• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Antrean Solar Bersubsidi di Bontang Berubah, Pemkot Uji Sistem Antrean Dua Hari

by BontangPost
27 Juli 2026, 20:22
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
Barisan kendaraan mengantre untuk mendapatkan bahan bakar jenis Solar di sekitar SPBU Tanjung Laut, Bontang. Pemkot Bontang kini menyiapkan sistem terintegrasi guna mencegah penumpukan antrean. (FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP)

Barisan kendaraan mengantre untuk mendapatkan bahan bakar jenis Solar di sekitar SPBU Tanjung Laut, Bontang. Pemkot Bontang kini menyiapkan sistem terintegrasi guna mencegah penumpukan antrean. (FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Mekanisme antrean pembelian solar bersubsidi di SPBU Tanjung Laut mulai diatur oleh Pemkot Bontang. Langkah ini bertujuan mengurai kepadatan antrean sekaligus membatasi praktik penguasaan nomor antrean oleh pihak tertentu. Skema baru tersebut masih berstatus uji coba dan akan terus dievaluasi sebelum diterapkan secara lebih luas.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Sekkot Bontang Moch Arif Rochman mengatakan, perubahan sistem dilakukan setelah pemerintah menerima banyak keluhan dari masyarakat, terutama terkait sulitnya memperoleh nomor antrean setiap hari.

Menurutnya, selama ini kuota antrean yang dibuka setiap hari berkisar 150 hingga 160 nomor. Kondisi tersebut membuat banyak kendaraan tidak kebagian antrean, sementara keesokan harinya mereka harus kembali bersaing dari awal.

“Untuk sementara kami mengubah metode antreannya. Kalau sebelumnya antrean dibuka untuk kebutuhan satu hari, sekarang dibuka sekaligus untuk dua hari,” kata Arif, Minggu (26/7/2026).

Dalam skema baru itu, jumlah antrean yang diterbitkan langsung menjadi sekitar 300 nomor. Namun, nomor tersebut dibagi untuk dua hari pelayanan, masing-masing sekitar 150 kendaraan per hari. Dengan demikian, pemilik nomor antrean sudah mengetahui jadwal pengisian sejak awal dan tidak perlu kembali berebut antrean setiap hari.

Baca Juga:  Kendaraan Pencari BBM Subsidi di SPBU Mengular, Pemkot dan DPRD Cari Solusi

Arif menjelaskan, pola tersebut juga diharapkan dapat mengurangi peluang oknum yang selama ini diduga mampu memperoleh nomor antrean setiap hari menggunakan berbagai cara. “Kalau sistemnya dua hari sekali, otomatis kesempatan orang yang setiap hari mendapatkan antrean menjadi lebih kecil. Ini yang ingin kami kurangi,” ucapnya.

Meski demikian, pemerintah menyadari skema tersebut masih memiliki potensi kekurangan. Salah satunya apabila masyarakat gagal memperoleh nomor antrean pada periode tertentu, maka mereka harus menunggu hingga periode antrean berikutnya.

Karena itu, Pemkot Bontang memilih menerapkan sistem tersebut dalam bentuk uji coba terlebih dahulu sambil memantau dampaknya di lapangan. “Kami tetap evaluasi terus. Ini masih tahap percobaan. Kalau ternyata efektif dan tidak menimbulkan persoalan baru, tentu akan dilanjutkan,” tutur dia.

Baca Juga:  Sanksi bagi Sopir Truk yang Melanggar, dari Penilangan hingga Blokir Barcode BBM Subsidi

Selain solusi jangka pendek, pemerintah juga menyiapkan pembenahan sistem antrean dalam jangka panjang. Saat ini Bagian Perekonomian dan SDA telah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk membangun sistem antrean digital yang terintegrasi.

Melalui sistem tersebut, seluruh antrean pembelian solar di beberapa SPBU nantinya akan berada dalam satu platform sehingga setiap kendaraan hanya dapat memperoleh satu nomor antrean pada satu SPBU dalam satu periode.

Arif menuturkan, konsep tersebut serupa dengan sistem antrean layanan di fasilitas kesehatan maupun Samsat yang telah menggunakan basis digital terpusat. “Ke depan kami ingin dibuatkan sistem yang terintegrasi. Jadi masyarakat hanya bisa memperoleh satu antrean di satu SPBU. Tidak bisa lagi hari ini mendapat antrean di satu SPBU lalu berpindah ke SPBU lain untuk mengambil antrean lagi,” terangnya.

Baca Juga:  Video Antrean Truk yang Mengisi BBM di SPBU Tanjung Laut sampai Bukit Indah

Menurutnya, sistem tersebut diyakini akan membuat distribusi solar bersubsidi lebih adil karena peluang setiap kendaraan memperoleh kuota menjadi lebih merata. Namun, penerapan kebijakan itu belum dapat dilakukan di seluruh SPBU penyalur solar bersubsidi. Untuk saat ini, uji coba difokuskan di SPBU Tanjung Laut karena memiliki pola distribusi yang lebih memungkinkan dibandingkan SPBU lain.

Sementara itu, SPBU AKWI masih dalam tahap kajian lantaran pasokan solar di lokasi tersebut tidak tersedia setiap hari. Dalam satu pekan, distribusi solar hanya dilakukan sekitar dua hingga tiga kali sehingga memerlukan pengaturan berbeda. Adapun SPBU di kawasan Kilometer 3 dan Kilometer 8 belum dapat menerapkan pola serupa karena melayani banyak kendaraan lintas daerah, sehingga karakteristik antreannya dinilai lebih kompleks. (ak/riz/kp)

Tags: Antrean BBMantrean solar
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Vonis Korupsi Bimtek Dishub Bontang Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, Tiga Terdakwa Dipenjara 1 Tahun

Next Post

Pria di Muara Badak Diserang Buaya Usai Buang Air di Tepi Sungai

Related Posts

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Meski Dianggap Ilegal, Pengecer BBM di Bontang Tetap Difasilitasi DPRD
Bontang

Meski Dianggap Ilegal, Pengecer BBM di Bontang Tetap Difasilitasi DPRD

31 Agustus 2026, 11:12
Pertamina Luruskan Isu Kuota Pertalite Bontang, Bukan Dikurangi tapi Diatur agar Cukup hingga Akhir Tahun
Bontang

Pertamina Luruskan Isu Kuota Pertalite Bontang, Bukan Dikurangi tapi Diatur agar Cukup hingga Akhir Tahun

31 Agustus 2026, 09:26
Di Balik Antrean Panjang SPBU Bontang, BIN: Jangan Sepelekan Keberadaan Pengetap
Bontang

Di Balik Antrean Panjang SPBU Bontang, BIN: Jangan Sepelekan Keberadaan Pengetap

29 Agustus 2026, 14:40
DPRD Bontang Geram SBM Pertamina Mangkir Rapat, Jurnalis Disebut Ikut Diblokir
DPRD Bontang

DPRD Bontang Geram SBM Pertamina Mangkir Rapat, Jurnalis Disebut Ikut Diblokir

28 Agustus 2026, 13:20
Antrean di SPBU Bontang Mengular, Pertalite Eceran Dijual Rp14 Ribu, Pertamax Tembus Rp20 Ribu
Bontang

Antrean di SPBU Bontang Mengular, Pertalite Eceran Dijual Rp14 Ribu, Pertamax Tembus Rp20 Ribu

25 Agustus 2026, 16:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.