yang dia pakai untuk menjalankan usahanya.
Bambang, Bontang
Menjalankan usaha studio foto sudah dilakoni Suwardi sejak tahun 1971 silam. Bermula dari usaha milik orang tua, namun di tahun 1999 orang tuanya wafat sehingga dia pun akhirnya mengambil alih usaha itu. Sempat dibuat bingung lantaran tak ada modal, namun tak membuat Suwardi kehabisan akal. Pria kelahiran Bontang, 11 Mei 1967 silam itu memutuskan untuk nekat meminjam sertifikat milik temannya yang dia pakai sebagai jaminan modal. Uang yang dia dapat, akhirnya dipakai untuk membeli mesin cetak yang digunakan untuk menjalankan usahanya. Baginya saat itu, bila tidak memiliki mesin cetak, tentu dia tidak akan bisa menjalankan usahanya. Bila tidak ada usahanya, tentu dia tidak akan mempunyai penghasilan (omset).
“Alhamdulillah, lama-kelamaan sesuai dengan waktu yang disepakati, tanggungan saya kepada teman tadi bisa kelar,” ujar pria yang juga sekretaris komisi II DPRD tersebut.
Prinsip yang selalu Suwardi pegang dari dulu adalah, modal bukanlah hal yang utama dalam menjalankan usaha. Asal ada kemauan, nekat, dan menekuni usaha dengan serius, tentu usaha akan mudah untuk dijalankan.
Terbukti, usai berhasil membeli mesin analog untuk cetak foto, usaha yang diberi nama “Suwardi Photo” perlahan-lahan brand nya mulai dikenal masyarakat. Bahkan, Suwardi Photo kala itu selalu dipercaya untuk meliput kegiatan-kegiatan penting baik acara-acara Pemkot, Perusahaan, pernikahan anak-anak pejabat, hingga masyarakat umum. Bahkan, suami Isnawati itu dalam mengawali usahanya sempat turun langsung ke lapangan sebelum akhirnya dia bisa mempekerjakan 18 orang pegawainya.
Sembari menjalankan usaha, Suwardi juga aktif mengikuti berbagai organisasi baik organisasi kemasyarakatan, maupun organisasi kepemudaan di Bontang. Dari aktif itulah, dirinya juga turut mempromosikan usahanya hingga akhirnya dikenal banyak masyarakat. Bahkan di berbagai event, Suwardi Photo juga turut ikut menjadi sponsorship di berbagai event-event ternama.
Meski saat ini mengalami penurunan lantaran berkembangnya teknologi fotografi dari analog ke digital, namun tak membuat Suwardi patah semangat. Baginya memberikan pelayanan yang prima dan tetap mejaga kualitas produk, menjadi kunci suksesnya untuk tetap dipercaya oleh masyarakat.
Kini dia juga aktif berkecimpung menjadi wakil rakyat di DPRD Bontang. Sebagai anak asli Bontang, motivasi Suwardi menjadi anggota legislatif yakni ingin memberikan kontribusi dalam kemajuan pembangunan Bontang.
“Harapannya, semoga usaha yang saya jalankan masih bisa tetap eksis. Harapan untuk generasi muda, jangan takut untuk memulai berwirausaha. Bila ditekuni, tentu akan tercapai,” pesannya. (bersambung)
Tentang Suwardi
Nama : Drs. Suwardi
TTL : Bontang, 11 Mei 1967
Alamat : Jalan Mulawarman, Gang Arumbia I, Nomor 07 RT 10, Bontang Baru
Orang tua : H Farduwi – Hj Sahari
Istri : Isnawati
Anak : Arif Ahmatullah
Riwayat Pendidikan : Sospol Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda (Untag)
Riwayat Organisasi :
- Mantan Bendahara Umum DPD KNPI Bontang
- Sekretaris HIPMI Bontang
- Pembina Grup Nasyid Raudah Rabbani
- Ketua SSB Bontang Putra Utama (BPU)
- Pembina beberapa klub-klub bola di Bontang







