• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Sempat Heboh Pelakor, Para Istri Resah

by BontangPost
11 April 2018, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi (Net)

Ilustrasi (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Pelakor, alias perempuan perebut suami orang, ternyata sangat meresahkan para perempuan di Kutim. Beberapa kejadian yang sempat tersiar tentang retaknya rumah tangga karena pelakor di Kutim memang sempat membuat heboh.

Terdapat beberapa kejadian pertikaian rumah tangga di Kutim yang terpantau oleh media ini. Namun, tidak sampai ke ranah hukum. Bahkan, satu kejadian sempat direkam oleh warga, saat seorang istri memergoki suaminya yang sedang bersama pelakor di suatu cafe di Kecamatan Sangatta Utara beberapa waktu lalu. Peristiwa itu sempat menjadi viral di media sosial.

Kejadian ini yang sempat tersorot masyarakat. Belum lagi keluhan di beberapa media sosial yang disebarkan  di forum Sangatta.

Asisten I Setkab Kutim Mugeni mengatakan pelakor di Kutim yang terdengar aksinya saat ini jumlahnya masih sedikit. Meski memang, keberadaannya tetap harus diwaspadai. Namun, hal itu bukan sepenuhnya  menjadi sumber keretakan rumah tangga. Banyak faktor lainnya.

Baca Juga:  Pembenahan TPA Tunggu Kajian

“Tidak sepenuhnya keretakan rumah tangga disebabkan pelakor. Kejadian perselingkuhan di rumah tangga juga sebenarnya disebabkan para suami yang tergoda, sehingga dia yang memulainya,” ujar Mugeni, usai menjadi pemateri suatu acara seminar tentang waspada terhadap pelakor, di Komplek Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Selasa (10/4).

Dia mengimbau agar perempuan yang sudah berumah tangga di Kutim harus pandai merawat dan mempercantik diri.

“Kalau istri di rumah cantik, tentu suami akan senang. Tapi kalau istri sudah malas mempercantik diri untuk suaminya, maka jangan salahkan bila pasangannya tergoda oleh perempuan yang cantik di luar rumah,” paparnya.

Ketua Bidang Sosial Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kutim, Amanah mengatakan belakangan ini pelakor mulai marak membuat resah para ibu rumah tangga di Kutim. Meski jumlahnya sedikit, tapi beberapa kasus yang terjadi membuat para perempuan resah ketika mendengarnya.

Baca Juga:  Hari Buruh Yang Adem Ayem 

“Bagi para pelakor di Kutim, kami minta sebaiknya cari saja lelaki yang belum memiliki istri. Jangan mendekati suami orang lain, karena itu membuat rumah tangga orang berantakan,” kata Amanah meminta kepada para pelakor.

Sebelumnya,  Bupati Kutim Ismunandar mengaku sudah tidak asing lagi dengan kata pelakor. Bahkan dirinya dengan lancar menyebutkan kata tersebut.

“Sekarang yang wanita bukan selingkuh lagi namanya. Tetapi pelakor atau perebut laki orang,” kata Ismunandar belum lama ini.

Dirinya mengaku, laporan pelakor hingga akhir 2017 ini mengalami penurunan. Tidak seperti sebelumnya.

“Alhamdulillah sudah berkurang laporan anggota Korpri,” katanya.

Tak ingin kasus ini marak di Kutim, dirinya langsung memerintahkan sekda untuk mendata laporan tersebut. Jika benar maka karirnya akan terancam.

Baca Juga:  Bupati Angkat Bicara Soal Pengangkatan TK2D Jadi PNS 

“Saya ingatkan kepada sekda, kalau ada anggota Korpri suami atau istri yang ceraikan maka diancam jabatannya sedang sedang saja,” kata Ismu.

Lebih mendalam,  Valakor atau Pelakor adalah perebut pasangan lelaki atau perebut suami orang lain. Istilah baru buat pemicu keributan.

Lazimnya, istilah ini digunakan untuk menyebut para wanita yang menjadi orang ketiga dalam hubungan rumah tangga seseorang.

Terlepas dari kata pelakor, sebenarnya lebih dulu juga sudah ada istilah untuk menggambarkan seorang wanita yang menjadi orang ketiga.

Dulu, istilahnya adalah WIL, atau wanita idaman lain. Sementara jika pelakor, alias perebut lelaki orang, si wanita terkesan jahat karena berusaha merebut, memiliki yang bukan haknya. (dy)a

Tags: PelakorSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Waspada, Bocah 3 Tahun Nyaris Diculik

Next Post

Jalin Komunikasi Keluarga, Cegah Gangguan Pelakor

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.