• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Sempat Tersiksa, Kini Syantik Dibawa ke Penangkaran

by BontangPost
1 Agustus 2018, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
PINDAHKAN: Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang menyaksikan pemindahan buaya polder ke penangkaran.(Dhedy/ Sangatta Post)

PINDAHKAN: Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang menyaksikan pemindahan buaya polder ke penangkaran.(Dhedy/ Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA- Buaya Sangatta bernama Syantik, yang ditangkap warga di Polder Jalan Ilham Maulana Kelurahan Teluk Lingga Kecamatan Sangatta Utara, sempat tersisa.

Pasalnya, selama sepekan, buaya muara tersebut tanpa diberi makan. Keadaan buaya pun diikat dan hanya dimasukkan ke dalam gerobak. Crocodylus porosus itu hanya disiram air.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) disebut warga lambat bertindak. Buaya terlihat lemas, mulai susah bergerak. Warga Kutim kian menggerutu.

“Kasihan sudah lama tidak diambil-ambil yang terkait (BKSDA, Red.). Buaya diikat, tidak dapat makan, kepanasan,” ujar Inur, warga warga setempat.

Warga lainnya, Sofian yang ikut menonton buaya itu ikut berkomentar pedas. Katanya, BKSDA sangat lambat saat dimintai pertolongan. Ini bukan kali pertama, akan tetapi sudah yang kesekian kali. Bahkan tahun lalu, buaya sempat dimakan warga lantaran BKSDA tak kunjung datang.

Baca Juga:  Bupati: Saya Juga Belum Gajian 

“Saran saja, Pemkab Kutim cepat membuat penangkaran. Sehingga buaya Sangatta tak pindah tempat. Akan tetapi dimanfaatkan sendiri. Bisa menjadi tontonan kita,” katanya.

Usai mendapatkan kritikan dari berbagai pihak, akhirnya BKSDA datang ke Kutim. Buaya yang panjangnya hampir tiga meter tersebut sudah diamankan. Rencananya akan ditempatkan di penangkaran Balikpapan.

“Alhamdulillah sudah diambil BKSDA. Kita lega, buaya juga sudah aman,” kata Wakil Bupati (Wabup) Kasmidi.

Dikatakan Kasmidi, dari informasi warga yang berjaga, masih terdapat beberapa buaya di polder tersebut. Ukurannya bervariasi, mulai dari dua hingga empat meter. Tentu saja hal itu sangat membahayakan warga. Khususnya bagi mereka yang kerap memancing di bibir polder.

Baca Juga:  Jalan Rusak Digarap Usai Lebaran, Habiskan Ratusan Miliar, Semua Jalan di Beton

“Makanya kami akan tangkap semua, sehingga warga aman. Untuk sementara ini, kami juga meminta kepada warga agar tak mendekati air. Karena hal itu sangat membahayakan,” katanya.

Sebelumnya, warga bernama Yamani menangkap buaya tersebut seorang diri dengan cara menjeratnya. Buaya dijerat dengan tali dari atas pembuangan air. Kemudian, buaya tersebut diletakkan dalam gerobak. Dengan harapan, BKSDA dapat segera mengambilnya.  (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Buaya PolderPenangkaranSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kutim Belum Terpikir Tes CPNS, Ini Alasannya….

Next Post

Kantor Bupati Segera Disetrum

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.