• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Sikapi Survei KPK, Wawali Bontang; Evaluasi Secara Menyeluruh

by Dwi Kurniawan Nugroho
12 Desember 2025, 11:11
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Menanggapi hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK 2025, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris (AH), menyebut ada sejumlah catatan penting yang perlu segera dibenahi.

Diketahui, nilai SPI Bontang turun dari 77,69 pada 2024 menjadi 73,92 tahun ini. Meski masih berada pada kategori waspada, Bontang turun ke peringkat keempat dari 10 kabupaten/kota di Kaltim.

Agus Haris mengatakan ada tiga faktor utama yang memengaruhi menurunnya skor integritas tersebut. Pertama, persepsi pegawai terhadap pimpinan OPD yang dinilai belum konsisten menjalankan aturan.

Kedua, kurangnya transparansi dalam pengambilan keputusan dan kepemimpinan. Ketiga, pegawai merasa tidak aman melaporkan pelanggaran karena minimnya kepercayaan pada mekanisme pelaporan internal.

“Pastinya kami pemerintah akan melakukan evaluasi. Terutama menekan kepada para kepala OPD untuk menjadi contoh yang baik kepada para bawahannya,” tegasnya.

Baca Juga:  Dugaan Kecurangan Beras Bikin Negara Rugi Nyaris Rp100 Triliun, Begini Modus Operandinya

Ia menambahkan, langkah pembenahan akan dilakukan secara bertahap. Pemerintah akan meminta laporan berkala mengenai progres perbaikan, termasuk proses mutasi dan promosi jabatan.

Penilaian tersebut harus dilakukan secara objektif, bukan berdasarkan kedekatan atau ketidaksukaan personal.

Selain itu, AH menekankan pentingnya disiplin dasar, seperti ketepatan waktu hadir para kepala OPD. Menurutnya, perilaku pimpinan sangat memengaruhi budaya kerja pegawai di bawahnya.

Dalam pelayanan publik, terutama perizinan serta pengadaan barang dan jasa, AH meminta seluruh proses benar-benar sesuai aturan.

Tidak ada “jalan pintas” atau pembayaran yang tidak tercantum. Jika ada biaya resmi, kata dia, harus diumumkan secara terbuka.

“Transparansi ini perlu agar masyarakat percaya, dan pegawai pun taat pada aturan,” ucapnya.

Baca Juga:  Diduga Terlibat Korupsi Dana Hibah, Anggota Panwaslu Diberhentikan Sementara 

Ia juga menegaskan agar kepala OPD terus memberikan arahan kepada pegawai agar bekerja sesuai program dan penetapan RPJMD. Sebab para kepala dinas adalah perpanjangan tangan kepala daerah dalam memastikan kebijakan berjalan.

Ke depan, evaluasi akan dilakukan setiap tiga bulan di seluruh OPD, mulai dari tingkat pimpinan hingga staf. AH mengatakan dirinya akan berkoordinasi dengan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, untuk menyusun langkah pengawasan yang lebih sistematis.

“Kami yakin jika dilakukan secara bertahap dan konsisten, integritas lembaga dan pegawai bisa meningkat,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya Kota Balikpapan meraih peringkat pertama Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK se-Kaltim pada Hari Anti Korupsi Sedunia 2025.

SPI adalah survei nasional yang diselenggarakan oleh KPK untuk memotret integritas lembaga publik (dicerminkan oleh Indeks Integritas Nasional) berdasarkan pengalaman dan persepsi masyarakat (pengguna layanan), pegawai, serta ekspert (ahli).

Baca Juga:  3 Tersangka Kasus Lahan Bandara Bontang Lestari Jalani Sidang Perdana Siang Ini

SPI merupakan media partisipasi publik dalam pencegahan korupsi, dengan mendorong perbaikan layanan dan tata kelola instansi melalui masukan langsung dari publik.

SPI merupakan instrumen resmi KPK yang digunakan untuk memetakan risiko korupsi, mengevaluasi efektivitas upaya pencegahan, memperkuat sistem pengawasan, serta meningkatkan integritas di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Kepala Inspektorat Kota Balikpapan, Silvia Rahmadina, mengungkapkan apresiasi dan rasa syukur atas prestasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah serta dukungan masyarakat.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya. (*)

Tags: kasus korupsiSurvei KPK
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Skor Demokrasi Kaltim Anjlok ke Peringkat 14 Nasional, Kebebasan Berpendapat dan Partisipasi Publik Melemah

Next Post

Bontang Siap “Perangi” Ormas Bermasalah untuk Jaga Iklim Investasi

Related Posts

Kejari Bontang Temukan Kejanggalan Lift Pasar Tamrin Rp3,7 Miliar, Komponen Diduga Dirakit di Balikpapan
Bontang

Kejari Bontang Temukan Kejanggalan Lift Pasar Tamrin Rp3,7 Miliar, Komponen Diduga Dirakit di Balikpapan

24 Oktober 2026, 13:10
Empat Terdakwa Korupsi Lahan Labkesda Bontang Ajukan Kasasi Usai Vonis Banding Diperberat
Kriminal

Empat Terdakwa Korupsi Lahan Labkesda Bontang Ajukan Kasasi Usai Vonis Banding Diperberat

15 Desember 2025, 16:57
Hasil Survei KPK Tempatkan Kutim Daerah Paling Rentan Korupsi di Kaltim, Ini Kata Bupati
Kaltim

Hasil Survei KPK Tempatkan Kutim Daerah Paling Rentan Korupsi di Kaltim, Ini Kata Bupati

12 Desember 2025, 19:05
Hasil SPI KPK 2025 Kaltim; Pemkab Kutim Paling Rentan Korupsi, Berikut Peringkat Bontang
Kaltim

Hasil SPI KPK 2025 Kaltim; Pemkab Kutim Paling Rentan Korupsi, Berikut Peringkat Bontang

10 Desember 2025, 21:36
Kasus Korupsi RPU di Kutim Mengemuka, Bupati Pilih Tidak Berkomentar
Kriminal

Kasus Korupsi RPU di Kutim Mengemuka, Bupati Pilih Tidak Berkomentar

7 Desember 2025, 14:25
Tiga Orang Ditetapkan Tersangka Korupsi RPU Kutim, Polda Kaltim Pamerkan Barang Bukti Rp7 Miliar
Kriminal

Tiga Orang Ditetapkan Tersangka Korupsi RPU Kutim, Polda Kaltim Pamerkan Barang Bukti Rp7 Miliar

3 Desember 2025, 19:53

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.