MAKKAH – Menjelang pelaksanaan wukuf atau haji di padang Arafah, sejak dua hari terakhir terus dilakukan pemantapan dan persiapan yang matang.
Ketua kloter 4 Balikpapan bersama tim dokter langsung mendatangi kamar-kamar ketua rombongan dan membagikan obat-obatan untuk di Arafah, Musdalifah, dan Mina (Armuna), pada Jumat, (17/8) malam.
“Obat ini sengaja dibagikan malam, karena masing-masing ketua rombongan pasti sudah di kamar. Sehingga kami dan tim kesehatan mendatangi ke kamar guna membagikan obat sebagai persiapan di Armuna nanti,” kata Ketua Kloter 4 Balikpapan Rusdi Noor, didampingi tim kesehatan kloter 4 Balikpapan, yakni dr Agus, dr Nelly, dan dr Ratih.
Pada kesempatan itu, dr Nelly meminta kepada setiap ketua rombongan untuk memperhatikan anggotanya yang tergolong resiko tinggi (resti).
“Tim kesehatan juga memantau semua jemaah dan diharapkan tetap sehat selama berada di Armuna,” katanya.

Sejumlah obat yang dibagikan seperti obat batuk, obat panas, pembalut khusus bagi lansia serta obat-obatan ringan lainnya. Sebab, jika semuanya menggantungkan kepada tim kesehatan yang sangat terbatas akan sulit. Untuk itu perlu bantuan ketua rombongan dan ketua regu yang dekat dengan anggotanya.
Menurut rencana, jemaah haji yang saat ini berada di Kota Makkah, Ahad tanggal 8 Dzulhijjah 1439 H yang bertepatan pada Minggu (19/8), mulai pagi hingga sore akan diberangkatkan menuju Arafah secara bergelombang. Langkah ini dimaksudkan guna mengurangi kemacetan lalu lintas di jalan.
Jemaah calon haji Kutim akan bertolak ke Arafah dari Hotel Grand Al Aseel, kawasan Aziziyah pada Minggu sore, setelah salat Asar.
Jemaah berada di Arafah hingga 9 Dzulhijjah malam dan tengah malam atau tanggal 10 Dzulhijjah, bergeser menuju Musdalifah untuk mabit dan mencari batu guna melontar di Mina. (dy/ hms3)






