• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Sehari, DLH Incar 500 R4 Uji Emisi 

by BontangPost
24 Juli 2018, 11:33
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
UJI EMISI: Sejumlah kendaraan tampak mengikuti uji emisi yang diadakan DLH Samarinda Gor Segiri, Jalan Basuki Rahmat, Senin (23/7) kemarin.(DEVI/METRO SAMARINDA)

UJI EMISI: Sejumlah kendaraan tampak mengikuti uji emisi yang diadakan DLH Samarinda Gor Segiri, Jalan Basuki Rahmat, Senin (23/7) kemarin.(DEVI/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Senin (23/7) kemarin, kegiatan uji emisi kendaraan roda empat (R4) secara mandiri telah mulai dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda. Pada hari pertama tersebut, DLH menargetkan ada 500 kendaraan R4 yang mengikuti kegiatan uji emisi, baik kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Kepala DLH Samarinda, Nurrahmani mengatakan, untuk langkah awal, pihaknya hanya menargetkan kendaraan R4 pribadi dan dinas. Sebagaimana mandat pemerintah pusat, bagi daerah yang melaksanakan Adipura diwajibkan melakukan uji emisi secara mandiri.

“Kami harap dengan hasil penilaian uji emisi ini nantinya dapat melihat bagaimana kualitas udara di Samarinda. Kemudian kami akan mengambil kebijakan lebih lanjut mengenai kendaraan R4 ini termasuk pemilik, perizinan, dan dealer tempat kendaraan tersebut dikeluarkan,” tuturnya saat disambangi awak media di lokasi uji emisi gratis kendaraan R4 di Gor Segiri.

Baca Juga:  Harga Beras Naik, Pedagang Menjerit 

Dalam kesempatan itu, wanita yang akrab disapa Yama ini menuturkan, tujuan uji emisi ini bukanlah semata-mata memenangkan piala Adipura. Namun lebih kepada ingin menjaga kualitas udara di Samarinda. Serta menjadikan Kota Tepian sebagai kota layak huni.

“Kami ingin kualitas udara di Samarinda nyaman, yang merupakan bagian dari misi Pemkot Samarinda. Sedangkan untuk Adipura menurut hemat saya merupakan bonus,” ujarnya.

Nantinya, hasil uji emisi akan menjadi salah satu indikator penilaian Adipura, yang mana menyertakan kualitas udara di wilayah perkotaan. Dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut ini, DLH sendiri menargetkan sekira 1.500 kendaraan R4 dapat melakukan uji emisi, sebagai sampel melihat kualitas udara di Samarinda.

Baca Juga:  Sempat Lari ke Kediri, Penilap Asuransi Akhirnya Berhasil Ditangkap

Terpisah, Koordinator Uji Emisi Gas Buang Kendaraan, Muhammmad Tomi Prayudi mengatakan, ada beberapa parameter yang digunakan dalam menentukan kelulusan uji emisi kendaraan. Di antaranya ambang baku uji emisi sebagaimana Peraturan Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2006.

Tomi pun menjelaskan, seandainya ada kendaraan keluaran di bawah tahun 2007, ada dua parameter yang digunakan untuk menentukan kelulusan uji emisi. Pertama, hidro karbon. Parameter yang digunakan yakni 1.200 dan karbon monoksida yakni 4,5.

“Apabila ada kendaaran yang uji emisinya di atas itu, maka akan dinyatakan tidak lulus. Dan akan kami sarankan untuk melakukan servis sebagai satu-satunya cara memperbaiki kondisi mobilnya,” tutur dia.

Selain parameter tersebut, dia juga mengatakan, bahan bakar yang digunakan kendaraan R4 juga mempengaruhi kondisi mesin. Yang kemudian akan berimbas pada gas buang yang dikeluarkan kendaraan. Oleh karena itu, ia pun menyarankan agar pemilik kendaraan menggunakan jenis bahan bakar yang sesuai dengan mobilnya.

Baca Juga:  Samarinda Darurat Narkoba 

“Misalnya, untuk mobil keluaran di atas tahun 2010 minimal harus menggunakan pertalite, karena hal ini akan mempengaruhi kondisi mesin,” pungkasnya. (*/dev)

Tags: AdipuraMetro SamarindaUji Emisi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PPP Siap Copot Bacaleg Bermasalah 

Next Post

Pengelolaan Perairan Banyak Tumpang Tindih 

Related Posts

Bontang Masuk 4 Besar Nasional Kota Menuju Bersih, Target Naik Level 2028
Bontang

Bontang Masuk 4 Besar Nasional Kota Menuju Bersih, Target Naik Level 2028

25 Februari 2026, 16:05
Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, Wawali Bontang Optimistis Raih Adipura
Bontang

Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, Wawali Bontang Optimistis Raih Adipura

12 Februari 2026, 09:07
Uji Kelayakan Adipura, Menteri Lingkungan Hidup Tinjau Titik Rawan Sampah di Bontang
Bontang

Uji Kelayakan Adipura, Menteri Lingkungan Hidup Tinjau Titik Rawan Sampah di Bontang

7 Februari 2026, 15:49
Raih 15 Kali Adipura, Wali Kota Bontang Jadi Narasumber Seminar Nasional Lingkungan UNMUL
Bontang

Raih 15 Kali Adipura, Wali Kota Bontang Jadi Narasumber Seminar Nasional Lingkungan UNMUL

31 Januari 2026, 15:22
Kendaraan Belum Pernah Uji Emisi Tak Akan Ditilang, Ini Syaratnya
Nasional

Kendaraan Belum Pernah Uji Emisi Tak Akan Ditilang, Ini Syaratnya

1 September 2023, 16:00
Raih Adipura Kencana, Wawali Najirah; Terima Kasih Petugas Kebersihan
Pemkot Bontang

Raih Adipura Kencana, Wawali Najirah; Terima Kasih Petugas Kebersihan

28 Februari 2023, 14:45

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.