• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pengurangan TK2D Bukan Wacana

by BontangPost
21 November 2017, 11:02
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Foto wajah: Irawansyah dan Zainuddin

Foto wajah: Irawansyah dan Zainuddin

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA -Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) di lingkungan Pemkab Kutim tampaknya akan mendapat kabar buruk.

Dilema keberadaan 9.542 TK2D di sejumlah instansi tak ada habisnya, bila tak segera berujung pemberhentian Sumber Daya Manusia (SDM) yang hanya numpang nama.

Dalam rapat koordinasi Pemkab Kutim kemarin (20/11), persoalan tersebut menjadi salah satu isu yang paling sengit dibahas.

Pengurangan sekira 3.500 TK2D di lingkungan Pemkab Kutim tak akan menjadi sekedar wacana.

Isu tersebut terang dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kutim Zainuddin, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim Irawansyah.

Zainuddin mengatakan, dari sekira sembilan ribu TK2D yang tercatat di pemkab Kutim, sebagiannya disinyalir tak aktif dalam bertugas.

Baca Juga:  Banyak Kapal Bantuan Tak Dimanfaatkan

Tak sedikit isu yang beredar di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) bahwa banyak TK2D yang jarang pergi ke kantor. Meakipun datang hanya sebatas numpang duduk.

“Tapi, laporan resminya belum sampai kepada pihak kami,” ujar dia, kemarin.

Maka dari itu, pihaknya atas persetujuan kepala daerah akan melakukan evaluasi berupa pantauan absensi di setiap OPD.

Tanda kehadiran para TK2D akan disetor ke BKD, sehingga menjadi pengetahuan terkait tingkat kehadiran.

“Absensi akan menjadi salah satu pegangan untuk menilai kinerja TK2D. Akan kami seleksi ketat untuk pemberhentian terhadap 3. 500 TK2D itu. Kami target sebelum Desember 2017 semua absensi sudah terkumpul,” kata lelaki yang karib disapa Zai tersebut.

Baca Juga:  Pasien Sembuh, Minta Masyarakat Pakai Masker 

Sementara itu, Sekda Kutim Irawansyah menegaskan, momen ini akan menjadi ajang evaluasi bagi kepegawaian. Jadi, tak hanya TK2D, sorotan juga bakal berlaku untuk pegawai negeri sipil (PNS).

Diterangkannya, hasil laporan evaluasi nanti tak hanya disampaikan ke BKD, instansi lainnya yakni Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kutim juga menjadi eksekutor untuk menilai dari sisi administrasi.

“Jadi, BPKAD akan menilai untuk keperluan TPP para pegawai. Agar anggaran yang disediakan pemerintah bisa efektif digunakan, tidak mubazir,” ujar mantan sekretaris DPRD Kutim tersebut.

Adapun perkara masa kerja TK2D, Irawansyah tidak pasti menjamin mereka semua.

“Sebab, bisa saja ada TK2D yang sudah lama bekerja di pemkab, tapi ternyata dia malas-malasan, dan jarang masuk. Makanya, yang dinilai ada banyak aspek, tidak hanya masa kerja saja, kerajinan dan kualitas kerja juga jadi penentu,” kata Irawan. (dy)

Baca Juga:  Perangkat Desa Belum Gajian
Tags: pemkab kutimSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Program BPJS Dihadang Banyak Kendala

Next Post

Potensi PAD Ratusan Juta Terbuang

Related Posts

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham
Kaltim

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham

8 Desember 2025, 19:06
Utang Proyek PL Mulai Dibayar
Breaking News

Janji Dilunasi Pemkab Kutim, Kontraktor Masih Resah

21 Januari 2019, 19:20
Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang
Pemkot Bontang

Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang

3 Januari 2019, 18:01
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • (1) Madura United vs Borneo FC (1)  Penuhi Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.