• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pemilih Golkar Terpecah?

by BontangPost
20 Juni 2018, 11:35
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Lembaga Strategis Indonesia (LSI) merilis hasil penelitian terhadap Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Hasilnya di luar dugaan, para pemilih dari Partai Golongan Karya (Golkar) cenderung lebih memilih pasangan calon (paslon) nomor urut 4 Rusmadi-Safaruddin (RASA). Padahal, partai berlambang beringin ini mengusung paslon nomor urut 1, Sofyan Hasdam-Rizal Effendi (AN NUR).

Kesimpulan tersebut disampaikan tim survei dari LSI, Husain, Selasa (19/6) kemarin. Menurutnya, responden dari Partai Golkar menjatuhkan pilihan pada paslon nomor 4 dengan jumlah 22,50 persen. Sedangkan AN NUR hanya mendapat 20,10 persen.

“Responden dari Golkar juga memilih Isran Noor-Hadi Mulyadi sebanyak 21,80 persen dan Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat sebanyak 22,50 persen,” ungkapnya.

Menurut Husain, keunggulan paslon nomor urut 4 dibanding paslon nomor 1 dari responden partai berlambang beringin tersebut disebabkan terdepaknya Rita Widyasari dari pencalonan. Jika bupati nonaktif Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) itu tidak tersandung kasus korupsi, kemudian mencalonkan diri sebagai gubernur, maka Partai Golkar akan sepenuhnya memilih Rita.

Baca Juga:  Tren Positif Rusmadi

Berikutnya, responden dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengusung Isran Noor-Hadi Mulyadi malah mengunggulkan RASA dengan perolehan 33,50 persen. Paslon Isran-Hadi hanya mendapat 30,20 persen.

Sementara Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang masih terpecah menjadi dua kubu juga mencatatkan angka tertinggi untuk paslon RASA sebanyak 37,40 persen. Sedangkan Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat (JADI) yang juga didukung Hanura hanya mendapat 19 persen.

“Lebih tinggi Isran-Hadi yang mendapat 20 persen. Juga Andi Sofyan Hasdam-Rizal Effendi mendapatkan angka yang sama sebanyak 20 persen,” bebernya.

Kemudian Partai Bulan Bintang (PBB) yang notabene-nya mendukung paslon JADI, nyatanya satu pun responden dari partai tersebut tidak melabuhkan pilihan pada paslon JADI. Justru Isran-Hadi jauh lebih unggul dengan angka 70 persen.

Peneliti juga menguji keterpilihan paslon di 10 kabupaten/kota di Benua Etam. Hasilnya, responden dari Kukar menjatuhkan pilihan pada Isran-Hadi sebanyak 42,30 persen. “Di Kukar pula, Sofyan-Rizal mendapat 23,40 persen, Jaang-Ferdi mendapat 20,40 persen, dan Rusmadi-Safaruddin mendapat 40 persen,” jelasnya.

Baca Juga:  Rita Tinggalkan Calon Lain

Kata dia, Bontang yang disebut sebagai basis paslon AN NUR ternyata mayoritas responden tidak memilihnya. Isran-Hadi malah unggul dengan angka 23,80 persen. Sementara AN NUR mendapat 22,90 persen.

“Jadi asal daerah calon di mana dia pernah memimpin juga tidak sepenuhnya menentukan bahwa yang bersangkutan akan dipilih secara mayoritas oleh pemilih. Ini bisa disebabkan tingkat kesukaan pemilih,” ungkap Husain.

Meski begitu di Balikpapan AN NUR unggul telak dengan angka 38,90 persen. Jauh dibandingkan paslon JADI yang hanya mendapat 10 persen. Sedangkan paslon RASA hanya mencatatkan tingkat keterpilihan di Balikpapan sebanyak 21,70 persen. Unggul dibandingkan Isran-Hadi yang hanya mendapatkan 20,80 persen.

Husain mengaku, LSI juga menyasar responden berdasarkan jenis kelamin. Hasilnya, pemilih laki-laki lebih memilih Isran-Hadi. Jumlahnya sebanyak 29,10 persen. Begitu juga dengan pemilih perempuan, Isran-Hadi unggul dengan angka 30,30 persen.

“Sementara responden berdasarkan dengan latar belakang agama Islam, Isran-Hadi unggul 31,70 persen dibandingkan Sofyan-Rizal yang hanya mendapat 25,5 persen, Jaang-Ferdi 20,60 persen, dan Rusmadi-Safaruddin 22,50 persen,” ungkapnya.

Baca Juga:  Rita dan Hasdam Rebut “Tahta”

Berbeda halnya dengan responden dengan latar belakang agama non-Islam. Umumnya pemilih memilih paslon JADI. Paslon yang didukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrat itu mendapat angka 27,10 persen. Unggul 7,10 persen dibanding paslon AN NUR yang hanya mendapat 20 persen.

“Sedangkan dari segi suku, suku Jawa lebih memilih Rusmadi-Safaruddin. Angkanya sebanyak 26,90 persen. Lebih tinggi ketimbang Sofyan-Rizal mendapat 21,20 persen,” bebernya.

Sementara itu responden dari suku Kutai lebih menjagokan Isran-Hadi. Paslon nomor 3 tersebut mendapat angka 50,10 persen. Lebih tinggi dibanding paslon JADI yang hanya mendapat 13,30 persen.

Husain menjelaskan, tingkat keterpilihan dengan metode terbuka menunjukkan sebanyak 22,5 persen dari 1.200 responden memilih paslon Isran-Hadi. Begitu juga dengan metode tidak terbuka, paslon tersebut unggul dengan perolehan 29,7 persen.

“Metode terbuka menunjukkan, Sofyan-Rizal mendapat 23 persen, Jaang-Ferdi mendapat 18,3 persen, dan Rusmadi-Safaruddin mendapat 19,8 persen,” tandas Husain. (*/um)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pilgub kaltim 2018Suara Golkar
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

DPS Pemilu 2019 Ditetapkan 2,37 Juta Warga

Next Post

Razia Gabungan Incar Para Pendatang

Related Posts

Sofyan dan Jaang Tidak Hadiri Penetapan Gubernur Kaltim Terpilih
Breaking News

Sofyan dan Jaang Tidak Hadiri Penetapan Gubernur Kaltim Terpilih

25 Juli 2018, 11:36
Ditetapkan Jadi Gubernur, Isran Santai
Breaking News

Ditetapkan Jadi Gubernur, Isran Santai

25 Juli 2018, 11:35
Golkar Yakin Bisa Move On 
Kaltim

Golkar Yakin Bisa Move On 

25 Juli 2018, 11:34
Legawa, Rusmadi-Isran Bertemu
Breaking News

Legawa, Rusmadi-Isran Bertemu

11 Juli 2018, 11:35
Proses Rekapitulasi Suara Dijaga Ketat Ratusan Personel Kepolisian
Breaking News

Proses Rekapitulasi Suara Dijaga Ketat Ratusan Personel Kepolisian

9 Juli 2018, 11:37
Pemenang Pilgub Belum Diputuskan
Breaking News

Pemenang Pilgub Belum Diputuskan

9 Juli 2018, 11:36

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.