• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Natal Kasih Terindah

by M Zulfikar Akbar
25 Desember 2017, 11:55
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Catatan
Adiel Kundhara

Catatan Adiel Kundhara

Share on FacebookShare on Twitter

Natal adalah kisah kasih yang terindah

KasihNya selamatkan setiap dosa manusia

Natal adalah kisah kasih yang terindah

Tuhan beserta kita Immanuel.

Begitulah sepenggal lirik dari lagu Natal  Kasih Terindah yang dipopulerkan 5 Divo. Grup vokal yang digawangi oleh Sammy Simorangkir,  Rio Febrian,  serta beberapa jebolan jawara Indonesian Idol.  Dengan beat yang cepat lagu ini melambangkan ungkapan sukacita.  Dimana tepat hari ini (25 Desember,  Red.) umat Kristiani merayakan hari lahirnya Yesus Kristus.

Berbagai gereja mempercantik ‘dirinya’ sejak awal bulan ini dengan pohon cemara yang melambangkan hidup kekal di segala musim,  lampu Natal,  beserta atribut lainnya.  Dibalut dengan nuansa warna merah,  hijau,  dan emas.

Bahkan,  pengurus gereja jauh-jauh hari sudah mempersiapkan kabar sukacita ini mulai dari membentuk panitia, menyusun konsep acara perayaan,  hingga berlatih pujian dan paduan suara.

Namun belakangan ini, situasi kontras terjadi di Indonesia. Kewaspadaan meliputi jutaan umat ketika menyuarakan lagu Malam Kudus.

Pasalnya, aksi terorisme terjadi ketika memasuki bulan Desember.  Kondisi ini menjadi sebuah paradoks,  ketika keceriaan anak kecil berubah menjadi tegang ketika melihat puluhan aparat membawa sepucuk senjata untuk mengamankan jalannya ibadah.

Masih ingat terlintas di benak ketika 7 tahun yang lalu 12 gereja mendapat serangan teror di malam Natal.

Mulai dari Batam,  Mojokerto,  hingga ibukota negara ini diserang secara serempak oleh oknum yang ingin memecah-belah persatuan.

Padahal, negara ini dibentuk oleh keberagaman,  baik itu suku,  ras,  maupun agama. Jika menelisik sejarah,  tentunya kondisi ini bukan yang diinginkan oleh sang proklamator ketika merebut kemerdekaan.  Pertanyaannya mengapa ini bisa terjadi? Beberapa hari lalu 19 terduga teroris juga berhasil ditangkap oleh Densus 88 Mabes Polri dari tiga wilayah yakni Jawa Timur,  Pekanbaru, dan Sumatera Selatan. Penangkapan ini dilakukan dalam kurun waktu 3 hari yakni mulai tanggal 9 hingga 11 Desember.

Belum lagi,  larangan mengucapkan selamat hari Natal menjadi topik yang selalu muncul mendekati hari lahirnya Mesias. Beberapa orang mengatakan haram untuk mengucapkannya. Alhasil, perdebatan terjadi di sosial media.

Lantas,  bagaimana dengan kaum Kristiani di Bontang?  Beberapa hari lalu saya ditugaskan oleh redaktur untuk menanyakan perihal situasi ini kepada beberapa pendeta di kota Taman. Redaktur pun terkejut melihat hasil wawancara kendati saya sudah dapat memprediksi sebelumnya. Tidak ada rasa ketakutan dalam merayakan Natal.

Mengapa demikian?  Umat Kristiani identik dengan salib yang melambangkan penebusan. Namun,  ada pesan kasih baik secara vertikal maupun horizontal di dalamnya.

Secara vertikal menandakan hubungan dengan Tuhan. Sementara makna horizontal ialah kasih kepada sesama baik itu seagama maupun antar agama.

Hal ini selaras dengan nats Yohanes 3:16 yang berbunyi karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Menandakan kasih Tuhan terhadap manusia yang tak bisa lepas dari kungkungan dosa. Cerminan itulah yang menjadi pegangan umat Kristiani untuk meneladani kasih Kristus. Mari sambut Natal dengan kasih.  Selamat hari Natal. (*)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Malam Tahun Baru, Disdamkartan Siagakan Personil

Next Post

Simulasi Alokasi Kursi Dewan Tetap 25

Related Posts

8 Manfaat Meninggalkan Rokok Elektrik Vape
Nasional

Polri Larang Anggota Aktif dan PNPP Gunakan Vape, Berlaku di Seluruh Indonesia

3 November 2026, 15:00
Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat
Bontang

Rekam Jejak AST, Mantan Pimpinan Ponpes Bontang yang Kini Jadi Tersangka

3 November 2026, 12:05
Banjir Bontang Belum Tuntas, Pengendalian Hulu Jadi Kunci Utama
Bontang

Polder Satimpo dan Tanggul Gunung Elai Disiapkan untuk Atasi Banjir Bontang

3 November 2026, 11:30
Kaltim

Komisioner KPU Samarinda Masuk Daftar Tersangka Korupsi Bisnis Batu Bara Rp31 Miliar

3 November 2026, 10:34
Miliki Pabrik Urea Terbesar di Asia Tenggara, PKT Siap Dominasi Pasar Asia Pasifik
Pupuk Kaltim

Dukung Operasional Pabrik Soda Ash, PKT Mulai Bangun Dermaga 11

3 November 2026, 09:44
Ancam Bakar Rumah, Ayah di Samarinda Perkosa Anak Kandung Puluhan Kali Selama 7 Tahun
Bontang

Mantan Pimpinan Pondok Pesantren di Bontang Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

3 November 2026, 08:32

Terpopuler

  • Ancam Bakar Rumah, Ayah di Samarinda Perkosa Anak Kandung Puluhan Kali Selama 7 Tahun

    Mantan Pimpinan Pondok Pesantren di Bontang Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak AST, Mantan Pimpinan Ponpes Bontang yang Kini Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Listrik Padam hingga Pukul 22.00, Aktivitas Belajar dan Usaha di Bontang Terganggu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Dugaan Investasi Pengusaha Fashion Bontang Segera Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.