• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pasar Ilegal Kembali Dikeluhkan

by BontangPost
11 April 2018, 11:06
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Harga cabai merah besar alami gejolak harga, seiring berkurangnya pasokan dari petani lokal.

Harga cabai merah besar alami gejolak harga, seiring berkurangnya pasokan dari petani lokal.

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA- Salah satu faktor minimnya pengunjung Pasar Induk Sangatta (PIS) ialah karena maraknya pasar ilegal yang tersebar di beberapa titik di Sangatta Utara. Diantaranya,  kawasan Jalan Poros Yos Sudarso 4, APT. Pranoto, dan Karya Etam.

Mulai dari pedagang sayur mayur,  ikan,  buah,  dan lainnya.  Semua lengkap tersedia.  Tempatnya pun  cukup strategis.  Berada di kawasan pemukiman warga. Yakni di bibir jalan utama.  Mengenai hargapun jauh lebih terjangkau.

“Masalah paling utama ialah pasar-pasar ilegal. Kalau banyak pasar di luar PIS,  wajar saja  warga enggan berbelanja ke sini (PIS),” ujar Leha salah seorang pedagang di PIS.

Leha berharap semua pasar yang dinyatakan ilegal dapat segera ditertibkan. Tidak pandang bulu.Semua warga diwajibkan berbelanja di PIS. Hal ini sesuai dengan janji-janji sebelumnya.

Baca Juga:  DPS Kutim Capai 219 ribu

“Jika tidak ditertibkan,  maka kami yakin PIS tak akan ramai.  Karena warga akan berfikir lebih baik belanja di pinggir jalan ketimbang di PIS. Nah itu yang tidak kami harapkan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kutim meminta kepada semua pedagang dapat bergabung di PIS. Aktivitas perdagangan diharapkan berkumpul  di PIS. Dengan begitu,  masyarakat fokus berbelanja di pasar tradisional tersebut.

“Ya semestinya memang harus satu tempat saja.  Yakni di PIS.  Kami harap bisa bergabung di PIS.  Apalagi,  akan ada pembangunan baru yakni pasar ikan bersih di PIS,” katanya.

Dirinya juga meminta kepada UPT pasar untuk mengisi semua lapak yang masih kosong.  Jika tak diisi oleh penghuni lama,  maka dapat segera menggantinya dengan penghuni baru.

Baca Juga:  WOW!!! Dua Kelompok Ranmor Ditangkap, 34 Unit Motor Disita

“Jangan ada yang kosong.  Kalau kosong,    cari orang yang mau jualan.  Jangan dikosongkan saja.  Kalau terisi semua,  maka pasar akan ramai,” kata Ismu.

Sementara itu,  Kepala UPT PIS  Bohari mengaku akan memaksimalkan pasar agar ramai kembali.  Salah satunya mengisi semua lapak yang kosong.

“2017 kami sumbang PAD Rp 850 juta. Tahun tahun ini target kami Rp 1miliar. Doakan saja.  Kemungkinan juga,  pasar-pasar seperti di Sangkulirang dan Muara Wahau diupayakan turut menyumbang PAD,” katanya. (dy)

Tags: Pasar IlegalSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jalin Komunikasi Keluarga, Cegah Gangguan Pelakor

Next Post

Jalan Pikiran

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.