SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilu 2019, Selasa (19/6) kemarin. Secara keseluruhan, DPS ditetapkan sebanyak 2.378.517 jiwa. Jika dibandingkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Pilgub Kaltim 2018 yang jumlahnya 2.329.657 jiwa, maka terdapat penambahan pemilih baru sebanyak 48.860 jiwa.
Ketua KPU Kaltim, Mohammad Taufik mengungkapkan, dilihat dari jumlah pemilih sesuai jenis kelamin, pemilih laki-laki lebih dominan dibandingkan pemilih perempuan. Pemilih laki-laki jumlahnya 1.234.484 jiwa. Sedangkan pemilih perempuan sebanyak 1.144.033 jiwa. Selisihnya sebanyak 90.451 jiwa.
“Berdasarkan pasal 9 ayat 3 PKPU (Peraturan KPU, Red.) Nomor 11 Tahun 2017, menyebutkan jumlah maksimal masing-masing TPS (Tempat Pemungutan Suara, Red.) dalam Pemilu 2019 sebanyak 300 orang. Sedangkan pemilih di setiap TPS di pilgub maksimal berjumlah 800 orang. Sehingga jumlah TPS meningkat menjadi 3.396,” ungkapnya.
Jika diurai jumlah DPS tersebut, tercatat penambahan pemilih paling dominan terjadi di Samarinda. Sebelumnya di DPT Pilgub Kaltim 2018 hanya ditetapkan 549.626 jiwa. Kemudian meningkat menjadi 560.240 jiwa. “Ada penambahan pemilih baru sebanyak 10.614 jiwa. Kemudian TPS juga bertambah sebanyak 669,” tambah Taufik.
Berikutnya diikuti Kabupaten Kutai Kartanegara dengan jumlah DPS sebanyak 477.791 jiwa. Di kabupaten tersebut, ada penambahan pemilih sebanyak 10.031 jiwa. Sedangkan TPS bertambah sebanyak 510.
Balikpapan berada di peringkat ketiga, dengan DPS sebanyak 423.172 jiwa. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi ketimbang DPT Pilgub Kaltim yang hanya ditetapkan 415.017 jiwa. “Penambahannya sebanyak 8.609 jiwa. Selain pemilih yang bertambah, TPS juga bertambah menjadi 2.032. Sebelumnya di DPT Pilgub Kaltim ditetapkan sebanyak 1.363,” bebernya.
Sedangkan pemilih paling sedikit masih ditempati Kabupaten Mahakam Ulu. Jumlahnya hanya 21.668 jiwa. Meski begitu, pemilih di kabupaten termuda di Kaltim ini bertambah 498 jiwa ketimbang DPT Pilgub Kaltim sebanyak 21.170 jiwa (selengkapnya lihat infografis).
“Pemilih di Kutai Timur bertambah 5.698 jiwa, Kutai Barat bertambah 2.607 jiwa, dan Paser sebanyak 2.551. Kemudian, Berau bertambah 3.363 jiwa, Penajam Paser Utara bertambah 2.484 jiwa, dan Bontang sebanyak 2.405 jiwa,” urai Taufik.
Kata dia, secara umum penambahan pemilih di DPS Pemilu 2019 tersebut didominasi pemilih pemula. Khususnya mereka yang berumur 17 tahun saat Pemilu 2019 digelar. Dari hasil pleno DPS tersebut, akan dilanjutkan dengan pleno KPU Pusat pada 22 hingga 24 Juni mendatang. Pleno tersebut diselenggarakan karena pelaksana Pemilu 2019 adalah KPU RI.
“Setelah di KPU Pusat, akan ada perbaikan-perbaikan melalui verifikasi lapangan. Setelah itu baru ditetapkan DPT untuk pemilu 2019. Jadi ini baru sebatas pemilih sementara saja. Nanti di DPT bisa berubah,” tutupnya. (*/um)
Daftar Pemilih Sementara (DPS) Kaltim Pada Pemilu 2019
KABUPATEN/KOTA DESA/KELURAHAN TPS PEMILIH LAKI-LAKI PEMILIH PEREMPUAN TOTAL PEMILIH
Balikpapan 34 2.032 212.514 210.613 423.127
Samarinda 59 2.522 287.974 272.266 560.240
Kutai Kartanegara 237 2.072 249.048 228.743 477.791
Kutai Timur 141 945 119.237 100.809 220.046
Kutai Barat 194 507 59.432 53.102 112.534
Paser 144 788 91.056 84.724 175.780
PPU 54 513 62.880 58.183 121.063
Bontang 15 514 60.674 55.842 116.516
Mahakam Ulu 50 103 11.649 10.019 21.668
TOTAL 1.038 10.683 1.234.484 1.144.033 2.378.517
Sumber: KPU Kaltim 2018







