Momentum Bangkitkan para Santri, Peserta Diprediksi Capai 7.500 Orang
Tepat di Hari Santri Naisonal (HSN) mendatang, kirab santri akan kembali digelar di Kota Taman.
Bambang, Bontang
Sukses menggelar kirab santri di tahun lalu yang diikuti sekira 7.500 peserta, tahun ini Forum Komunikasi Santri Bontang (FKSB) kembali menggelar agenda serupa. Kegiatan yang digelar tepat di Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober mendatang itu diprediksi akan lebih semarak dan pesertanya tak kalah dari tahun sebelumnya.
Selain dari kalangan santri, peserta kirab nantinya juga akan diikuti oleh berbagai unsur masyarakat baik dari anak-anak TK/TPA/TQA, sekolah-sekolah mulai dari jenjang SD-SMA, madrasah dinniyah, pondok pesantren, majelis taklim, maupun organisasi kemasyarakatan lainnya.
Start dari Lapangan MTQ Jalan Parikesit, rute jalan peserta dijadwalkan akan menuju ke Jalan Awang Long melewati Kodim 0908-BTG – Jalan MH Thamrin melewati Plaza Taman Ramayana – Jalan R. Suprapto melewati RS Amalia- Jalan Ahmad Yani melewati kantor Bontang Post – Jalan Pattimura melewati gedung Nahdatul Ulama (NU), dan terakhir finish di Stadion Bessai Berinta (lang-lang).
“Melalui kirab santri ini kita ingin membangkitkan lagi semangat di kalangan para santri tentang bagaimana kiprah santri terdahulu dalam memperjuangkan kemerdekaan melalui resolusi jihad 22 Oktober 1945 lalu,” kata Ketua FKSB, Mulkan Adzima, (11/10) kemarin.
Hingga kini, persiapan jelang pelaksanaan pun terus dimatangkan panitia. Salah satunya dengan melakukan technical meeting kepada para peserta. Mulkan berujar, meskipun technical meeting telah dilaksanakan, namun bukan berarti pendaftaran sudah ditutup. Bagi yang belum mendaftar kata dia, masih tetap bisa mendaftar ke panitia.
Selain kirab santri, di rangkaian Hari Santri Nasional tersebut juga akan diisi berbagai kegiatan pra kirab. Diantaranya pada Minggu (8/10) lalu telah dilaksanakan kelulusan Pencak Silat Pagar Nusa di Masjid Sabilun Najah, Jalan Soekarno-Hatta, Bontang Lestari. Selanjutanya pada 13-15 Oktober mendatang, juga akan dilakukan diklat terpadu dasar Anshor di Gedung NU Bontang. Dan pada Sabtu (21/10) malam, akan digelar pembacaan salat nariyah dan pemutaran film Sang Kiai di gedung NU Bontang. Terakhir, Minggu (22/10) pagi akan digelar kiran santri sebagai puncak dari seluruh rangkaian acara.
“Harapnnya di momentum ini, para santri tidak tergerus oleh zaman, serta terus berkontribusi agar bisa mempertahankan bangsa Indonesia,” tukasnya. (***)







