BONTANGPOST.ID, Bontang – Sebanyak 252 murid baru kelas X SMA Negeri 1 Bontang menjalani tes urine mendadak, Kamis (30/7/2026).
Kepala SMA Negeri 1 Bontang, Kusman Dima, mengatakan tes urine tersebut menyasar seluruh peserta didik baru sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekolah.
Menurutnya, kegiatan itu menjadi bagian dari upaya pengawasan, mitigasi, sekaligus pembinaan agar siswa tidak terjerumus dalam pergaulan yang berisiko.
“Kami menggunakan anggaran Bosda (Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah). Ke depan, kegiatan seperti ini kami rencanakan bisa dilaksanakan secara rutin,” ujarnya.
Pelaksanaan tes urine itu bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang. Kepala BNNK Bontang, Lulyana Ramdhani, mengapresiasi langkah SMAN 1 Bontang yang dinilai proaktif melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak awal masa pendidikan siswa.
Dari hasil pemeriksaan terhadap 252 sampel urine, tidak ditemukan satu pun siswa yang terindikasi menggunakan narkotika. “Alhamdulillah hasilnya seluruhnya negatif,” katanya.
Lulyana menyebut, SMAN 1 Bontang menjadi sekolah pertama di Kota Bontang yang menggelar tes urine bagi siswa baru pada tahun ajaran ini. Menurutnya, langkah tersebut patut dicontoh oleh sekolah lain mengingat ancaman penyalahgunaan narkoba kini mulai menyasar kalangan pelajar.
“Kami berharap sekolah-sekolah lain juga melakukan hal serupa sebagai bentuk mitigasi dan deteksi dini agar anak-anak tidak terjerumus penyalahgunaan narkoba, khususnya sabu,” pungkasnya. (*)







