• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

4 Pawang Gagal Tangkap Buaya, Warga Sepakat Minta Bantuan Pemerintah 

by BontangPost
4 Januari 2017, 13:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
MASIH RESAHKAN: Empat pawang gagal melakukan penangkapan buaya pelita.Sehingga warga setempat sepakat untuk menggaet pemerintah secara penuh. (Dok/Radar Kutim)

MASIH RESAHKAN: Empat pawang gagal melakukan penangkapan buaya pelita.Sehingga warga setempat sepakat untuk menggaet pemerintah secara penuh. (Dok/Radar Kutim)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Sedikitnya sudah empat pawang yang didatangkan untuk menangkap buaya di bawah kolong bangsalan H. Fadlan di Gang Pelita Jalan Wolter Mangunsidi desa Sangatta Utara kecamatan Sangatta Utara. Namun, hingg saat ini belum membuahkan hasil. Empat pawang tersebut gagal total menjinakkan buaya muara tersebut.

Lantaran merasa gagal, warga setempat bersepakat untuk meminta bantuan pemerintah secara total. Warga meminta, semua instansi yang terkait dipemerintah dapat dilibatkan dalam penanganan buaya tersebut. Seperti halnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tim SAR, kepolisian dan TNI.

“Kita diminta polisi untuk membuat surat resmi dalam penanganan buaya pelita ini. Karena hari ini (2/1) masih libur, kemungkinan besok (3/1) kita akan surati. Tetapi, selain melibatkan pemerintah, kita juga tetap akan libatkan pawang,” ujar Ketua RT 08, Gang Pelita, Daryanto.

Baca Juga:  Rapat Penentuan Kadar Zakat di Kutim, Tertinggi Rp 35.000, Terendah Rp 25.000

Dalam penangkapan tersebut, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada tim eksekusi. Besar kemungkinan, lantai dan sebagian dinding rumah akan dicungkil untuk memudahkan petugas dalam penangkapan. Tidak ada permasalahan dalam pencungkilan tersebut. Sebab, pemilik bangsalan sudah mengaminkan asal dikembalikan seperti semula.

Tidak hanya teknik pencungkilan, penyedotan air juga menjadi salah satu pertimbangan.  “Kita sudah siapkan tukang untuk mencungkil. Kemungkinan, minggu-minggu ini sudah bisa kita kerjakan. Pemilik rumah juga sudah oke,” katanya.

Penangkapan dikebut lantaran keberadaan buaya tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat sekitar. Karena, hampir setiap waktunya keluar dari sarang dan masuk kepemukiman warga. Padahal, didaerah tersebut banyak terdapat anak-anak. Jika tetap dibiarkan, maka dikhawatirkan akan memakan korban jiwa. “Kalau dari yang saya tau, ada empat buaya yang besar-besar. Semuanya berukuran dua meter. Tetapi tidak menutup kemungkinan masih banyak lagi yang berukuran kecil,” katanya.

Baca Juga:  Dua Kurir Narkoba 14,02 Kg Bisa Mendekam di Nusa Kambangan

Sementara itu, Pj. Kepala Desa Sangatta Utara, Durrahman, mengatakan, sebelum tanggal 20 Desember lalu, dirinya bersama Ketua RT 53, Pawang dan Tim BPBD sudah melakukan penanganan untuk menangkap buaya tersebut namun belum berhasil.  Sebab, buaya berada di bawah kolong rumah masyarakat. Untuk mempermudah penangkapan, timnya harus melakukan pembongkaran terhadap lantai rumah. “Kita akan melakukan penanganan kembali secepatnya,” kata Durrahman.

Sedangkan Wakil Buapti Kutim, Kasmidi Bulang, mengaku jika pemerintah sedang mengkaji tempat penangkaran buaya. Mengenai lokasi masih belum ditentukan, namun kedepannya penyediaan penangkaran buaya diharapkan selain untuk mengurangi populasi buaya yang berkeliaran di Sungai yang dekat dengan pemukiman masyarakat juga dapat menjadi tempat belajar dan menjadi objek wisata yang menghasilkan pendapatan bagi daerah. “Penakaran masih kita akan kaji,” katanya singkat. (dy)

Baca Juga:  Penakaran Buaya Kutim Dibangun Tahun Ini
Tags: buayakutimpawang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pelaku-Korban Ada Hubungan Keluarga, Kasus Cabul Berakhir Damai

Next Post

Bontang Tuan Rumah Prakualifikasi Aqua DNC 2017 

Related Posts

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar
Kaltim

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar

25 September 2026, 15:18
Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit
Kaltim

Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit

21 Juli 2026, 16:05
DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026
Kaltim

DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026

3 Juli 2026, 18:44
Remaja Diserang Buaya Saat Bantu Perbaiki Kapal di Tanjung Limau Bontang
Bontang

Remaja Diserang Buaya Saat Bantu Perbaiki Kapal di Tanjung Limau Bontang

24 Maret 2026, 17:29
Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau
Kaltim

Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau

25 Februari 2026, 15:54
Petaka di Tengah Banjir Bengalon, Nenek dan Cucu Diserang Buaya Saat Bermain Air
Kaltim

Petaka di Tengah Banjir Bengalon, Nenek dan Cucu Diserang Buaya Saat Bermain Air

19 Februari 2026, 12:59

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.