• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Atasi Masalah Air Bersih Pedalaman, Dinas Perkim Sediakan 13 Pamsimas di 2018

by BontangPost
28 Agustus 2018, 11:01
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
KOORDINASI: Rakor Percepatan pamsimas 2018, di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim.(Dhedy /Sangatta Post)

KOORDINASI: Rakor Percepatan pamsimas 2018, di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim.(Dhedy /Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Sepanjang 2018 ini tersedia  13 program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) di Kutim. Hal itu diketahui saat rapat koordinasi percepatan pelaksanaan program Pamsimas oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) di Ruang Tempudau, Kantor Bupati, kemarin.

Mewakili Kepala Dinas Perkim AM Fitra Firnanda, Kasi Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Mohammad Noor mengungkapkan, program pamsimas tahun ini terbagi melalui dua pendanaan. Rinciannya, 10 pamsimas dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan tiga sisanya lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018.

Pamsimas dari ABPN  di antaranya di Desa Cipta Graha Kecamatan Kaubun, Desa Kebun Agung Kecamatan Rantau Pulung. “Sedangkan  dari APBD, di Desa Melan, Kecamatan Long Mesangat, dan Desa Rantau Sentosa, Kecamatan Busang,” ujar Noor.

Baca Juga:  Danrem Rencanakan Latihan Gabungan

Dia juga menambahkan, pelaksanaan pamsimas dilakukan dengan cara swadesa. Yakni mulai dari pekerja hingga material memanfaat dari desa tersebut. Konsep ini digunakan bertujuan memberdayakan masyarakat. “Perkim (dinas, Red.) sebagai pengelola dan pengawas saja,” tuturnya.

Dalam rakor yang dihadiri para kepala desa tersebut, Noor  mengingatkan agar pihak desa selaku pelaksana dan  melibatkan masyarakat. Yaitu dalam pengerjaan agar memperhatikan waktu sehingga program bisa selesai sesuai rencana.  “Waktunya empat bulan setelah penandatanganan kontrak,” terang dia.

Seperti diketahui, program pamsimas merupakan salah satu solusi pemerintah dalam menyikapi kebutuhan air bersih. Khususnya pada daerah yang belum terjangkau air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). (dy)

Baca Juga:  Proyek Jalan KEK MBKT Butuh Rp 1,3 T, Tapi Hanya Diberi Rp 4,5 M 
Tags: Krisis air bersihPedalamanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Biaya Minim, Tetap Upayakan Fogging 

Next Post

Insenda Dokter Terhambat Empat Bulan

Related Posts

Bukan Cuma Karhutla, Warga Mulai Menjerit Krisis Air Bersih Akibat Kemarau
Kaltim

Bukan Cuma Karhutla, Warga Mulai Menjerit Krisis Air Bersih Akibat Kemarau

11 September 2026, 11:00
Lanjutan Pembangunan Sumur Bor Loktuan Diusulkan Kembali Tahun Ini
Bontang

Solusi Jangka Pendek Atasi Krisis Air Bersih, PDAM Usul Tambah Empat Sumur Baru

23 Desember 2023, 10:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.