• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Sebut Sediakan Air Racun untuk Warga, JATAM Kaltim Tolak Lubang Tambang Dijadikan Air Baku

by Redaksi Bontang Post
16 September 2026, 16:00
in Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
0
Lubang bekas tambang batu bara berair di Kaltim yang ditolak JATAM untuk dijadikan sumber air baku. (IST)

Lubang bekas tambang batu bara berair di Kaltim yang ditolak JATAM untuk dijadikan sumber air baku. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Rencana pemerintah memanfaatkan air dari lubang bekas tambang sebagai sumber air baku di sejumlah wilayah Kaltim membuka masalah lama soal bagaimana pemerintah menangani jejak kerusakan lingkungan yang ditinggalkan industri ekstraktif tersebut.

Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Kaltim menolak rencana tersebut. Menurut mereka alih-alih menjadi solusi, pemanfaatan air lubang tambang dinilai berisiko bagi kesehatan dan lingkungan. Kebijakan itu juga dikhawatirkan menggeser perhatian dari akar persoalan krisis air di Kaltim.

Divisi Advokasi dan Basis Data JATAM Kaltim, Windy Pranata, mengatakan keterbatasan air tak bisa hanya dijelaskan karena fenomena El Nino. Musim kemarau yang lebih panjang memang berpengaruh terhadap ketersediaan air. Tapi, tekanan itu terjadi di tengah perubahan bentang alam dan deforestasi yang menyertai aktivitas pertambangan.

Baca Juga:  Simsalabim, Air Minum Bekas Tambang
Menurutnya, pemerintah perlu melihat krisis air secara lebih menyeluruh. Termasuk menelusuri dampak kebijakan pemanfaatan ruang dan pemberian izin yang mengubah kondisi lingkungan. “El Nino memang memperpanjang musim kemarau, tetapi dampaknya menjadi jauh lebih parah karena obral izin deforestasi pada masa lalu yang tak pernah dievaluasi hingga kini,” kata Windy, Selasa, 15 September 2026.

Usul memanfaatkan air dari void justru berpeluang mengaburkan persoalan pembiaran lubang bekas galian tetap menganga yang tak kunjung dibenahi hingga kini. Apalagi, kualitas air di lubang tambang besar kemungkinan mengandung air asam tambang dan logam berat yang dapat menimbulkan dampak jika pemanfaatannya tidak didahului kajian serta pengolahan memadai.

Baca Juga:  Air Eks Lubang Tambang Disebut Laik Konsumsi

Menjadikan air bekas lubang tambang sebagai alternatif air baku merupakan kebijakan yang berbahaya. Air di lubang tambang berpotensi mengandung air asam tambang serta logam berat yang dapat mencemari tanah, air permukaan, dan air tanah,” ujarnya.

Karena itu, JATAM Kaltim meminta pemerintah tidak menjadikan lubang bekas tambang sebagai opsi untuk mengatasi persoalan ketersediaan air. Pemerintah dinilai perlu memastikan kewajiban perusahaan pertambangan terhadap area bekas operasinya benar-benar dijalankan.

Reklamasi dan penutupan lubang tambang menjadi langkah yang didorong organisasi tersebut. Bukan mengubah fungsi lubang bekas tambang untuk kepentingan lain, melainkan mengembalikan tanggung jawab kepada perusahaan sesuai kewajiban hukum.

Windy menegaskan, aktivitas pertambangan membawa konsekuensi terhadap lingkungan. Tanggung jawab atas konsekuensi itu semestinya tidak dialihkan kepada kebutuhan baru yang berpotensi melahirkan persoalan tambahan.

Baca Juga:  DPRD Kutim Ungkap Potensi Pencemaran Lingkungan oleh Perusahaan Tambang PT APE

“Solusi yang benar adalah memastikan perusahaan menutup dan mereklamasi lubang tambang sesuai kewajiban hukum, bukan mengubahnya menjadi peruntukan lain. Apalagi menyediakan air racun untuk warga,” pungkasnya. (KP)

Tags: air bakubekas lumbang tambangeks kolam tambangKolam tambang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PHM Bontang Siapkan 500 Massa Geruduk PLN, Desak Pemadaman Bergilir Dihentikan

Next Post

Bontang Diselimuti Asap, DLH Klaim Kualitas Udara Sedang, AccuWeather Sebut Tidak Sehat

Related Posts

Kinerja Pengawasan Tambang Kaltim Lemah, Jatam: Lubang Tambang, Pelanggaran, dan Ancaman Serius Ekologis
Lingkungan

Kinerja Pengawasan Tambang Kaltim Lemah, Jatam: Lubang Tambang, Pelanggaran, dan Ancaman Serius Ekologis

28 Desember 2025, 13:22
DPRD Kutim Ungkap Potensi Pencemaran Lingkungan oleh Perusahaan Tambang PT APE
Kaltim

DPRD Kutim Ungkap Potensi Pencemaran Lingkungan oleh Perusahaan Tambang PT APE

17 April 2025, 12:06
Anggaran Tak Kunjung Diajukan, Dewan Tunda Pembahasan Lokasi Pemakaman Bontang Barat
DPRD Bontang

Komisi III DPRD Bontang Kukuh Air Kolam Bekas Tambang Dialirkan ke Warga

29 Agustus 2023, 10:04
Kebutuhan Area Genangan Bendungan Marangkayu, 535 Hektar Lahan Belum Dibebaskan
Bontang

Banyak Cara Mengairi Bontang

26 Agustus 2023, 16:57
Bontang

Simsalabim, Air Minum Bekas Tambang

26 Agustus 2023, 16:31
Anak 11 Tahun Tenggelam di Kolam Bekas Tambang Tenggarong
Kaltim

Anak 11 Tahun Tenggelam di Kolam Bekas Tambang Tenggarong

25 Juni 2023, 16:37

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.