• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Diskes-KB Peduli Kesehatan Warga Bontang 

by BontangPost
22 September 2017, 06:00
in Advertorial
Reading Time: 2 mins read
0
EDUKASI: Diskes-KB memberikan pengetahuan mengenai bahaya serta upaya pencegahan beredaran obat-obat tipe G di Kota Taman kepada penjual obat.(DISKES-KB FOR BONTANG POST)

EDUKASI: Diskes-KB memberikan pengetahuan mengenai bahaya serta upaya pencegahan beredaran obat-obat tipe G di Kota Taman kepada penjual obat.(DISKES-KB FOR BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Berikan Pendampingan, Pembinaan, dan Edukasi Terkait Bahaya Obat

BONTANG –  Maraknya kasus peredaran obat keras dan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza) akhir-akhir ini, menggerakkan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) untuk menggelar rapat koordinasi, Selasa (19/9) lalu di Ruang Rapat Bhakti Husada I Diskes-KB.

Tampak hadir Plt Sekretarias Daerah (Sekda) Artahnan serta jajaran Diskes-KB. Pada rapat tersebut, Diskes-KB mengundang sebanyak 56 pengelola apotek perorangan serta apoteker, klinik swasta, rumah sakit, toko obat, termasuk penjual jamu Kota Bontang untuk duduk bersama membahas bahaya serta upaya pencegahan beredarnya obat-obat tipe G di Kota Taman.

Plt Kadiskes-KB dr. Bahauddin, MM menerangkan, Diskes-KB memiliki tugas melindungi serta bertanggung jawab terhadap kesehatan masyarakat Kota Bontang dari penggunaan obat keras, napza, maupun jenis obat lainnya seperti Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol (PCC).

Baca Juga:  Berkunjung ke Icon+, Sinergi dengan Program Smart Regency

Untuk itu, melalui rapat ini ia beserta jajaran Diskes-KB akan melakukan pendampingan dan pembinaan secara berkala dan menyeluruh kepada semua sasaran rumah sakit, apotek, klinik swasta, dan produsen obat lainnya. Juga melakukan edukasi ke sekolah-sekolah yang ada di Kota Bontang.

“Tanpa edukasi, tentu para pelajar tidak akan paham terkait bahaya penggunaan obat-obat tipe G tersebut. Kami perlu memberikan pemahaman kepada adik-adik kita, sehingga mereka dapat memproteksi diri. Tidak menutup kemungkinan ada jenis obat baru seperti PCC, pil koplo dan lainnya yang bermunculan. Ini seperti fenomena gunung es,” urainya.

Pada kesempatan itu, ia mengimbau peserta yang hadir untuk dapat memilah serta meneliti konsumen yang hendak membeli barang (obat). Jika menemukan masyarakat yang mencurigakan dalam memberikan resep, segera hubungi dokter terkait. Teruntuk masyarakat Bontang, janganlah mudah terpengaruh terhadap penyalahgunaan obat-obatan. Jangan mudah mencontoh, utamanya kepada anak-anak.

Baca Juga:  “Perencanaan Harus Relevan”

Bahauddin berharap, agar semua elemen dapat bersinergi, bekerja sama untuk menjaga keamanan Kota Bontang dari kasus penyalahgunaan obat keras dan napza. “Pahami undang-undang, lakukan praktik kefarmasian sesuai dengan ketentuan yang berlaku, penyediaan barang (obat) sesuai dengan standar,” tutur dia.

Sementara itu, Kasi Farmasi Diskes-KB drg. Asiah, MM mengatakan, peran Diskes-KB sendiri memberikan pendampingan dan pembinaan secara berkala dan menyeluruh, tim Farmasi Diskes-KB akan mendata serta membuat laporan terkait penggunaan narkotika dan psikotropika kepada tempat-tempat penjualan obat atau apotek.

“Secara detail akan kami tanyakan, bagaimana cara penyimpanan, penyaluran, dan pembeliannya. Juga bagaimana cara memberikan edukasi kepada pasien apabila diberikan obat-obat sejenis psikotropika dan napza,” paparnya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) mengeluarkan aturan Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Obat-obat Tertentu yang Sering Disalahgunakan, diantaranya Tramadon, Triheksifenidil, Chlorpromazine, Amitriptyline, dan Haloperidol. “Jenis obat-obat yang sering digunakan tetapi ada pengawasannya, legal digunakan karena dalam pengawasan BPOM,” kata dia.

Baca Juga:  Stitek Wujudkan Bontang Smart City

Disamping itu, upaya lanjutan Diskes-KB kepada masyarakat Kota Taman yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui program Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat). Lanjut Asiah, ini merupakan upaya pemerintah guna mewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan obat secara tepat dan benar.

“Rencananya, pencanangan Gema Cermat akan dirangkaikan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN), 12 November mendatang. Sasarannya masyarakat biasa, kader, dokter, semua elemen masyarakat. Ini menjadi sebuah gerakan bersama untuk mengedukasi masyarakat agar cerdas dalam menggunakan obat,” tutupnya. (ra/adv)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: advertorialdinkes
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam 

Next Post

HEBAT!!! Pupuk Kaltim Juara 2 Annual Report Award 2016 

Related Posts

Jelang Natal, Diskes Minta Jangan Ada Anjangsana
Bontang

Jelang Natal, Diskes Minta Jangan Ada Anjangsana

21 Desember 2020, 11:00
BPJAMSOSTEK Serahkan Data Calon Penerima Bantuan Subsidi Upah, Sebanyak 1,1 Juta Pekerja Asal Kalimantan
Advertorial

BPJAMSOSTEK Serahkan Data Calon Penerima Bantuan Subsidi Upah, Sebanyak 1,1 Juta Pekerja Asal Kalimantan

25 Agustus 2020, 15:00
Dukung Program Bantuan Subsidi Upah Pemerintah, BPJAMSOSTEK Kumpulkan Rekening Peserta
Advertorial

Dukung Program Bantuan Subsidi Upah Pemerintah, BPJAMSOSTEK Kumpulkan Rekening Peserta

12 Agustus 2020, 07:30
BPJAMSOSTEK Bontang Beri Pelatihan Gratis untuk Mantan Pekerja Terdampak Covid-19
Advertorial

BPJAMSOSTEK Bontang Beri Pelatihan Gratis untuk Mantan Pekerja Terdampak Covid-19

11 Agustus 2020, 12:31
Seluruh Pedagang Pasar di Bontang Bakal Dilindungi BPJAMSOSTEK
Breaking News

Seluruh Pedagang Pasar di Bontang Bakal Dilindungi BPJAMSOSTEK

7 Agustus 2020, 10:11
Panen Hadiah Simpedes BRI, Nasabah Muara Badak Boyong Mobil
Advertorial

Panen Hadiah Simpedes BRI, Nasabah Muara Badak Boyong Mobil

27 Juli 2020, 15:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana 10 Persen Nelayan Muara Badak Dipersoalkan, Polisi Lakukan Pemantauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.