• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Kurangi Beban APBD, ADD Dipakai untuk Belanja Aset Desa 

by BontangPost
26 Agustus 2017, 12:03
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
KURANGI BEBAN: Kawasan  pedalaman masih banyak membutuhkan sentuhan pembangunan.(IST)

KURANGI BEBAN: Kawasan  pedalaman masih banyak membutuhkan sentuhan pembangunan.(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

Bappeda Masih Buat Kajian

SANGATTA – Krisis keuangan yang kembali menerpa, membuat Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berpikir keras agar program pembangunan tidak ikut berdampak besar. Khususnya di wilayah pedalaman yang masih butuh banyak sentuhan pembangunan.

Salah satu upaya yang tengah dilakukan adalah, dengan mengkaji kemungkinan pemerintah desa bisa membiayai belanja aset desa menggunakan anggaran yang bersumber dari anggaran dana desa (ADD) ataukah dari sumber-sumber sah lainnya yang ada di desa. Kajian ini dilakukan agar kebutuhan belanja aset desa kedepan tidak lagi sepenuhnya dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kutim, Sumarjana mengatakan sebenarnya untuk belanja kebutuhan dan aset desa tidak terlalu membebani APBD Kutim. Karena pada dasarnya juga akan dibiayai oleh APBD, baik secara langsung maupun melalui Anggaran Dana Desa (ADD) yang sebenarnya bersumber dari APBD. Namun kajian ini lebih ditujukan kepada belanja aset desa.

Baca Juga:  7 Desa Diamuk Angin Kencang Disertai Hujan

“Masih kami kaji kemungkinannya,” ucap Sumarjana.

Menurut dia, jika belanja pengadaan lahan untuk keperluan aset desa dibiayai melalui anggaran dana desa (ADD) ataukah dari anggaran sah lainnya yang bersumber desa sendiri, maka otomatis aset tersebut akan langsung menjadi aset desa. Namun jika belanja pengadaan aset tersebut dibiayai melalui APBD maka akan menjadi aset pemerintah kabupaten. Sehingga, desa belum bisa langsung memiliki.

“Sementara untuk dijadikan aset desa maka perlu proses kembali,” lanjutnya.

Sumarjana mengaku, hingga saat ini pihaknya belum memasukkan besaran nilai untuk kebutuhan belanja aset desa pada draf rancanangan APBD Kutim 2018. Akan tetapi, sudah ada usulan masuk dari beberapa desa terkait rencana pembelian lahan untuk kebutuhan sarana pusat pemerintahan desa. Desa yang kini dikepung perusahaan sebagai pihak ketiga tentu bisa bersinergi untuk bisa lebih meringankan beban belanja daerah pada APBD.

Baca Juga:  DPRD Nasehati Pemkab Kutim 

“Adanya sinergitas antara APBD, anggaran desa dan bantuan pihak ketiga, kami yakin proses pembangunan bisa bergerak lebih cepat. Karena APBD Kutim nantinya akan dialokasikan untuk kebutuhan pembangunan yang lebih mendesak,” tutur Sumarjana. (aj)

Tags: ADDSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Target BPJS Belum Terpenuhi, Tahun ini Upayakan Rampung 70 Persen 

Next Post

Terkait Anggaran Pembayaran Honor Kepsek, Bappeda Tunggu Kepastian DBH

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.