• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

9 OPD Belum Setor Daftar TK2D, Gaji Terancam Lambat Cair 

by BontangPost
6 Juni 2018, 11:05
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
RAPAT: Bupati Kutim Ismunandar memimpin rapat koordinasi di ruang Meranti Senin (4/6) lalu.(Foto Dhedy/Sangatta Post )

RAPAT: Bupati Kutim Ismunandar memimpin rapat koordinasi di ruang Meranti Senin (4/6) lalu.(Foto Dhedy/Sangatta Post )

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Bupati terlihat geram saat memimpin rapat koordinasi mingguan di Ruang Meranti Kantor Bupati kemarin. Ya, dirinya mendapatkan kabar jika masih terdapat sembilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum menyerahkan data Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D).

Informasi ini langsung ditindaklanjuti. Ternyata benar. Paling terbanyak ialah Dinas Pendidikan (Disdik) yang belum menyerahkan. Nama Disdik muncul setelah Kepala Bidang Anggaran, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kutim Awang Amir Yusuf, menguaknya.”Disdik paling banyak yang belum serahkan rekapan TK2D,” ujar pria yang kerap disapa Aming itu.

Padahal, anggaran TK2D sudah ada. Tinggal dicairkan. BPKAD tinggal menunggu rekapan tersebut. Jika sudah masuk, satu atau dua hari ini sudah dapat di cairkan hingga maret. “Kalau yang lain (OPD lain) dikit aja. Paling besar dinas pendidikan,” kata Aming saat didesak Bupati menyebutkan nama OPD lain, selain disdik.

Baca Juga:  Cegah DBD, Diskes Bentuk Jumantik Cilik

Hal ini dibenarkan salah seorang pegawai TK2D di Disdik. Dia menuturkan belum mendapatkan honor. Padahal, uang tersebut sangat dibutuhkan untuk memberikan pengobatan orang tuanya.

Namun hal ini dibantah Plt Disdik, Roma Malau. Dirinya mengaku sudah menyerahkan hal tersebut. Namun faktanya, menurut BPKAD belum.

Bupati Kutim, Ismunandar meminta disdik dapat segera menyerahkan rekapan tersebut. Jangan sampai, para pegawai TK2D di disdik lambat menerima hak mereka. Begitupun dengan OPD lainnya.

“Dicairkan semuanya. Kalau bisa sampai bulan Juni. Karena mereka juga membutuhkan gaji tersebut,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang menekan BPKAD agar segera mencairkan anggaran TK2D. Karena hal itu hak mereka. Jangan sampai, hanya permasalahan kecil akan berakibat besar.

Baca Juga:  Karangan Dihantui Isu Penculikan

“Mereka disuruh masuk pagi, pulang sore. Merek sudah tunaikan kewajiban, tetapi belum diberikan haknya. Padahal sudah ada. Nah ini yang kami tak inginkan. TK2D wajib diprioritaskan pembayarannya,” katanya. (dy)

Tags: gajipemkab kutimSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Lilin Disenggol Kucing, Rumah Tukang Parkir Terbakar 

Next Post

WADUH!!! Ada Mini Bus Mogok hingga Supir Tak Puya Sim

Related Posts

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham
Kaltim

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham

8 Desember 2025, 19:06
Gaji Rp 5 Juta Bakal Kena Pajak 5 Persen
Nasional

Gaji Rp 5 Juta Bakal Kena Pajak 5 Persen

3 Januari 2023, 12:00
Utang Proyek PL Mulai Dibayar
Breaking News

Janji Dilunasi Pemkab Kutim, Kontraktor Masih Resah

21 Januari 2019, 19:20
Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang
Pemkot Bontang

Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang

3 Januari 2019, 18:01
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.