• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
[the_ad_group id="8923"]
Home Kaltim

Pemprov Kaltim Tagih Kontribusi Perusahaan Tambang, Ajak Kembangkan Kawasan Pangan di Lubang Bekas Galian

by Redaksi Bontang Post
30 Agustus 2024, 10:19
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Lahan bekas tambang di Kalimantan Timur (Kaltim) bakal diarahkan untuk dikelola menjadi kawasan pangan.

Hal tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan tambang untuk menjaga ketahanan pangan di Kaltim.

Dengan harapan, minimal lahan bekas tambang tersebut dapat memenuhi kebutuhan pangan untuk Kaltim sendiri.

Yang selama ini masih mengandalkan pasokan pangan dari Pulau Jawa dan Pulau Sulawesi.

Pesan itu disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik usai menghadiri Rapat Koordinasi dan Sinergitas yang dilaksanakan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim dengan tema “Dalam Upaya Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat yang Berkelanjutan” di Hotel Novotel, Balikpapan, Kamis (29/8).

Dia pun mempersilahkan perusahaan tambang yang beroperasi di Kaltim untuk bebas memilih dan membangun lokasi pada lahan bekas tambang untuk mengembangkan kebutuhan pangan di wilayah Kaltim.

“Silakan perusahaan-perusahaan membangun lokasinya sendiri. Tapi tolong diarahkan kepada persoalan-persoalan komoditas yang kita butuhkan,” katanya kepada Kaltim Post, Kamis (29/8).

Baca Juga:  Gubernur Isran Sebut Izin Tambang Galian C Cukup ke Camat

Akmal Malik melanjutkan komoditas yang dibutuhkan adalah hortikultura seperti sayur-sayuran dan buah-buahan yang selama ini menjadi penyumbang inflasi di Kaltim.

Salahnya satunya adalah kangkung yang sempat menjadi penyumbang inflasi pada awal tahun ini. Jika hal tersebut bisa dipenuhi oleh perusahaan tambang di Kaltim, maka kemandirian pangan akan mulai terbentuk. Dan akan berimbas pada persoalan inflasi yang dapat ditangani dengan baik.

“Kalau lahan kritis bekas tambang itu, ditanami kangkung semua, maka akan membludak. Dan enggak bakal inflasi lagi karena kangkung. Dan kami berharap ketahanan pangan di Kaltim bisa dimulai dari perusahaan-perusahaan ini,” harap pria berkacamata ini.

Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini juga menegaskan bahwa kontribusi perusahaan tambang ini,  bukan terkait dengan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca Juga:  JATAM Ungkap Jaringan Bisnis Tambang yang Dikaitkan dengan Gubernur Sherly

Di mana Akmal Malik menekan bahwa kontribusi ini, berkaitan dengan kesediaan perusahaan tambang untuk menyiapkan lahan bekas tambangnya beserta bibit tanaman hortikultura, untuk digunakan sebagai kawasan pengembangan pangan.

“Karena ini bukan persoalan dana (CSR). Tapi kontribusi dari perusahaan. Saya enggak mau cerita soal dana. Saya ingin ada orkestrasi dan sinergi dalam menanam lahan-lahan kritis itu saja. Persoalan mengucurkan dana itu persoalan masing-masing. Saya enggak mau ikut campur nanti jadi persoalan masalah keuangan ini,” tegas dia.

Akmal Malik juga berjanji akan menyiapkan tenaga untuk membantu mengelola dan mengembangkan lahan bekas tambang. Yang akan dijadikan sebagai kawasan pangan tersebut. “Silakan anda beli bibit sendiri, kalau kurang tenaga, akan kami drop anak-anak sekolah. Anak-anak SMK. Tapi tolong carikan lahannya. Karena mereka yang punya lahan. Tetapi kami akan bergerak bersama-sama membantu menanami lahan tersebut. Kalau soal uang (CSR), saya enggak mau ikut campur,” terang dia.

Baca Juga:  Dishub Ditenggat Tiga Bulan 

Program tersebut, lanjut Akmal Malik sudah berjalan di Bontang. Di mana, kata dia, Pemkot Bontang sudah mengarahkan anak sekolah, Untuk dilibatkan dalam melakukan penanaman terhadap lahan kritis di Kota Taman itu. “Kita akan coba praktik baik yang sudah dilakukan di Bontang ini. Untuk kita laksanakan di daerah-daerah lain di Kaltim,” jelasnya.

Oleh karena itu, Akmal Malik pun berharap perusahaan tambang ini bisa membantu persoalan-persoalan di Kaltim. Terutama dalam membantu pemerintah daerah menyelesaikan persoalan-persoalan, seperti inflasi, lahan kritis, dan ketahan pangan. “Bukan hanya membantu kepentingan mereka saja.  Seperti CSR itu yang diarahkan untuk kepentingan mereka saja.Pertanyaan saya kepentingan pemerintah daerah dibantu, enggak? Kita berharap persoalan daerah persoalan inflasi, lahan kritis, yang riil dihadapi pemerintah daerah bisa dibantu juga,” pungkasnya. (kip)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Bekas galian tambangtambang
ShareTweetSendShare
[the_ad id="77027"]
Previous Post

Maju Pilkada Bontang, Nasrullah Mengundurkan Diri dari PNS

Next Post

16 Dokter Spesialis Dilibatkan Dalam Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon Pilkada Bontang

Related Posts

Rugikan Negara Setengah Triliun, Ini Sosok Direktur Tambang yang Tega Hancurkan Ratusan Rumah Warga di Kaltim
Kaltim

Rugikan Negara Setengah Triliun, Ini Sosok Direktur Tambang yang Tega Hancurkan Ratusan Rumah Warga di Kaltim

24 Februari 2026, 14:00
Kejaksaan Tinggi Kaltim Tahan Direktur Tiga Perusahaan dalam Kasus Dugaan Korupsi Tambang di Kukar
Kaltim

Kejaksaan Tinggi Kaltim Tahan Direktur Tiga Perusahaan dalam Kasus Dugaan Korupsi Tambang di Kukar

24 Februari 2026, 10:10
Wabup Kutim Sentil 38 Perusahaan Tambang, Realisasi PPM Disorot
Kaltim

Wabup Kutim Sentil 38 Perusahaan Tambang, Realisasi PPM Disorot

23 Februari 2026, 18:33
JATAM Ungkap Jaringan Bisnis Tambang yang Dikaitkan dengan Gubernur Sherly
Nasional

JATAM Ungkap Jaringan Bisnis Tambang yang Dikaitkan dengan Gubernur Sherly

19 November 2025, 14:53
Aktivis Soroti Kutim, Lahan Tambang Terluas tapi Belum Lunasi Jaminan Reklamasi di Kaltim
Kaltim

Aktivis Soroti Kutim, Lahan Tambang Terluas tapi Belum Lunasi Jaminan Reklamasi di Kaltim

7 Oktober 2025, 14:46
Rencana Ketahanan Pangan Kaltim Jajaki Pertanian di Lahan Bekas Tambang Jadi Sorotan
Kaltim

Rencana Ketahanan Pangan Kaltim Jajaki Pertanian di Lahan Bekas Tambang Jadi Sorotan

19 Agustus 2025, 09:20

Terpopuler

  • Capaian Pajak Sarang Walet di Bontang Masih Nihil

    Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.