• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Disukai karena Rindang, Banyak Fasilitas Memprihatinkan  

by BontangPost
5 Juli 2018, 11:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
MINIM FASILITAS: Anak-anak bermain ayunan di Taman Cerdas, Jalan S Parman.(DEVI/METRO SAMARINDA)

MINIM FASILITAS: Anak-anak bermain ayunan di Taman Cerdas, Jalan S Parman.(DEVI/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa taman di Samarinda tampak sepi. Selain dikarenakan rusaknya beberapa ornamen penghias taman, juga dikarenakan minimnya fasilitas yang tersedia. Sehingga, membuat sebagian warga mulai meninggalkan ruang publik tersebut.

DEVI NILA SARI, Samarinda

Taman Cerdas salah satunya. Menurut pantauan media ini, banyak ornamen patung penghias yang rusak. Mulai dari beberapa bagian patung seperti mulut, telinga, hidung atau tangan yang patah, hingga patung yang hanya menyisakan kakinya saja. Dengan kata lain badannya raib.

Selain itu, fasilitas olahraga yang terletak di pinggir taman pun hanya menjadi mainan anak-anak. Tidak digunakan sebagaimana fungsinya yaitu untuk berolahraga.

Salah seorang pengunjung Taman Cerdas, Indriyani mengatakan, ia menyukai taman yang terletak di samping rumah jabatan Wali Kota Samarinda tersebut. Karena lebih rindang jika dibandingkan taman-taman lainnya. Walaupun diakui,  kurangnya fasilitas membuat taman yang yang diresmikan sejak 2014 itu semakin sepi peminat.

Baca Juga:  Adi Empat Besar

“Tamannya minim fasilitas. Harusnya ada wahana edukasi lain. Seperti panggung yang bisa digunakan anak-anak berkreativitas. Jadi tamannya tidak sekadar kursi, patung, dan taman bermain. Apalagi patung-patungnya sudah banyak yang rusak,” ungkap mahasiswi Unmul itu, Rabu (4/7) kemarin.

Miris memang, mengingat di masa jayanya ketika banyak patung tokoh kartun masih terpajang rapi di sekeliling taman, setiap senja ruang publik di Jalan S Parman ini tak pernah sepi peminat. Tempat ini masih eksis jika dijadikan tempat untuk sekadar berfoto dan bersantai bersama teman maupun keluarga.

Terlebih ketika malam hari. Kurangnya penerangan membuat tempat yang seharusnya menjadi salah satu tempat wahana edukasi ini sering dicurigai sebagai tempat mesum beberapa anak muda. Ya, penampakan Taman Cerdas ketika malam hari memang terlihat seram dan remang-remang.

Baca Juga:  Wakapolda Puji Program Beasiswa Kaltim 

Lain halnya dengan Taman Cerdas yang mulai sepi peminat, Samarinda memiliki ikon baru yang pembangunannya menjadi sorotan setiap warga Kota Tepian yaitu Taman Samarendah. Selain letaknya di tengah kota, taman yang dalam pembangunannya menggeser dua sekolah tersebut juga memiliki daya tarik sendiri berupa museum yang terletak tepat di sebelahnya dan menara lampu.

Walaupun Museum Samarendah belum dibuka untuk umum, namun keindahan lampu hias yang pembangunannya menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) itu mulai memancarkan pesonanya sejak beberapa hari lalu.

Hal itu diakui salah seorang pengunjungnya yaitu Ani. Ia mengatakan, jika dilihat saat siang hari lampu hias yang menjadi salah satu daya tarik taman tersebut memang biasa saja. Namun, ketika malam hari, keindahannya tidak perlu diragukan. Mengingat, PT Vista Media yang menangani proyek tersebut jauh-jauh memesan lampu hias dari luar negeri.

Baca Juga:  LPG Meledak, Empat Orang Jadi Korban, Ledakan Terdengar hingga 60 Meter 

Walau demikian, Ani mengungkapkan untuk saat ini Taman Samarendah masih sepi pengunjung. Selain karena masih kurangnya fasilitas. Ia pun menyoroti jalan di sekitar taman yang masih belum rata.

“Jalannya masih rusak. Museumnya juga belum dibuka. Harapannya semoga pemerintah kota dapat lebih memperhatikan hal ini agar Taman Samarendah semakin ramai,” ujarnya. (***)

Tags: Metro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

MIRIS!!! Golput Menangkan Pertarungan Pilgub di Kutim

Next Post

Disdik Perpanjang Masa Penerimaan PPDB 

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.