• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Gubernur “Kritik” Rizal Effendi 

by BontangPost
9 Maret 2018, 11:34
in Breaking News
Reading Time: 3 mins read
0
FOTO WAJAH: Awang Faroek Ishak(MUBIN/METRO SAMARINDA)

FOTO WAJAH: Awang Faroek Ishak(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Majunya Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kaltim menggantikan mendiang Nusyirwan Ismail, mendampingi Andi Sofyan Hasdam sebagai calon gubernur, dipertanyakan Gubernur Awang Faroek Ishak. Gubernur menyebut, sampai kemarin dirinya belum mendapatkan surat pemberitahuan majunya orang nomor satu di Kota Minyak itu.

Gubernur mengatakan, sesuai peraturan perundang-undangan (UU), setiap pejabat negara apakah itu gubernur, wali kota, atau bupati yang maju di Pilkada, wajib mengajukan surat berhenti dari jabatan. Terutama saat mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

“Sampai hari ini (kemarin, Red.), saya belum menerima pernyataan berhenti dari pak Rizal sebagai wali kota. Dengan dasar pertimbangan itulah saya membuat surat ke Kemendagri sebagai kepanjangan tangan presiden, bahwa Wali Kota Balikpapan akan ikut Pilkada,” katanya, Kamis (8/3) kemarin.

Baca Juga:  INGAT!!! Kampanye Dilarang Bawa Anak

“Dari surat itu, Mendagri menyetujuinya dengan membuat surat kepada saya untuk pengunduran diri wali kota. Dengan dasar itulah, saya memiliki dasar untuk memberikan izin cuti. Tidak bisa ujuk-ujuk langsung izin cuti diberikan. Harus ada dasarnya,” sambungnya.

Menurutnya, jika semua prosedur di atas telah dilakukan, maka saat pendaftaran di KPU, cukup menyerahkan menyerahkan surat pernyataan mengundurkan diri. Seperti yang dilakukan Rusmadi sebagai Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim. Maupun Syaharie Jaang sebagai Wali Kota Samarinda.

“Rusmadi dan Jaang juga begitu. Begitu mau ditetapkan, harus ada keputusan dari presiden. Biasanya keputusan presiden memang agak lambat. Tapi minimal ada keputusan dari menteri untuk menyatakan menyetujui pengunduran diri wali kota,” katanya.

Kepada awak media, Gubernur juga menepis isu yang berkembang, bahwa penunjukan Pejabat Sementara (Pjs) yang akan menggantikan Wali Kota Balikpapan, dapat langsung diisi oleh wakil wali kota, dalam hal ini Rahmat Mas’ud. Ia mengaku, bahwa yang demikian tidak benar dan tidak bisa dilakukan.

Baca Juga:  Terkait Plh, Gubernur Belum Pikirkan Nama

Kata dia, mekanisme pergantian tetap dilakukan atas dasar persetujuan Gubernur. “Saya diperintahkan menunjuk pejabat (sementara) wali kota. Tidak benar otomatis wakil langsung naik, seperti yang banyak diulas di media. Itu kewenangan gubernur, untuk menunjuknya. Yang mengangkat wali kota dan wakil wali kota, presiden. Bukan DPRD dan gubernur. Jadi saya hanya melurukan dan mengingatkan saja, jangan sampai salah langkah. Nanti yang disalahkan saya,” tuturnya.

Ia menegaskan, baik KPU dan Rizal, belum ada satupun yang melakukan komunikasi dengannya. Apalagi memberitahukan dalam bentuk surat resmi. Karenanya, dia menilai, pencalonan Rizal sebagai cawagub baru berdasarkan versi wartawan atau pemberitaan.

“Baik KPU ataupun pak Rizal tidak pernah komunikasi. Apalagi surat. (Kalau ada) surat baru saya terima pagi tadi. Tapi saya katakan kaji dulu. Karena kemarin waktu minta izin pak Jaang, kayak itu juga. Ada pernyataan berhenti dari Jaang pada waktu mau mendaftar. Lalu saya tanya lagi Depdagri, jabatan wakil walikota perlu diisi nggak, tapi katanya cukup satu saja,” ujarnya.

Baca Juga:  Nusyirwan Geser Darlis di Poling Cawagub Kaltim

“Makanya, saya tunjuk pak Zairin Zein sebagai Pjs Wali Kota Samarinda. Begitupun (seharusnya) Wali Kota Balikpapan. Begitu dia (Rizal, Red.) mengundurkan diri, saya akan menunjuk pejabat dari provinsi untuk jadi pejabat wali kota,” tandasnya. (drh)

Tags: kritikMetro Samarindapilgub kaltim 2018Sofyan-Rizal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Diduga Terlibat Korupsi Dana Hibah, Anggota Panwaslu Diberhentikan Sementara 

Next Post

Meiliana, Honorer yang Sukses Jadi Sekprov Kaltim 

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.