BONTANGPOST.ID, Bontang – Penerapan tarif parkir progresif di Bontang City Mall (BCM) mulai terlihat pada penerimaan pajak daerah. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang mencatat setoran pajak parkir dari BCM meningkat sekitar Rp3 juta dalam pembayaran periode terbaru.
Kepala Bapenda Bontang, Natalia Trisnawati, mengatakan pembayaran pajak untuk masa parkir Agustus yang disetorkan pada September mencapai sekitar Rp21 juta.
“Yang pelaksanaannya di bulan Agustus itu bayarnya di September, ada di Rp21 juta,” kata Natalia, Jumat (25/9/2026).
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pembayaran pajak untuk masa parkir Juli yang disetorkan pada Agustus. Saat itu, setoran dari BCM berada di kisaran Rp18 juta.
“Di bulan sebelumnya, Juli, pembayarannya Agustus ada di Rp18 juta,” ujarnya.
Dengan adanya selisih tersebut, Bapenda mencatat kenaikan penerimaan sekitar Rp3 juta. Namun, Natalia belum ingin menarik kesimpulan lebih jauh mengenai dampak penerapan sistem progresif terhadap penerimaan pajak parkir.
Menurutnya, penerapan mekanisme tersebut masih tergolong baru sehingga baru satu periode pembayaran yang dapat dijadikan bahan perbandingan.
“Setelah pengenaan progresif itu kan baru kami melihat satu bulan,” tuturnya.
Bapenda akan melihat pembayaran pada bulan-bulan berikutnya untuk mengetahui apakah kenaikan tersebut terus berlanjut atau hanya terjadi pada periode tertentu.
Natalia menjelaskan, sistem progresif pada layanan parkir berkaitan dengan durasi kendaraan berada di area parkir. Tarif akan dikenakan berdasarkan rentang waktu yang telah ditentukan.
“Progresifnya dua jam kalau enggak salah. Bukan satu jam,” ungkapnya.
Penerimaan dari pajak parkir tersebut masuk dalam Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Jasa Parkir. Untuk 2026, Pemkot Bontang menetapkan target PBJT Jasa Parkir sebesar Rp439,609 juta.
Hingga Agustus 2026, realisasi penerimaan telah mencapai Rp212,345 juta atau sekitar 48,30 persen dari target tahunan.
Bapenda masih akan melakukan pemantauan terhadap setoran pajak parkir BCM pada periode berikutnya. Data tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi untuk melihat perkembangan penerimaan setelah diterapkannya sistem parkir progresif. (ak)







