• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pasar Saingan Makin Merajalela 

by BontangPost
1 Februari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
MERAJALELA: Pasar ilegal yang bertebaran di sepanjang jalan baik pedagang ikan, sayur, dan buahan menjadi saingan pasar Induk Sangatta dan Pasar Sangatta Selatan. (Dedhy/Radar Kutim)

MERAJALELA: Pasar ilegal yang bertebaran di sepanjang jalan baik pedagang ikan, sayur, dan buahan menjadi saingan pasar Induk Sangatta dan Pasar Sangatta Selatan. (Dedhy/Radar Kutim)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SANGATTA – Pasar Induk Sangatta dan Pasar Sangatta Selatan memiliki pesaing ketat. Yakni pasar yang banyak bertebaran di pinggir jalan. Baik di sepanjang jalan Jalan Poros Yossudarso, Diponegoro, ATP. Pranoto dan beberapa jalan lainnya. Dari pantauan Radar Kutim, ada puluhan lapak baru yang membuka dagangannya di bibir jalan. Mulai dari pasar ikan, pasar sayur, buah, makanan dan lain sebagainya.

Dikatakan Ainun, salah seorang pedagang Diponegoro, dirinya membuka lapak baru lantaran potensi pembeli sangat besar. Selain merupakan perlintasan masyarakat yang beraktivitas dalam setiap waktunya, saingan juga sangat sedikit. Tidak seperti halnya di pasar resmi, pedagang seperti dirinya sangat banyak sekali.

“Saya jual udang, kalau ada jual ikan juga. Alhamdulillah, laris jualan saya. Karena orang lewat, lihat kami jual udang, langsung singgah saja. Kan kami saja pilihannya, kalau di pasar, banyak sekali pilihan,” kata Ainun.

Alasan lain, dirinya tidak memiliki lapak di Pasar Induk Sangatta. Kalaupun ada, besar kemungkinan dirinya menolak hal tersebut. Pasalnya, selain bayar, dirinya juga harus bersaing dengan puluhan pedagang lainnya. Sedangkan di pinggir jalan, banyak keuntungan yang didapatkannya.

”Utama, dekat rumah, ramai, dan terpenting tidak bayar. Lagian kalau jualan di pasar, kami juga enggak punya lapak. Kalau dikasih, saya mau gratis. Paling tidak, lapak kami tarifnya lebih rendah dari tarif pedagang besar lainnya,” katanya.

Dimanapun tempatnya, yang jelas dirinya menganggap tidak mengganggu ketertiban masyarakat dan arus lalu lintas. Kalaupun tetap dilarang, maka dirinya mempersilahkan untuk menertibkan pedagang besar lainnya terlebih dahulu sebelum dirinya. Misalnya di daerah kelurahan Teluk Lingga. Karena setahu dia, Pasar Teluk Lingga, pasar Gang Rejeki, semuanya tidak mengantongi izin.

“Kalau saya hanya jual udang dan ikan saja. Kalau mau dilarang, di sana (Teluk Lingga, red) tu banyak yang besar. Motor, mobil juga padati jalan untuk parkir. Nah yang seperti itu layak dilarang. Kalau kami tidak ganggu sama sekali,” katanya.

Sementara itu, Risa, salah seorang konsumen menuturkan, dirinya berbelanja dipedagang pinggir jalan karena langsung berpapasan pada saat pulang bekerja. Sehingga tidak menyulitkannya untuk kembali ke pasar Induk atau Sangatta Selatan. “Udang saja masih hidup. Ikannya juga segar-segar. Harganya juga sedikit lebih murah dari di pasar. Jadi tempat ini sudah jadi langganan saya beli ikan atau udang. Kalau mau beli sayur, tinggal melangkah saja ke depan. Jadi cukup lengkap juga di sini (Poros Diponegoro,red),” katanya. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Program PTSL untuk Semua Kalangan 

Next Post

Kejari Geledah Kantor Distanak, Sita Ratusan Berkas hingga Buku Rekening Bank 

Related Posts

Polisi Belum Tahan Tersangka Kasus Penganiayaan di Muara Badak, Ini Alasannya
Kriminal

Polisi Belum Tahan Tersangka Kasus Penganiayaan di Muara Badak, Ini Alasannya

1 Mei 2026, 15:51
Kutim Masuk Zona Merah Dampak RKAB 2026, Lima Perusahaan Tambang Tertekan
Kaltim

Kutim Masuk Zona Merah Dampak RKAB 2026, Lima Perusahaan Tambang Tertekan

1 Mei 2026, 15:14
Wali Kota Bontang Soroti Jospol Kaltim, Minta Pembagian Adil dan Tak Terpusat di Kota Besar
Pemkot Bontang

Wali Kota Bontang Soroti Jospol Kaltim, Minta Pembagian Adil dan Tak Terpusat di Kota Besar

1 Mei 2026, 14:53
UMK Bontang 2027 Diprediksi Naik, Berpeluang Tembus Rp4 Juta
Pemkot Bontang

UMK Bontang 2027 Diprediksi Naik, Berpeluang Tembus Rp4 Juta

1 Mei 2026, 12:40
Pemkot Bontang All Out Dampingi Korban Pelecehan Anak, Wali Kota Minta Hentikan Stigma
Pemkot Bontang

Pemkot Bontang All Out Dampingi Korban Pelecehan Anak, Wali Kota Minta Hentikan Stigma

1 Mei 2026, 12:34
Bankeu 2027 Nihil, Wali Kota Bontang Khawatir APBD Tertekan
Pemkot Bontang

Bankeu 2027 Nihil, Wali Kota Bontang Khawatir APBD Tertekan

1 Mei 2026, 10:52

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sektor Tambang Tertekan, PHK di Kaltim Berpotensi Tembus 1.500 Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.