• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Beras Impor Lebih Dilirik, Petani Padi Hijrah ke Perkebunan

by BontangPost
19 Januari 2018, 11:00
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
ILUSTRASI(NET)

ILUSTRASI(NET)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Para petani padi di Kutim masih dijajah produk beras impor. Padahal, produk lokal dipastikan lebih berkualitas karena lebih segar, dan lekas diperoleh. Namun apa daya, kemasan beras impor yang lebih menarik menjadi pemikat hati warga lokal.

Kepala Dinas Pertanian Kutim melalui Kasi Pasca Panen dan Pemasaran Hajrah mengatakan saat ini tidak dapat dimungkiri bahwa masih banyak produk impor yang digunakan warga di Kutim. Hal itu sudah menjadi tren di kalangan masyarakat, karena iklan dan kemasan produk luar Kaltim terlihat lebih menarik perhatian.

Padahal, terang dia, kualitas beras lokal dapat dipastikan lebih baik ketimbang impor. Sebab, beras hasil panen petani di Kutim bisa langsung diperoleh, tanpa menggunakan pengiriman melalui jalur kapal yang memakan waktu berhari-hari sehingga menggunakan bahan pengawet makanan. “Justru produk padi Kutim lebih sehat,” ucap Hajrah saat dijumpai diruang kerjanya, Rabu (17/1).

Baca Juga:  Muhammadiyah Minta Jaga Persatuan

Dia memastikan, harga jual rata-rata beras petani Kutim dapat dibeli dengan harga Rp 10 ribu per karung, yakni sekira 250 gram. Sementara beras impor yang kebanyakan didatangkan dari Jawa dan Sulawesi, dijual dengan harga yang relatif sama, yakni Rp 10 ribu per karung sekira 250 gram.

Dia tidak menampik, saat ini sudah mulai banyak petani padi yang bergeser ke bidang perkebunan sawit. Diduga, karena petani ingin mendapat penghasilan lebih banyak, sebab di Kutim memang banyak ditemui perkebunan sawit dari perusahaan maupun rakyat.

“Tapi, ada beberapa kelompok tani yang masih mempertahankan usahanya di bidang padi. Yakni, di Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, dan di Kecamatan Kaubun. Sebab, mereka memiliki semacam kontrak penjualan ke perusahaan sekitarnya, sehingga memiliki kepastian pasar,” ulas dia. (dy)

Baca Juga:  Lintas Agama Kutim Bersatu Cegah Perpecahan 
Tags: beras imporpetaniSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Daerah ini Usulkan 220 Formasi CPNS

Next Post

Belum Ada Aturan, Dishub Tak Bisa Menindak Truk Pasir

Related Posts

3 Juta Ton Beras Impor Bakal Banjiri RI Tahun Ini
Nasional

3 Juta Ton Beras Impor Bakal Banjiri RI Tahun Ini

9 Januari 2024, 16:00
Pemerintah Impor Beras, Petani Makin Terpuruk
Nasional

Pemerintah Impor Beras, Petani Makin Terpuruk

24 Desember 2022, 17:00
Petani Korban Banjir Bontang Diusulkan Dapat Bantuan
Bontang

Petani Korban Banjir Bontang Diusulkan Dapat Bantuan

21 Juni 2022, 11:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.