Pemkab Belum Terbitkan Izin
SANGATTA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur (Kutim) mengaku masih konsisten untuk tidak memberikan izin operasi kepada semua Tempat Hiburan Malam (THM) yang tersebar di 18 kecamatan di Kutim.
Dikatakan Kadisperindag Kutim, Edwar Azran, pihaknya masih mengacu pada kebijakan Bupati yang meminta untuk tidak memberikan izin kepada pengusaha THM di Kutim. Kebijakan ini akan terus dilaksanakan hingga terbitnya peraturan baru mengenai izin THM.
“Selama belum ada kebijakan baru, maka kami masih mengacu kepada yang lama. Masih ikuti aturan yang ada. Jadi, untuk kelanjutannya, tunggu arahan, apakah akan diberikan izin atau tidak. Semuanya kami tunggu Bupati,” ujar Edwar didampingi Kasi Perdagangan Dalam Negri Disperindag Kutim, A. Doni Erviadi.
Karena belum adanya kebijakan baru, maka dengan terpaksa Disprindag tidak mengeluarkan perpanjangan izin ataupun izin baru kepada pengusaha THM ataupun sejenisnya. Termasuk penjualan minuman beralkohol (minol). “Baik THM, minol, semuanya tidak memiliki izin. Semuanya ilegal. Semuanya sejak akhir 2016 lalu, izinnya mati,” kata Doni.
Jika ada pengusaha THM ataupun minol yang mengaku memiliki izin dari pemerintah, maka bisa dipastikan keterangan yang diberikan adalah palsu atau bohong. Karena sejak kepemimpinan Bupati Ardiansyah Sulaiman, Disperindag tidak lagi mengeluarkan perpanjangan izin, terlebih izin baru kepada pengusaha THM. “Kami punya data. Kalau ada yang mengaku masih mengantongi izin, maka dia bohong,” jelas Doni.
Untuk itu, dirinya meminta kepada aparat yang terkait baik Satpol PP, maupun aparat kepolisian dapat menertibkan semua THM yang masih operasi secara ilegal. Termasuk, mengamankan semua minol yang diduga beredar bebas baik di THM, toko maupun hotel, dan penginapan.
“Jadi untuk menertibkan, itu ranahnya Satpol dan kepolisian. Kami hanya mengawal saja. Jika mau data terkait izinnya tidak ada, kami akan berikan. Tetapi, jika Satpol atau kepolisian tidak gerak, kami sendiri yang akan gerak asal ada perintah dari atasan. Yang jelas, kami akan koordinasi kepada semua instansi yang terkait,” katanya. (dy)






