• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Vaksin MR Masih Berjalan, Namun Banyak Penolakan

by BontangPost
30 Agustus 2018, 11:02
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang masih memberi izin tenaga kesehatan untuk terus lakukan vaksinasi Measles dan Rubella (MR) di sekolah-sekolah.

Namun sepanjang perjalanannya, masih banyak orang tua murid yang melakukan penolakan terhadap vaksin tersebut. Salah satunya Tridina F, warga Desa Sangkima, Sangatta Selatan, yang menolak anaknya untuk di vaksin.

“Tidak hanya saya, tapi hampir semua orang tua di sini tidak mau anaknya di vaksin MR, termasuk saya, karena saya ragu perihal kehalalannya,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (29/8).

Menurutnya, di sekolah anaknya, hanya empat murid saja yang mau diberi vaksin. Padahal siswa di sekolah itu mencapai puluhan orang.

Meskipun banyak penolakan dari masyarakat, namun pemerintah Kutim tetap memberi izin untuk menjalankan vaksin MR. Hal itu dikatakan oleh Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang. Dirinya meminta vaksin tersebut untuk tidak diperdebatkan, pasalnya hal ini merupakan program pemerintah pusat.

Baca Juga:  'Akhirnya' KPC Beber Data ke Panja

Terlebih sampai saat ini  belum ada pencabutan edaran dari Menteri Kesehatan RI. Sehingga imunisasi tersebut tetap dijalankan, karena berkaitan dengan penyakit yang akan diberantas, namun tidak ada paksaan bagi yang menolak.

“Tetap jalan, selama tidak ada arahan untuk mencabut vaksin tersebut, maka kami akan terus jalankan,” ujarnya saat diwawancarai usai coffee morning belum lama ini.

Menurutnya, seluruh keputusan dikembalikan kepada pilihan masing-masing masyarakat, meskipun tetap berjalan pemerintah tidak akan memaksa masyarakat untuk harus tetap vaksin.

“Vaksin inikan hanya mencegah, tidak ada paksaan, bagi yang mau saja. Ini demi kesehatan, kenapa tidak,” pungkasnya.

Pemberian Vaksin MR dimaksudkan sebagai pencegah terserang penyakit campak dan rubella. Vaksin tersebut diberikan kepada anak usia sembilan bulan sampai dengan 15 tahun. Tahap pertama, Vaksin MR mulai dilaksanakan di Kutim pada awal Agustus lalu dengan menyasar sekolah-sekolah, sedangkan untuk usia di luar usia sekolah bisa mendapatkan vaksin MR dengan datang langsung  ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan posyandu pada September mendatang. (*/la)

Baca Juga:  Gateball Dispora Kutim Runner-up Prambanan Open
Tags: Polemik Vaksin MRSangatta Post
Share1TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ini Imbauan Bapenda pada para Camat dan Kades

Next Post

Tarik Fasilitas Pejabat Malas

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.