• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

RSUD Sebut Napi Meninggal di Lapas Bontang karena Infeksi Paru dan Gangguan Metabolik di Hati

by Redaksi Bontang Post
13 Maret 2025, 09:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
RSUD Taman Husada sempat melakukan pemeriksaan medis terhadap narapida dari Lapas Klas IIA Bontang yang akhirnya meninggal dunia. (ADIEL KUNDHARA/KP)

RSUD Taman Husada sempat melakukan pemeriksaan medis terhadap narapida dari Lapas Klas IIA Bontang yang akhirnya meninggal dunia. (ADIEL KUNDHARA/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – RSUD Taman Husada buka suara terhadap kematian narapidana dari Lapas Kelas II A Bontang. Pasalnya sebelum meninggal dunia sempat mendapatkan di rumah sakit pelat merah tersebut.

Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Taman Husada dr Tri Ratna Paramita mengatakan pasien laki-laki berusia 25 tahun tersebut mendapatkan pelayanan sekira 02.00 dan langsung diarahkan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Keluhannya saat itu mengalami sesak nafas berat tetapi posisinya masih sadar tapi tidak sepenuhnya,” kata dr Mita.

Selanjutnya pihak rumah sakit langsung melakukan penanganan medis. Mulai dari pemasangan selang oksigen, cairan infus, dan pemberian obat-obatan. Upaya tersebut setelah dilakukan konsultasi dengan dokter spesialis. Berdasarkan pemeriksaan ada infeksi di paru-paru dan gangguan metabolik di hati.

Baca Juga:  Penyelidikan Napi Lapas Bontang Meninggal Diduga karena Disiksa, Polres Periksa CCTv

“Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium adanya gangguan metabolik tersebut memperberat sesaknya,” ucapnya.

Sejatinya pasien sempat hendak dirawat di ruangan ICU. Tetapi pada 06.35 nyawa pasien tidak tertolong. Artinya kurun empat setengah jam berada di ruang IGD. “Tetapi kondisi pasien memburuk hingga gagal nafas dan henti jantung. Dinyatakan tidak tertolong,” tutur dia.

Pihak manajemen RSUD menyatakan penanganan IGD itu secara standar maksimal enam jam. Mita menuturkan mengacu pemeriksaan fisik memang terdapat luka memar di bagian kepala. Dengan diameter sekira 6 hingga 7 sentimeter.

“Hanya penyebabnya kami tidak mengetahuinya,” terangnya.

Terkait dengan pasien sebelumnya menderita TBC, pihak manajemen rumah sakit belum mengetahui secara pasti. Namun sehubungan dengan infeksi paru belum bisa dibuktikan apakah mengarah ke TBC.

“Untuk memastikan TBC atau infeksi karena bakteri harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara pemeriksaan lanjutan belum sempat dilakukan,” sebutnya.

Baca Juga:  Narapidana Lapas Kelas II Bontang Meninggal, Badan Memar dan Luka

Pihak rumah sakit juga telah melakukan visum secara fisik. Selain itu, pemeriksaan penggunaan narkoba juga belum bisa dilakukan karena pasien tidak keluar cairan dari kateter yang telah dipasang.

Sebelumnya, indikasi Daus, narapidana Lapas Kelas IIA Bontang, mengalami penganiayaan sebelum meninggal semakin kuat. Dua orang Lapas Bontang yang mengetahui peristiwa ini menyebut bahwa Daus dimasukkan ke sel isolasi karena kedapatan menguasai narkoba.

Sel isolasi itu oleh penghuni lapas dikenal dengan sebutan kandang macan. Daus menghuni sel itu sejak 21 Februari 2025, bersama rekannya. Di sana, dia kerap mendapat kekerasan.

Kalapas Bontang Suranto tak menampik adanya kekerasan yang dialami Daus. Pihaknya juga telah mengivestigasi masalah ini secara internal, ia menjamin akan memastikan oknum petugas yang terlibat akan mendapat sanksi.

Baca Juga:  Tanggapan Kapolres terkait Autopsi Napi Lapas Bontang yang Meninggal Diduga karena Disiksa

“Kami terbuka. Kalau ada petugas terbukti kontak fisik silakan diproses. Saya sudah peringatkan tidak boleh ada unsur fisik dalam melakukan pembinaan,” ucapnya.

Dugaan kematian WBP tersebut karena sakit. Hal itu berdasarkan hasil visum yang dilakukan di RSUD Bontang.

Ia mengungkapkan, warga binaan tersebut sebelumnya sempat dirawat di klinik lapas karena sakit. Saat kondisi menurun, narapidana kasus narkotika itu langsung dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya menurun.

“Senin (10/3/2025) dini hari itu kami langsung bawa ke rumah sakit. Kemudian dinyatakan meninggal pukul 06.30. Jadi bukan meninggal di dalam lapas,” pungkasnya. (*)

Tags: Lapas Klas II A Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Berduaan di Kamar Hotel, Lima Pasangan Bukan Suami Istri di Bontang Terjaring Razia, Satu Kabur

Next Post

Gerakan Pangan Murah Jilid Kedua di Bontang Dilaksanakan Pekan Depan

Related Posts

Terus Bergulir, Berkas Kasus Investasi Apderis Masih Diteliti Kejaksaan
Bontang

Penyelidikan Napi Lapas Bontang Meninggal Diduga karena Disiksa, Polres Periksa CCTv

22 Maret 2025, 11:30
Sebelum Meninggal, Napi Lapas Bontang Diduga Alami Kekerasan di “Kandang Macan”
Bontang

Tanggapan Kapolres terkait Autopsi Napi Lapas Bontang yang Meninggal Diduga karena Disiksa

19 Maret 2025, 15:27
Keluarga Korban Ungkap Sejumlah Kejanggalan dalam Kasus Kematian Napi di Lapas Bontang
Kaltim

Keluarga Korban Ungkap Sejumlah Kejanggalan dalam Kasus Kematian Napi di Lapas Bontang

14 Maret 2025, 11:00
Saling Lapor Nelayan dan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga, Polres Bontang; Semua Ditindaklanjuti
Bontang

Polisi Dalami Kasus Kematian Narapidana Lapas Bontang, 10 Saksi Dimintai Keterangan

13 Maret 2025, 18:23
Sebelum Meninggal, Napi Lapas Bontang Diduga Alami Kekerasan di “Kandang Macan”
Kriminal

Sebelum Meninggal, Napi Lapas Bontang Diduga Alami Kekerasan di “Kandang Macan”

12 Maret 2025, 11:05
Pengakuan Keluarga Narapidana Lapas Bontang yang Meninggal dengan Badan Memar dan Luka
Bontang

Pengakuan Keluarga Narapidana Lapas Bontang yang Meninggal dengan Badan Memar dan Luka

11 Maret 2025, 15:33

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.