• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Ini Dugaan Penyebab UMK Nuget Ikan Halo-Halo Tutup

by BontangPost
8 September 2018, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Nuget Ikan Halo-Halo, di Jalan Kenyamukan Sangatta Utara, yang satu-satunya membuat produksi olahan makanan, dari hasil tangkapan nelayan sekitar, nampaknya mulai “keok.”

Usaha yang hanya sempat dijalankan selama tiga bulan itu, akhirnya vakum lebih lama. Yakni sekira satu tahun tanpa produksi. Bukan tanpa alasan, hal itu disebabkan oleh beberapa faktor, seperti minimnya bahan baku dan sulitnya pemasaran di Kutim.

Menurut Ketua Bumdes Sangatta Utara, Arifandi, bahan utama produk UKM menjadi minim sehingga tidak berkembang dan dampaknya mengakibatkan gulung tikar.

“Sementara ini vakum pengelolaannya, karena masih menunggu sumber daya manusianya dulu. Lagipula, bahan bakunya juga kurang konsisten saat ini, Ikan Halo-Halo kadang ada dan tidak,” ungkapnya saat diwawancarai.

Baca Juga:  HEBAT!!! SMPN I Sangatta Utara Sabet Juara III Nasional

Mekanisme pemasaran memang salah satu kendala, hanya saja tidak terlalu mempengaruhi. Pasalnya, di Kutim masih saja ada peminatnya. Bahkan tidak hanya memasok untuk pedagang di STQ, namun sasaran penjualan juga untuk umum.

“Usaha ini sempat jalan tiga bulan. Rencananya akhir tahun mau kami hidupkan lagi ini,” pungkasnya.

Usaha Nuget Ikan Halo-Halo segar, yang masih baru datang dari hasil tangkapan itu ternyata satu-satunya di Sangatta, hanya saja terkendala operasional. Sehingga pihaknya masih berupaya nencari cara agar bisa dijalankan dengan mekanisme yang benar.

“Modal awal kami sekira Rp 20 jutaan. Terbagi atas modal utama anggaran pengelolaan,” terangnya.

Saat ditemui, salah satu warga yang juga menjadi pembuat nuget, Mardiana (37), istri dari Ketua RT 26 Jalan Kenyamukan, mengaku tak tahu pasti alasan berhentinya operasional usaha nuget yang katanya melibatkan sekira 13 ibu-ibu di lingkungan tersebut.

Baca Juga:  Disdukcapil Jemput Bola ke Pedalaman

“Kami hanya pengelola saja, ya awalnya dikasih pelatihan tiga hari, terus usaha kami dikembangkan, tapi hanya berjalan seumur jagung, malah berhenti. Tidak tahu pula kenapa terjadi,” tandasnya.

Dia memperkirakan terhentinya usaha tersebut karena harga produk yang dipasarkan lebih mahal dari produk nuget umum. Jika perkilogram hanya sekira Rp. 40 ribu, pihaknya bisa menjual lebih tinggi.

“Ikan padahal dari sini saja, tapi tidak tahu kenapa, mungkin biaya lain, seperti bumbu yang mahal,” terangnya.

Dia menyayangkan saat ini dirinya dan sejumlah ibu-ibu yang aktif harus kehilangan rutinitas. Dirinya mengaku sangat siap jika hal itu akan dilaksanakan kembali. “Sampai saat ini, kami tidak ada lagi kegiatan,” ungkapnya. (*/la)

Baca Juga:  Kantor OPD Wajib Pasang Spanduk Porprov 
Tags: Gulung TikarSangatta PostUMK Nuget Ikan Halo-Halo
Share1TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tempat Ibadah Jadi Wisata Alternatif

Next Post

5 Desa Belum Laporkan DD Tahap I 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.