SANGATTA – Camat Kongbeng, Furkani membantah keras jika beberapa desa di daerahnya menghentikan pelayanan kepada masyarakat. Dirinya menyatakan kabar tersebut hanya hoax alias tidak benar.
Pernyataan ini disampaikannya setelah ramai dibincangkan jika salah satu desa di Kongbeng yakni Desa Marga Mulya memberikan pengumuman kontroversial.
Dalam pengumuman tersebut bertuliskan, sehubung tunjangan kinerja, penghasilan tetap dan operasional kantor desa tidak cair, maka mulai tanggal 02 Januari 2018 sampai dengan waktu yang belum ditentukan pelayanan kantor desa tutup.
Hal ini terkuak setelah beredarnya beberapa foto pengumuman dugaan penghentian pelayanan di kantor desa. Lantaran diduga belum cairnya anggaran desa.
Diantara foto penguman tersebut ialah Desa Batu Timbau, Desa Suka Rahmat, Desa Rantau Pulung, dan Desa Marga Mulya sendiri.
“Tidak ada yang tutup. Kemarin (2/1) dan hari ini (3/1) pelayanan buka. Bahkan kepala desa datang. Jadi itu hanya hoax. Itu tidak benar,” ujar Furkani saat mengklarifikasi kepada Sangatta Post melalui telpon, Rabu (3/1) malam kemarin.
Dirinya menduga pula, pengumuman tersebut ada yang memanfaatkan. Karena kebenaran pengumuman itu masih laik dipertanyakan. Jikapun benar, perlu pula kajian. Apakah bersungguh sungguh atau hanya mencari perhatian pemerintah.
“Jadi kami tegaskan lagi, itu tudak benar. Tidak ada yang libur. Pelayanan tetap jalan,” tegasnya lagi.
Tak bijak jika pelayanan tersebut dihentikan. Karena hal itu akan berimbas buruk bagi masyarakat.
“Kami juga akan kumpulkan desa. Kita ini abdi. Jadi harus siap layani masyarakat. Jadi saya pastikan semua berjalan lancar,” katanya. (dy)







