BONTANGPOST.ID, Bontang – Wacana lama pengembangan usaha PT Laut Bontang Bersinar (LBB) kembali digaungkan. Yakni permintaan agar juga bisa mengelola sektor laut. Tidak hanya sektor darat Pelabuhan Loktuan yang dikelola selama ini.
“Normalnya untuk Badan Usaha Pelabuhan itu mengelola darat dan laut. Itu satu paket. Tetapi LBB selama ini masih hanya mengurus sektor darat kurun tiga tahun belakangan,” kata Direktur Utama PT LBB Hariyadi.
Saat ini manajemen masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait perizinan pengelolaan laut. Namun demikian PT LBB juga harus melengkapi sarana dan prasarana sehubungan wacana itu. Mulai dari penyiapan kapal pandu hingga tagboat.“Pandu dan tunda kami masih siapkan,” ucapnya.
Selain itu, PT LBB juga menjaga hubungan yang baik dengan KSOP. Mengingat KSOP ialah perwakilan Kementerian Perhubungan terkait pengawasan kepelabuhanan. Kurun tiga tahun belakangan ini antara keduanya bisa dikatakan dia kurang mesra.
“Ini terbukti beberapa waktu lalu kami mendapatkan perpanjangan kerja sama pengelolaan Pelabuhan Loktuan untuk dua tahun ke depan,” tutur dia.
Proses kerja sama ini terbilang penuh perjuangan. Sebab PT LBB mendapatkan informasi di awal bahwa perpanjangan perjanjian kerja sama hanya berlaku beberapa bulan. Tetapi durasinya terus bertambah.
Diharapkan nantinya dengan pengelolaan aspek laut, PT LBB bisa meraup pendapatan lebih banyak. Saat ini rata-rata pendapatan PT LBB tiap bulannya di angka Rp600 juta. PT LBB juga sedang memberlakukan efisiensi pengeluaran. Salah satunya memotong biaya operasional direktur.
“Kalau persyaratan sudah terpenuhi target kami sesuai visi dan misi terbentuknya PT LBB yakni berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah,” pungkasnya. (kp)







