SANGATTA – Cabang Olahraga Bowling menyiapkan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018. Karena belum memiliki venue atlet berlatih rutin di Bontang.
Pengurus Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Kutim,sekaligus atlet satu-satunya dari Sangatta, Chairudin menjelaskan dirinya sangat senang menyambut datangnya porprov. Ia menyiapkan diri sebaik mungkin demi mengharumkan Kutim.
“Saya menyambut baik Porprov Kaltim. Sebagai tuan rumah, segala upaya telah kita lakukan. Latihan rutin dilaksanakan seminggu dua kali,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Udara Dinas Pehubungan (Dishub) Kutim, saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.
Dirinya memaparkan beberapa kendala yang dihadapi saat persiapan Porprov. Tidak adanya venue di Kutim menjadi masalah terberat. Hal tersebut disebabkan defisitnya anggaran daerah. Mengharuskan dirinya berlatih di Bontang dengan anggaran pribadi.
“Saat ini kan sedang defisit. Sementara saya latihan di Bontang dengan dana sendiri. Yang penting berlatih saja. Hal tersebut juga bermanfaat bagi saya dalam upaya kesiapan fisik dan mental saya,” ujarnya.
Pasalnya membangun venue membutuhkan anggaran besar, yakni sekira Rp 7 miliar. Hal tersebut menjadi alasan belum dibangunnya arena bowling di Kutim.
“Mahal sekali dana pembangunan venue. Jadi kita pakai yang di Bontang saja,” tuturnya.
Ia optimis bahwa atlet tuan rumah akan mendapatkan dua medali emas. Meskipun akan bersaing dengan atlet PON asal luar daerah. Pasalnya berkaca pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kaltim lalu, mereka mendapat dua emas. Sehingga hal tersebut menjadi pemicu mereka untuk meraih kembali medali kemenangannya.
“Kejurda lalu kami dapat dua emas. Ya target kami bisa mendapatkan penghargaan yang sama,” ucapnya.
Sebagai pelatih, dirinya pun menyiapkan delapan atlet. Empat dari tim putra dan empat putri. Namun hanya enam saja yang bertanding. Sisanya menjadi pemain cadangan.
“Kita sudah menyiapkan. Jumlah atlet tidak menjadi masalah. Semuanya memadai. Hanya tinggal memantapkan diri dalam pra porprov,” tutupnya. (*/la)







